<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Corona, Susi Pudjiastuti: Ekonomi Tersulit dalam Hidup Saya</title><description>Pemilik Susi Air Susi Pudjiastuti mengakui perekonomian akibat pandemic virus corona sangat sulit</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/06/12/620/2228882/gara-gara-corona-susi-pudjiastuti-ekonomi-tersulit-dalam-hidup-saya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/06/12/620/2228882/gara-gara-corona-susi-pudjiastuti-ekonomi-tersulit-dalam-hidup-saya"/><item><title>Gara-Gara Corona, Susi Pudjiastuti: Ekonomi Tersulit dalam Hidup Saya</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/06/12/620/2228882/gara-gara-corona-susi-pudjiastuti-ekonomi-tersulit-dalam-hidup-saya</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/06/12/620/2228882/gara-gara-corona-susi-pudjiastuti-ekonomi-tersulit-dalam-hidup-saya</guid><pubDate>Jum'at 12 Juni 2020 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/12/620/2228882/gara-gara-corona-susi-pudjiastuti-ekonomi-tersulit-dalam-hidup-saya-dQBRKdnY4v.png" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto: Okezone.com/Youtube BNPB)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/06/12/620/2228882/gara-gara-corona-susi-pudjiastuti-ekonomi-tersulit-dalam-hidup-saya-5q2O2W0qNq.png</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/12/620/2228882/gara-gara-corona-susi-pudjiastuti-ekonomi-tersulit-dalam-hidup-saya-dQBRKdnY4v.png</image><title>Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto: Okezone.com/Youtube BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Pemilik Susi Air Susi Pudjiastuti mengakui perekonomian akibat pandemic virus corona sangat sulit. Bahkan, dirinya menilai ekonomi sekarang paling sulit di dalam hidupnya.
&quot;Jadi ekonomi tersulit dalam hidup saya ya di masa Pandemi Covid-19 ini. Pasalnya penghasilan nol tapi tetap suruh bayar kebijakan tersebut,&quot; ungkap dia, dalam telekonferensi, Jumat (12/6/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Di Atas Paddle, Susi Pudjiastuti Ingatkan Soal Sampah hingga Illegal Fishing
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini mengungkapkan, Susi Air dalam 2 bulan ini sama sekali tidak melakukan penerbangan atau nol penerbangannya. Hanya ada penerbangan ke Juntuk untuk urusan logistik aja.
&quot;Selama dua bulan pendapatan kami 0 Rupiah sama sekali tidak ada pemasukan,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Intip Keceriaan Susi Pudjiastuti Bersama Cucunya di Tengah Laut
Sebelumnya, Maskapai penerbangan internasional mencatat kerugian bersih secara keseluruhan lebih dari USD84 miliar atau sekira Rp1.176 triliun (kurs Rp14.000/USD) tahun ini. Kerugian tersebut akibat krisis terkait virus corona yang telah menghancurkan perjalanan udara.
&quot;Kerugian tahun ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah penerbangan, lebih dari USD84 miliar pada tahun 2020 dan hampir USD16 miliar pada tahun 2021,&quot; ujar Direktur Jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) Alexandre de Juniac.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMS8xLzEyMTQyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Pemilik Susi Air Susi Pudjiastuti mengakui perekonomian akibat pandemic virus corona sangat sulit. Bahkan, dirinya menilai ekonomi sekarang paling sulit di dalam hidupnya.
&quot;Jadi ekonomi tersulit dalam hidup saya ya di masa Pandemi Covid-19 ini. Pasalnya penghasilan nol tapi tetap suruh bayar kebijakan tersebut,&quot; ungkap dia, dalam telekonferensi, Jumat (12/6/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Di Atas Paddle, Susi Pudjiastuti Ingatkan Soal Sampah hingga Illegal Fishing
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini mengungkapkan, Susi Air dalam 2 bulan ini sama sekali tidak melakukan penerbangan atau nol penerbangannya. Hanya ada penerbangan ke Juntuk untuk urusan logistik aja.
&quot;Selama dua bulan pendapatan kami 0 Rupiah sama sekali tidak ada pemasukan,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Intip Keceriaan Susi Pudjiastuti Bersama Cucunya di Tengah Laut
Sebelumnya, Maskapai penerbangan internasional mencatat kerugian bersih secara keseluruhan lebih dari USD84 miliar atau sekira Rp1.176 triliun (kurs Rp14.000/USD) tahun ini. Kerugian tersebut akibat krisis terkait virus corona yang telah menghancurkan perjalanan udara.
&quot;Kerugian tahun ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah penerbangan, lebih dari USD84 miliar pada tahun 2020 dan hampir USD16 miliar pada tahun 2021,&quot; ujar Direktur Jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) Alexandre de Juniac.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMS8xLzEyMTQyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
