<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Multazam Jatuh di Gunung Piramid, Ini 5 Tips Mendaki Gunung untuk Pemula</title><description>Gunung Piramid di Bondowoso, Jawa Timur, kembali memakan korban.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/08/10/620/2259794/multazam-jatuh-di-gunung-piramid-ini-5-tips-mendaki-gunung-untuk-pemula</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/08/10/620/2259794/multazam-jatuh-di-gunung-piramid-ini-5-tips-mendaki-gunung-untuk-pemula"/><item><title>Multazam Jatuh di Gunung Piramid, Ini 5 Tips Mendaki Gunung untuk Pemula</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/08/10/620/2259794/multazam-jatuh-di-gunung-piramid-ini-5-tips-mendaki-gunung-untuk-pemula</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/08/10/620/2259794/multazam-jatuh-di-gunung-piramid-ini-5-tips-mendaki-gunung-untuk-pemula</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2020 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Andhika Fikri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/10/620/2259794/multazam-jatuh-di-gunung-piramid-ini-5-tips-mendaki-gunung-untuk-pemula-8mv7PskX4y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/08/10/620/2259794/multazam-jatuh-di-gunung-piramid-ini-5-tips-mendaki-gunung-untuk-pemula-PQksiLbVIh.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/10/620/2259794/multazam-jatuh-di-gunung-piramid-ini-5-tips-mendaki-gunung-untuk-pemula-8mv7PskX4y.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Freepik)</title></images><description>GUNUNG Piramid di Bondowoso, Jawa Timur, kembali memakan korban. Seorang pendaki bernama Multazam (18), dilaporkan meninggal dunia setelah terpeleset di tebing saat mendaki gunung tersebut.

Jenazah pelajar SMA di Bondowoso itu berhasil dievakuasi pada Minggu, 9 Agustus 2020 malam, setelah ditemukan di dasar jurang oleh pendaki lain. Selain Multazam, sebelumnya masyarakat Indonesia juga sempat digegerkan oleh kabar hilangnya pendaki gunung bernama Thoriq.

Dia juga diketahui melakukan pendakian di Gunung Piramid, pada pertengahan Juli 2019. Thoriq akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang.

Berkaca dari kasus Multazam dan Thoriq, dapat kita ketahui bersama bahwa kegiatan mendaki gunung bukanlah perkara yang mudah. Dibutuhkan persiapan khusus dan stamina yang prima, agar proses pendakian berjalan lancar dan bisa kembali ke rumah dalam keadaan sehat.
Baca Juga:&amp;nbsp;3 Fakta Gunung Piramid Bondowoso Tempat Pendaki Arik Multazam Tewas
Nah, bagi Anda yang memang tertarik untuk mendalami dunia pendakian, berikut Okezone rangkumkan beberapa tips mendaki gunung untuk para pemula, seperti dijabarkan oleh Rahman, selaku Sekjen Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia.

Persiapan fisik

Poin yang satu ini tak hanya berlaku bagi para pemula saja, tetapi bagi semua orang yang hendak melakukan pendakian gunung dengan medan dan rute yang berbeda-beda.

&quot;Persiapan fisik itu penting, apalagi kalau mendaki gunung dengan tingkat kesukitan yang tinggi. Selain itu, kita kan juga sempat libur naik gunung karena Covid-19. Jadi sebelum mendaki gunung harus benar-benar menyiapkan fisik yang prima&quot;, kata Rahman saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Senin (10/8/2020).

Jenis latihan fisik yang dianjurkan antara lain jogging, push-up, sit-up, dan bersepeda. Idealnya, latihan fisik dilakukan satu bulan sebelum pendakian.

&quot;Metode latihannya bisa seminggu 2-3 kali jogging dengan durasi minimum 30 menit. Ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tubuh kita menyerap oksigen. Otot kaki pun jadi lebih siap saat melakukan perjalanan jauh. Begitu pula dengan otot punggung, yang nantinya akan membawa beban cukup berat (keril). Itulah sebabnya dianjurkan untuk push-up dan sit-up,&quot; ungkap Rahman.
</description><content:encoded>GUNUNG Piramid di Bondowoso, Jawa Timur, kembali memakan korban. Seorang pendaki bernama Multazam (18), dilaporkan meninggal dunia setelah terpeleset di tebing saat mendaki gunung tersebut.

Jenazah pelajar SMA di Bondowoso itu berhasil dievakuasi pada Minggu, 9 Agustus 2020 malam, setelah ditemukan di dasar jurang oleh pendaki lain. Selain Multazam, sebelumnya masyarakat Indonesia juga sempat digegerkan oleh kabar hilangnya pendaki gunung bernama Thoriq.

Dia juga diketahui melakukan pendakian di Gunung Piramid, pada pertengahan Juli 2019. Thoriq akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang.

Berkaca dari kasus Multazam dan Thoriq, dapat kita ketahui bersama bahwa kegiatan mendaki gunung bukanlah perkara yang mudah. Dibutuhkan persiapan khusus dan stamina yang prima, agar proses pendakian berjalan lancar dan bisa kembali ke rumah dalam keadaan sehat.
Baca Juga:&amp;nbsp;3 Fakta Gunung Piramid Bondowoso Tempat Pendaki Arik Multazam Tewas
Nah, bagi Anda yang memang tertarik untuk mendalami dunia pendakian, berikut Okezone rangkumkan beberapa tips mendaki gunung untuk para pemula, seperti dijabarkan oleh Rahman, selaku Sekjen Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia.

Persiapan fisik

Poin yang satu ini tak hanya berlaku bagi para pemula saja, tetapi bagi semua orang yang hendak melakukan pendakian gunung dengan medan dan rute yang berbeda-beda.

&quot;Persiapan fisik itu penting, apalagi kalau mendaki gunung dengan tingkat kesukitan yang tinggi. Selain itu, kita kan juga sempat libur naik gunung karena Covid-19. Jadi sebelum mendaki gunung harus benar-benar menyiapkan fisik yang prima&quot;, kata Rahman saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Senin (10/8/2020).

Jenis latihan fisik yang dianjurkan antara lain jogging, push-up, sit-up, dan bersepeda. Idealnya, latihan fisik dilakukan satu bulan sebelum pendakian.

&quot;Metode latihannya bisa seminggu 2-3 kali jogging dengan durasi minimum 30 menit. Ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tubuh kita menyerap oksigen. Otot kaki pun jadi lebih siap saat melakukan perjalanan jauh. Begitu pula dengan otot punggung, yang nantinya akan membawa beban cukup berat (keril). Itulah sebabnya dianjurkan untuk push-up dan sit-up,&quot; ungkap Rahman.
</content:encoded></item></channel></rss>
