<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Panjang Uji Klinis Obat Covid-19 Buatan Unair</title><description>Obat Covid-19 buatan Unair, TNI, dan BIN sendiri memiliki tiga kombinasi obat.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/08/18/620/2263808/jalan-panjang-uji-klinis-obat-covid-19-buatan-unair</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/08/18/620/2263808/jalan-panjang-uji-klinis-obat-covid-19-buatan-unair"/><item><title>Jalan Panjang Uji Klinis Obat Covid-19 Buatan Unair</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/08/18/620/2263808/jalan-panjang-uji-klinis-obat-covid-19-buatan-unair</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/08/18/620/2263808/jalan-panjang-uji-klinis-obat-covid-19-buatan-unair</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2020 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/18/620/2263808/jalan-panjang-uji-klinis-obat-covid-19-buatan-unair-8HbmjQT7Cu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/08/18/620/2263808/jalan-panjang-uji-klinis-obat-covid-19-buatan-unair-8KzRmZaC1f.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/18/620/2263808/jalan-panjang-uji-klinis-obat-covid-19-buatan-unair-8HbmjQT7Cu.jpg</image><title>Ilustrasi. (Freepik)</title></images><description>OBAT Covid-19 buatan Universitas Airlangga (Unair), TNI, dan BIN, jadi pembahasan hangat belakangan ini. Obat tersebut dinilai Epidemolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, membutuhkan waktu yang panjang karena harus memenuhi uji klinis Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Jadi, uji klinis obat itu hampir mirip dengan vaksin. Pertama, obat harus dilakukan uji lab sebagai awal, biasanya ini tahap sel. Kemudian, uji klinis tahap 1 dan 2 pada skala kecil untuk memastikan keamanan dan efektivitas. Nah, setelah itu baru masuk ke uji klinis tahap 3.

&quot;Uji klinis obat tahap 3 ini yang paling menentukan, dan ini harus dilakukan secara random dan ada kontrol dengan plasebo. Randomized clinical trials namanya,&quot; terang Dicky, beberapa hari lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Koleksi Foto Cantik Hana Hanifah, Uh Body-nya bak Gitar Spanyol
Obat Covid-19 buatan Unair, TNI, dan BIN sendiri memiliki tiga kombinasi obat; Pertama adalah Lopinavir/Ritonavir dan Azithromycin; kedua ialah Lopinavir/Ritonavir dan Doxycycline; dan ketiga adalah Hydrochloroquine dan Azithromycin.

Lebih lanjut, obat Covid-19 dari Unair, TNI, dan BIN itu punya klaim 98% efektif lawan Covid-19. &quot;PCR negatif dalam 3 hari, itu 90 persen. Jadi minimal 90 persen, ada yang 92, 93, 96, dan 98. Untuk PCR kuantitatif, itu ada penurunan jumlah virus secara signifikan,&quot; kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga, Purwati, beberapa hari lalu.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNi8xLzEyMTc1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>OBAT Covid-19 buatan Universitas Airlangga (Unair), TNI, dan BIN, jadi pembahasan hangat belakangan ini. Obat tersebut dinilai Epidemolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, membutuhkan waktu yang panjang karena harus memenuhi uji klinis Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Jadi, uji klinis obat itu hampir mirip dengan vaksin. Pertama, obat harus dilakukan uji lab sebagai awal, biasanya ini tahap sel. Kemudian, uji klinis tahap 1 dan 2 pada skala kecil untuk memastikan keamanan dan efektivitas. Nah, setelah itu baru masuk ke uji klinis tahap 3.

&quot;Uji klinis obat tahap 3 ini yang paling menentukan, dan ini harus dilakukan secara random dan ada kontrol dengan plasebo. Randomized clinical trials namanya,&quot; terang Dicky, beberapa hari lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Koleksi Foto Cantik Hana Hanifah, Uh Body-nya bak Gitar Spanyol
Obat Covid-19 buatan Unair, TNI, dan BIN sendiri memiliki tiga kombinasi obat; Pertama adalah Lopinavir/Ritonavir dan Azithromycin; kedua ialah Lopinavir/Ritonavir dan Doxycycline; dan ketiga adalah Hydrochloroquine dan Azithromycin.

Lebih lanjut, obat Covid-19 dari Unair, TNI, dan BIN itu punya klaim 98% efektif lawan Covid-19. &quot;PCR negatif dalam 3 hari, itu 90 persen. Jadi minimal 90 persen, ada yang 92, 93, 96, dan 98. Untuk PCR kuantitatif, itu ada penurunan jumlah virus secara signifikan,&quot; kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga, Purwati, beberapa hari lalu.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNi8xLzEyMTc1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
