<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belajar dari Kasus Salmafina Sunan Donor Sperma, Amankah?</title><description>Beredar kabar Salmafina Sunan hendak mencari donor sperma agar bisa mempunyai anak tanpa harus menikah.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/06/03/620/2224015/belajar-dari-kasus-salmafina-sunan-donor-sperma-amankah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/06/03/620/2224015/belajar-dari-kasus-salmafina-sunan-donor-sperma-amankah"/><item><title>Belajar dari Kasus Salmafina Sunan Donor Sperma, Amankah?</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/06/03/620/2224015/belajar-dari-kasus-salmafina-sunan-donor-sperma-amankah</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/06/03/620/2224015/belajar-dari-kasus-salmafina-sunan-donor-sperma-amankah</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2020 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Pradita Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/03/620/2224015/belajar-dari-kasus-salmafina-sunan-donor-sperma-amankah-u3qbBdKnUG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salmafina Sunan. (Foto: Instagram/@salmafinasunan)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/06/03/620/2224015/belajar-dari-kasus-salmafina-sunan-donor-sperma-amankah-kSpUcAS801.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/03/620/2224015/belajar-dari-kasus-salmafina-sunan-donor-sperma-amankah-u3qbBdKnUG.jpg</image><title>Salmafina Sunan. (Foto: Instagram/@salmafinasunan)</title></images><description>BEREDAR kabar putri dari pengacara Sunan Kalijaga, Salmafina Sunan hendak mencari donor sperma agar bisa mempunyai anak tanpa harus menikah.
Membahas soal donor sperma, ada mitos yang menyebutkan bahwa mendonorkan sperma dapat berpengaruh negatif pada kesehatan. Benarkah demikian?
Well, dijelaskan Scott Brown, Wakil Presiden California Cryobank, salah satu bank sperma terbesar di dunia, ternyata opini yang menyatakan mendonorkan sperma bisa berdampak tidak baik bagi kesehatan adalah hanya mitos belaka.

Baca Juga:&amp;nbsp;Potret Masa Kecil Salmafina Sunan, Lugu dan Menggemaskan
Sejauh ini tidak ada bukti yang bisa mendukung bahwa mendonorkan sperma bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Sebaliknya, Scott menyebutkan mendonasikan sperma sebetulnya malah dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, mengingat adanya pemeriksaan medis dan evaluasi kesehatan berulang kali, seperti dikutip Insider, Rabu (3/6/2020).
Senada dengan penjelasan di atas, sebagaimana dilansir Indiaparenting, disebutkan memang tidak ada risiko kesehatan bagi donor sperma. Ketika klinik atau rumah sakit menyatakan seorang pria, biasanya kelompok usia 23-34 tahun untuk menjadi donor sperma setelah skrining yang menyeluruh, maka berarti kesehatannya cocok untuk prosedur ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8yMi82LzEwOTQwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>BEREDAR kabar putri dari pengacara Sunan Kalijaga, Salmafina Sunan hendak mencari donor sperma agar bisa mempunyai anak tanpa harus menikah.
Membahas soal donor sperma, ada mitos yang menyebutkan bahwa mendonorkan sperma dapat berpengaruh negatif pada kesehatan. Benarkah demikian?
Well, dijelaskan Scott Brown, Wakil Presiden California Cryobank, salah satu bank sperma terbesar di dunia, ternyata opini yang menyatakan mendonorkan sperma bisa berdampak tidak baik bagi kesehatan adalah hanya mitos belaka.

Baca Juga:&amp;nbsp;Potret Masa Kecil Salmafina Sunan, Lugu dan Menggemaskan
Sejauh ini tidak ada bukti yang bisa mendukung bahwa mendonorkan sperma bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Sebaliknya, Scott menyebutkan mendonasikan sperma sebetulnya malah dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, mengingat adanya pemeriksaan medis dan evaluasi kesehatan berulang kali, seperti dikutip Insider, Rabu (3/6/2020).
Senada dengan penjelasan di atas, sebagaimana dilansir Indiaparenting, disebutkan memang tidak ada risiko kesehatan bagi donor sperma. Ketika klinik atau rumah sakit menyatakan seorang pria, biasanya kelompok usia 23-34 tahun untuk menjadi donor sperma setelah skrining yang menyeluruh, maka berarti kesehatannya cocok untuk prosedur ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8yMi82LzEwOTQwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
