<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Weston McKennie Kenakan Ban Khusus untuk Mendiang George Floyd </title><description>Weston McKennie senang bisa menggunakan kesempatan untuk menyuarakan keresahan atas diskriminasi terhadap warga kulit hitam di AS.&amp;nbsp;</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/06/01/620/2222659/weston-mckennie-kenakan-ban-khusus-untuk-mendiang-george-floyd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/06/01/620/2222659/weston-mckennie-kenakan-ban-khusus-untuk-mendiang-george-floyd"/><item><title>Weston McKennie Kenakan Ban Khusus untuk Mendiang George Floyd </title><link>https://www.okezone.com/read/2020/06/01/620/2222659/weston-mckennie-kenakan-ban-khusus-untuk-mendiang-george-floyd</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/06/01/620/2222659/weston-mckennie-kenakan-ban-khusus-untuk-mendiang-george-floyd</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2020 09:27 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/01/620/2222659/weston-mckennie-kenakan-ban-khusus-untuk-mendiang-george-floyd-M1tSgVruGz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Weston McKennie memakai ban hitam bertuliskan Keadilan untuk George (Foto: Schalke 04)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/06/01/620/2222659/weston-mckennie-kenakan-ban-khusus-untuk-mendiang-george-floyd-ducTHG44ZR.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/01/620/2222659/weston-mckennie-kenakan-ban-khusus-untuk-mendiang-george-floyd-M1tSgVruGz.jpg</image><title>Weston McKennie memakai ban hitam bertuliskan Keadilan untuk George (Foto: Schalke 04)</title></images><description>GELSENKIRCHEN &amp;ndash; Masyarakat dunia tengah dihebohkan dengan kematian seorang pria berkulit hitam di Amerika Serikat (AS) bernama George Floyd. Pasalnya, almarhum meninggal dunia akibat tindak kekerasan dari pihak kepolisian. Ungkapan solidaritas langsung mengalir deras dari berbagai penjuru dunia, termasuk kalangan pesepakbola.
George Floyd diketahui meregang nyawa usai lehernya ditindih lutut perwira polisi bernama Derek Chauvin. Kata-kata terakhir pria berusia 46 tahun itu langsung viral di media sosial, yakni &amp;lsquo;Saya tidak bisa bernafas.&amp;rsquo; Kasus tersebut memicu protes besar-besaran di AS sepanjang akhir pekan lalu.
Baca juga: Tewaskan George Floyd, Mantan Petugas Kepolisian Minneapolis Digugat Cerai Istrinya
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;To be able to use my platform to bring attention to a problem that has been going on to long feels good!!! We have to stand up for what we believe in and I believe that it is time that we are heard! &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/justiceforgeorgefloyd?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#justiceforgeorgefloyd&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/saynotoracism?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#saynotoracism&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/TRB1AGm0Qx&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/TRB1AGm0Qx&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Weston McKennie (@WMckennie) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/WMckennie/status/1266776949352849409?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;May 30, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Bek Schalke 04, Weston McKennie, secara khusus mengenakan lengan hitam bertuliskan &amp;lsquo;Keadilan untuk George&amp;rsquo; selama pertandingan kontra Werder Bremen. Meski laga itu berakhir dengan kekalahan tipis The Royal Blues, pemain berkebangsaan AS senang sudah bisa mengungkapkan rasa solidaritasnya.
&amp;ldquo;Bisa menggunakan platform saya untuk membawa perhatian kepada sebuah masalah yang sudah berlangsung lama terasa menyenangkan. Kita harus membela apa yang kita yakini dan saya yakin ini waktunya suara kita didengar!&amp;rdquo; cuit Weston McKennie di akun Twitter @WMckennie, Senin (1/6/2020).</description><content:encoded>GELSENKIRCHEN &amp;ndash; Masyarakat dunia tengah dihebohkan dengan kematian seorang pria berkulit hitam di Amerika Serikat (AS) bernama George Floyd. Pasalnya, almarhum meninggal dunia akibat tindak kekerasan dari pihak kepolisian. Ungkapan solidaritas langsung mengalir deras dari berbagai penjuru dunia, termasuk kalangan pesepakbola.
George Floyd diketahui meregang nyawa usai lehernya ditindih lutut perwira polisi bernama Derek Chauvin. Kata-kata terakhir pria berusia 46 tahun itu langsung viral di media sosial, yakni &amp;lsquo;Saya tidak bisa bernafas.&amp;rsquo; Kasus tersebut memicu protes besar-besaran di AS sepanjang akhir pekan lalu.
Baca juga: Tewaskan George Floyd, Mantan Petugas Kepolisian Minneapolis Digugat Cerai Istrinya
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;To be able to use my platform to bring attention to a problem that has been going on to long feels good!!! We have to stand up for what we believe in and I believe that it is time that we are heard! &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/justiceforgeorgefloyd?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#justiceforgeorgefloyd&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/saynotoracism?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#saynotoracism&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/TRB1AGm0Qx&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/TRB1AGm0Qx&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Weston McKennie (@WMckennie) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/WMckennie/status/1266776949352849409?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;May 30, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Bek Schalke 04, Weston McKennie, secara khusus mengenakan lengan hitam bertuliskan &amp;lsquo;Keadilan untuk George&amp;rsquo; selama pertandingan kontra Werder Bremen. Meski laga itu berakhir dengan kekalahan tipis The Royal Blues, pemain berkebangsaan AS senang sudah bisa mengungkapkan rasa solidaritasnya.
&amp;ldquo;Bisa menggunakan platform saya untuk membawa perhatian kepada sebuah masalah yang sudah berlangsung lama terasa menyenangkan. Kita harus membela apa yang kita yakini dan saya yakin ini waktunya suara kita didengar!&amp;rdquo; cuit Weston McKennie di akun Twitter @WMckennie, Senin (1/6/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
