<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Lebarkan Defisit RAPBN 2021 Jadi 5,2%</title><description>Presiden memutuskan bahwa kita akan memperbesar defisit menjadi 5,2% dari PDB.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/07/28/620/2253176/presiden-jokowi-lebarkan-defisit-rapbn-2021-jadi-5-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/07/28/620/2253176/presiden-jokowi-lebarkan-defisit-rapbn-2021-jadi-5-2"/><item><title>Presiden Jokowi Lebarkan Defisit RAPBN 2021 Jadi 5,2%</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/07/28/620/2253176/presiden-jokowi-lebarkan-defisit-rapbn-2021-jadi-5-2</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/07/28/620/2253176/presiden-jokowi-lebarkan-defisit-rapbn-2021-jadi-5-2</guid><pubDate>Selasa 28 Juli 2020 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/28/620/2253176/presiden-jokowi-lebarkan-defisit-rapbn-2021-jadi-5-2-9yx5ZzpCCd.png" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/07/28/620/2253176/presiden-jokowi-lebarkan-defisit-rapbn-2021-jadi-5-2-tMo5h6NzNi.png</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/28/620/2253176/presiden-jokowi-lebarkan-defisit-rapbn-2021-jadi-5-2-9yx5ZzpCCd.png</image><title>Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan dalam pembicaraan awal bersama DPR terkait RAPBN 2021, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan antara 4,5% hingga 5,5%. Sementara pada rancangan awal pembicaraan dengan DPR, defisit diproyeksikan 4,17% dari PDB.

&amp;ldquo;Seperti diketahui DPR telah menyampaikan bahwa mereka menerima rancangan defisit awal sebesar 4,17% dari PDB. Namun dari catatan kesimpulan awal tersebut DPR juga mengindikasi defisit untuk tahun depan bisa dinaikan menjadi 4,7% dari PBD,&amp;rdquo; ungkapnya sesuai rapat bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (28/7/2020).
Baca Juga: Defisit APBN 2021 Dipatok 4,17%, Sri Mulyani Janji Lebih Hati-Hati Tarik Utang&amp;nbsp;
Namun meski begitu pemerintah memutuskan untuk memperlebar lagi defisit di tahun depan. &amp;ldquo;Di dalam sidang kabinet pagi ini bapak Presiden memutuskan bahwa kita akan memperbesar defisit menjadi 5,2% dari PDB. Jadi lebih tinggi lagi dari desain awal yang sudah disepakati dan ada catatan DPR lebih tinggi dari 4,7%,&amp;rdquo; katanya.

Sri mengatakan dengan defisit 5,2% dari PDB maka cadangan belanja yang ada di tahun depan adalah sebesar Rp179 triliun. &amp;ldquo;Yang bapak Presiden akan menetapkan prioritas-prioritas belanjanya untuk betul-betul mendukung pemulihan ekonomi nasional tahun depan,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Ingatkan Sri Mulyani Cs Hati-Hati Susun Ekonomi APBN 2021&amp;nbsp;
Dia pun akan segera mengkomunikasikan perubahan ini dengan DPR, sehingga proses politik tetap bisa berjalan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan dalam pembicaraan awal bersama DPR terkait RAPBN 2021, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan antara 4,5% hingga 5,5%. Sementara pada rancangan awal pembicaraan dengan DPR, defisit diproyeksikan 4,17% dari PDB.

&amp;ldquo;Seperti diketahui DPR telah menyampaikan bahwa mereka menerima rancangan defisit awal sebesar 4,17% dari PDB. Namun dari catatan kesimpulan awal tersebut DPR juga mengindikasi defisit untuk tahun depan bisa dinaikan menjadi 4,7% dari PBD,&amp;rdquo; ungkapnya sesuai rapat bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (28/7/2020).
Baca Juga: Defisit APBN 2021 Dipatok 4,17%, Sri Mulyani Janji Lebih Hati-Hati Tarik Utang&amp;nbsp;
Namun meski begitu pemerintah memutuskan untuk memperlebar lagi defisit di tahun depan. &amp;ldquo;Di dalam sidang kabinet pagi ini bapak Presiden memutuskan bahwa kita akan memperbesar defisit menjadi 5,2% dari PDB. Jadi lebih tinggi lagi dari desain awal yang sudah disepakati dan ada catatan DPR lebih tinggi dari 4,7%,&amp;rdquo; katanya.

Sri mengatakan dengan defisit 5,2% dari PDB maka cadangan belanja yang ada di tahun depan adalah sebesar Rp179 triliun. &amp;ldquo;Yang bapak Presiden akan menetapkan prioritas-prioritas belanjanya untuk betul-betul mendukung pemulihan ekonomi nasional tahun depan,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Ingatkan Sri Mulyani Cs Hati-Hati Susun Ekonomi APBN 2021&amp;nbsp;
Dia pun akan segera mengkomunikasikan perubahan ini dengan DPR, sehingga proses politik tetap bisa berjalan.</content:encoded></item></channel></rss>
