<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lippi Jadikan Trofi Piala Dunia 1982 dan 2006 sebagai Motivasi Perangi Virus Corona</title><description>Lippi menjadikan trofi Piala Dunia 1982 dan 2006 sebagai pemacu semangat warga Italia untuk memerangi virus corona.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/04/07/620/2195660/lippi-jadikan-trofi-piala-dunia-1982-dan-2006-sebagai-motivasi-perangi-virus-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/04/07/620/2195660/lippi-jadikan-trofi-piala-dunia-1982-dan-2006-sebagai-motivasi-perangi-virus-corona"/><item><title>Lippi Jadikan Trofi Piala Dunia 1982 dan 2006 sebagai Motivasi Perangi Virus Corona</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/04/07/620/2195660/lippi-jadikan-trofi-piala-dunia-1982-dan-2006-sebagai-motivasi-perangi-virus-corona</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/04/07/620/2195660/lippi-jadikan-trofi-piala-dunia-1982-dan-2006-sebagai-motivasi-perangi-virus-corona</guid><pubDate>Selasa 07 April 2020 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/07/620/2195660/lippi-jadikan-trofi-piala-dunia-1982-dan-2006-sebagai-motivasi-perangi-virus-corona-XAm2mXFDd7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marcelo Lippi yakin Italia bangkit dari serangan pandemi virus corona. (Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/04/07/620/2195660/lippi-jadikan-trofi-piala-dunia-1982-dan-2006-sebagai-motivasi-perangi-virus-corona-TwBDjNQwwP.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/07/620/2195660/lippi-jadikan-trofi-piala-dunia-1982-dan-2006-sebagai-motivasi-perangi-virus-corona-XAm2mXFDd7.jpg</image><title>Marcelo Lippi yakin Italia bangkit dari serangan pandemi virus corona. (Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Pelatih kawakan asal Italia, Marcelo Lippi, optimistis negaranya bisa bangkit dari terpaan virus corona. Pria 71 tahun itu pun menjadikan keberhasilan Italia menjuarai Piala Dunia 1982 dan 2006 sebagai motivasi untuk bangkit.
Saat ini, warga Italia benar-benar terpuruk imbas wabah virus corona. Sebab, Italia menjadi negara yang paling terdampak dari Covid-19. Tercatat ada 132.547 kasus positif virus corona di Italia dan menyebabkan 16.523 orang meninggal dunia.
BACA JUGA: Tak Gunakan Skema Furlough, Manchester United Bayar Gaji Karyawan Secara Penuh
Dalam pandangan Lippi, orang Italia selalu memiliki cara untuk bangkit. Ia pun menjadikan contoh saat Gli Azzurri &amp;ndash;julukan Italia&amp;ndash; menjadi yang terbaik di Piala Dunia 1982 dan 2006. Pada dekade awal 1980-an, Italia dterpa kasus masalah pengaturan skor.

(Lippi optimistis Italia bangkit dari keterpurukan)
Bahkan sejumlah pemain top kedapatan ikut ambil bagian dalam pengaturan skor tersebut. Salah satu nama top yang ketahuan melakukan aksi terlarang itu adalah Paolo Rossi. Akibatnya, Rossi absen cukup lama karena mendapatkan hukuman.
BACA JUGA: Liga Italia 2019-2020 Siap Dibatalkan jika Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah
Bahkan di musim 1981-1982, Rossi hanya turun tiga kali. Beruntung, meski jarang tampil di musim reguler, Rossi masih dibawa pelatih Tim Nasional Italia kala itu, Enzo Bearzot, ke Piala Dunia 1982 yang digelar di Spanyol. Tidak disangka, Rossi justru menjadi bintang Italia sekaligus membawa Gli Azzurri menjadi kampiun Piala Dunia 1982.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Pelatih kawakan asal Italia, Marcelo Lippi, optimistis negaranya bisa bangkit dari terpaan virus corona. Pria 71 tahun itu pun menjadikan keberhasilan Italia menjuarai Piala Dunia 1982 dan 2006 sebagai motivasi untuk bangkit.
Saat ini, warga Italia benar-benar terpuruk imbas wabah virus corona. Sebab, Italia menjadi negara yang paling terdampak dari Covid-19. Tercatat ada 132.547 kasus positif virus corona di Italia dan menyebabkan 16.523 orang meninggal dunia.
BACA JUGA: Tak Gunakan Skema Furlough, Manchester United Bayar Gaji Karyawan Secara Penuh
Dalam pandangan Lippi, orang Italia selalu memiliki cara untuk bangkit. Ia pun menjadikan contoh saat Gli Azzurri &amp;ndash;julukan Italia&amp;ndash; menjadi yang terbaik di Piala Dunia 1982 dan 2006. Pada dekade awal 1980-an, Italia dterpa kasus masalah pengaturan skor.

(Lippi optimistis Italia bangkit dari keterpurukan)
Bahkan sejumlah pemain top kedapatan ikut ambil bagian dalam pengaturan skor tersebut. Salah satu nama top yang ketahuan melakukan aksi terlarang itu adalah Paolo Rossi. Akibatnya, Rossi absen cukup lama karena mendapatkan hukuman.
BACA JUGA: Liga Italia 2019-2020 Siap Dibatalkan jika Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah
Bahkan di musim 1981-1982, Rossi hanya turun tiga kali. Beruntung, meski jarang tampil di musim reguler, Rossi masih dibawa pelatih Tim Nasional Italia kala itu, Enzo Bearzot, ke Piala Dunia 1982 yang digelar di Spanyol. Tidak disangka, Rossi justru menjadi bintang Italia sekaligus membawa Gli Azzurri menjadi kampiun Piala Dunia 1982.</content:encoded></item></channel></rss>
