<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nekat Gelar Pesta Pernikahan, Pengantin Pria Meninggal Kena Covid-19   </title><description>Tidak semua orang mau patuhi protokol kesehatan untuk mencegah persebaran Covid-19.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/07/02/620/2240233/nekat-gelar-pesta-pernikahan-pengantin-pria-meninggal-kena-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/07/02/620/2240233/nekat-gelar-pesta-pernikahan-pengantin-pria-meninggal-kena-covid-19"/><item><title>Nekat Gelar Pesta Pernikahan, Pengantin Pria Meninggal Kena Covid-19   </title><link>https://www.okezone.com/read/2020/07/02/620/2240233/nekat-gelar-pesta-pernikahan-pengantin-pria-meninggal-kena-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/07/02/620/2240233/nekat-gelar-pesta-pernikahan-pengantin-pria-meninggal-kena-covid-19</guid><pubDate>Kamis 02 Juli 2020 18:41 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/02/620/2240233/nekat-gelar-pesta-pernikahan-pengantin-pria-meninggal-kena-covid-19-UdcAJKZKKf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/07/02/620/2240233/nekat-gelar-pesta-pernikahan-pengantin-pria-meninggal-kena-covid-19-VCGhEFDX2A.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/02/620/2240233/nekat-gelar-pesta-pernikahan-pengantin-pria-meninggal-kena-covid-19-UdcAJKZKKf.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>HAMPIR seluruh negara waspada dengan adanya Covid-19, yang telah ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). Meski begitu, tidak semua orang mau patuhi protokol kesehatan untuk mencegah persebaran Covid-19.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa daerah yang sebagian besar warganya tidak patuhi protokol kesehatan. Tak heran Walikota Surabaya Tri Rismaharini kesal kepada orang-orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan hingga membuat video.

Bahkan, di daerah Kembangan, Jakarta, ada Kapolsek yang dicopot lantaran menggelar pernikahan di tengah pandemi. Nah, berbicara soal pernikahan, ternyata bukan hanya di Indonesia saja yang mengalami masalah seperti ini.

Di distrik Patna, Bihar, India, ada pasangan pengantin yang nekat menggelar pesta pernikahan di tengah pandemi Covid-19. Akibatnya tragis, pengantin pria meninggal karena terinfeksi Covid-19. Kemudian, 80 tamu undangan dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah menghadiri pesta 'mengerikan' tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOC81LzEyMTM5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga: Yogyakarta Adakan Pernikahan Massal Virtual Pertama Kali di Indonesia
Menurut laporan The Sun, pengantin pria, seorang ahli komputer mengalami demam cukup tinggi sebelum menggelar pesta pernikahan. Namun, demi melancarkan pesta pernikahan, pihak keluarga meminta si mempelai pria mengonsumsi parasetamol.

Lebih detail dijelaskan bahwa pengantin pria yang dirahasiakan identitasnya itu mengaku demam tinggi sebelum 15 juni 2020, saat pesta pernikahan digelar.

Namun, berhubung rencana pesta sudah dipersiapkan dengan matang, keluarga pun memberikan si pria malang tersebut parasetamol agar pesta tetap bisa digelar.
</description><content:encoded>HAMPIR seluruh negara waspada dengan adanya Covid-19, yang telah ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). Meski begitu, tidak semua orang mau patuhi protokol kesehatan untuk mencegah persebaran Covid-19.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa daerah yang sebagian besar warganya tidak patuhi protokol kesehatan. Tak heran Walikota Surabaya Tri Rismaharini kesal kepada orang-orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan hingga membuat video.

Bahkan, di daerah Kembangan, Jakarta, ada Kapolsek yang dicopot lantaran menggelar pernikahan di tengah pandemi. Nah, berbicara soal pernikahan, ternyata bukan hanya di Indonesia saja yang mengalami masalah seperti ini.

Di distrik Patna, Bihar, India, ada pasangan pengantin yang nekat menggelar pesta pernikahan di tengah pandemi Covid-19. Akibatnya tragis, pengantin pria meninggal karena terinfeksi Covid-19. Kemudian, 80 tamu undangan dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah menghadiri pesta 'mengerikan' tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOC81LzEyMTM5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga: Yogyakarta Adakan Pernikahan Massal Virtual Pertama Kali di Indonesia
Menurut laporan The Sun, pengantin pria, seorang ahli komputer mengalami demam cukup tinggi sebelum menggelar pesta pernikahan. Namun, demi melancarkan pesta pernikahan, pihak keluarga meminta si mempelai pria mengonsumsi parasetamol.

Lebih detail dijelaskan bahwa pengantin pria yang dirahasiakan identitasnya itu mengaku demam tinggi sebelum 15 juni 2020, saat pesta pernikahan digelar.

Namun, berhubung rencana pesta sudah dipersiapkan dengan matang, keluarga pun memberikan si pria malang tersebut parasetamol agar pesta tetap bisa digelar.
</content:encoded></item></channel></rss>
