<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta-Fakta Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1441H</title><description>Berikut ini fakta-fakta sidang isbat penentuan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/05/21/620/2217541/fakta-fakta-sidang-isbat-penentuan-idul-fitri-1441h</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/05/21/620/2217541/fakta-fakta-sidang-isbat-penentuan-idul-fitri-1441h"/><item><title>Fakta-Fakta Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1441H</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/05/21/620/2217541/fakta-fakta-sidang-isbat-penentuan-idul-fitri-1441h</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/05/21/620/2217541/fakta-fakta-sidang-isbat-penentuan-idul-fitri-1441h</guid><pubDate>Kamis 21 Mei 2020 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Novie Fauziah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/21/620/2217541/fakta-fakta-sidang-isbat-penentuan-idul-fitri-1441h-ilMN6BRqAp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pengamatan rukyatul hilal. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/05/21/620/2217541/fakta-fakta-sidang-isbat-penentuan-idul-fitri-1441h-pNj8hvtZ0P.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/21/620/2217541/fakta-fakta-sidang-isbat-penentuan-idul-fitri-1441h-ilMN6BRqAp.jpg</image><title>Ilustrasi pengamatan rukyatul hilal. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah segera berakhir. Umat Islam di Indonesia dan dunia secara umum pun siap menyambut hari raya Idul Fitri.
Penentuan Hari Kemenangan di Tanah Air tersebut masih menunggu keputusan Kementerian Agama. Mereka baru akan menggelar sidang isbat penetapan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah pada Jumat 22 Mei 2020 sore.
Namun sidang kali ini akan digelar secara berbeda. Hal itu tentunya dampak dari mewabahnya corona virus disease (covid-19) di seluruh wilayah Indonesia. Penerapan protokol kesehatan pencegahan persebaran virus corona pun akan diterapkan.
Berikut ini fakta-fakta pelaksanaan sidang isbat di tengah pandemi virus corona, sebagaimana dihimpun Okezone, Kamis (21/5/2020):
Tidak Semua Perwakilan Hadir
 
Dampak masih terjadinya pandemi virus corona, sidang isbat digelar mengikuti protokol kesehatan, sehingga tidak semua perwakilan hadir secara fisik di Kantor Kemenag. Namun, Menteri Agama Fachrul Razi akan tetap memimpin langsung sidang isbat ini.
Pihak-pihak yang dijadwalkan hadir di antaranya Wamenag, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Komisi VIII DPR.
&quot;Peserta dari unsur pimpinan ormas Islam kita undang untuk mengikuti sidang isbat melalui aplikasi pertemuan dalam jaringan,&quot; jelas Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kemenag Agus Salim dalam keterangannya.

Disiarkan secara Live Streaming
 
Pelaksanaan sidang isbat dan pengumuman hasilnya tidak dilakukan secara tatap muka seperti tahun-tahun sebelumnya. Peliputan juga dilakukan secara terbatas.
Kemenag kali ini bekerja sama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Syawal bisa berkoordinasi dengan pihak televisi milik negara tersebut.
Kemudian sidang isbat kali ini juga diumumkan melalui akun media sosial resmi Kemenag. Lalu turut disiarkan secara live streaming.
&quot;Kami juga memanfaatkan medsos Kemenag untuk melakukan live streaming,&quot; jelas Agus.
Dimulai dengan Pemaparan Posisi Hilal 
 
Sesi pertama sidang isbat kali ini dimulai pukul 17.00 WIB berupa pemaparan posisi hilal awal bulan Syawal 1441 Hijriah. Pemaparan dilakukan oleh anggota Falakiyah Kemenag Cecep Nurwendaya.
Usai Sholat Magrib, sidang isbat dibuka Menteri Agama Fachrul Razi. Dilanjutkan laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari 80 titik di seluruh Indonesia.
&quot;Hasil sidang isbat akan diumumkan Menteri Agama secara telekonferensi dan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag,&quot; papar Agus.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah segera berakhir. Umat Islam di Indonesia dan dunia secara umum pun siap menyambut hari raya Idul Fitri.
Penentuan Hari Kemenangan di Tanah Air tersebut masih menunggu keputusan Kementerian Agama. Mereka baru akan menggelar sidang isbat penetapan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah pada Jumat 22 Mei 2020 sore.
Namun sidang kali ini akan digelar secara berbeda. Hal itu tentunya dampak dari mewabahnya corona virus disease (covid-19) di seluruh wilayah Indonesia. Penerapan protokol kesehatan pencegahan persebaran virus corona pun akan diterapkan.
Berikut ini fakta-fakta pelaksanaan sidang isbat di tengah pandemi virus corona, sebagaimana dihimpun Okezone, Kamis (21/5/2020):
Tidak Semua Perwakilan Hadir
 
Dampak masih terjadinya pandemi virus corona, sidang isbat digelar mengikuti protokol kesehatan, sehingga tidak semua perwakilan hadir secara fisik di Kantor Kemenag. Namun, Menteri Agama Fachrul Razi akan tetap memimpin langsung sidang isbat ini.
Pihak-pihak yang dijadwalkan hadir di antaranya Wamenag, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Komisi VIII DPR.
&quot;Peserta dari unsur pimpinan ormas Islam kita undang untuk mengikuti sidang isbat melalui aplikasi pertemuan dalam jaringan,&quot; jelas Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kemenag Agus Salim dalam keterangannya.

Disiarkan secara Live Streaming
 
Pelaksanaan sidang isbat dan pengumuman hasilnya tidak dilakukan secara tatap muka seperti tahun-tahun sebelumnya. Peliputan juga dilakukan secara terbatas.
Kemenag kali ini bekerja sama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Syawal bisa berkoordinasi dengan pihak televisi milik negara tersebut.
Kemudian sidang isbat kali ini juga diumumkan melalui akun media sosial resmi Kemenag. Lalu turut disiarkan secara live streaming.
&quot;Kami juga memanfaatkan medsos Kemenag untuk melakukan live streaming,&quot; jelas Agus.
Dimulai dengan Pemaparan Posisi Hilal 
 
Sesi pertama sidang isbat kali ini dimulai pukul 17.00 WIB berupa pemaparan posisi hilal awal bulan Syawal 1441 Hijriah. Pemaparan dilakukan oleh anggota Falakiyah Kemenag Cecep Nurwendaya.
Usai Sholat Magrib, sidang isbat dibuka Menteri Agama Fachrul Razi. Dilanjutkan laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari 80 titik di seluruh Indonesia.
&quot;Hasil sidang isbat akan diumumkan Menteri Agama secara telekonferensi dan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag,&quot; papar Agus.</content:encoded></item></channel></rss>
