<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag Ajak Bangun Jembatan Kesetiakawanan Aceh-Papua untuk Membantu Umat</title><description>Menteri Agama Fachrul Razi mengajak masyarakat Aceh membangun jembatan kesetiakawanan hingga Papua untuk membantu umat.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/08/21/620/2265325/menag-ajak-bangun-jembatan-kesetiakawanan-aceh-papua-untuk-membantu-umat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/08/21/620/2265325/menag-ajak-bangun-jembatan-kesetiakawanan-aceh-papua-untuk-membantu-umat"/><item><title>Menag Ajak Bangun Jembatan Kesetiakawanan Aceh-Papua untuk Membantu Umat</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/08/21/620/2265325/menag-ajak-bangun-jembatan-kesetiakawanan-aceh-papua-untuk-membantu-umat</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/08/21/620/2265325/menag-ajak-bangun-jembatan-kesetiakawanan-aceh-papua-untuk-membantu-umat</guid><pubDate>Jum'at 21 Agustus 2020 13:30 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/21/620/2265325/menag-ajak-bangun-jembatan-kesetiakawanan-aceh-papua-untuk-membantu-umat-zig53plMX5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/08/21/620/2265325/menag-ajak-bangun-jembatan-kesetiakawanan-aceh-papua-untuk-membantu-umat-HBihzhwHrM.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/21/620/2265325/menag-ajak-bangun-jembatan-kesetiakawanan-aceh-papua-untuk-membantu-umat-zig53plMX5.jpg</image><title>Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: Okezone)</title></images><description>MENTERI Agama Fachrul Razi mengajak masyarakat Aceh yang berada di ujung barat wilayah Indonesia membangun jembatan kesetiakawanan hingga Papua yang ada di paling timur. Sarana penyambung silaturahmi ini dimaksudkan untuk memberikan kontribusi lebih banyak kepada umat dan Tanah Air.
&quot;Saya mengajak FKUB Aceh dan FKUB Papua untuk membangun jembatan kesetiakawanan. Mulai awal bulan depan kita membangun jembatan kesetiakawanan ini. Mudah-mudahan ini bisa kita jalankan bersama. Mari kita memberikan kontribusi yang lebih banyak untuk umat dan bangsa,&quot; kata Menag dalam acara Silaturahim Hijriah Taman Iskandar Muda bertema tema 'Hikmah Covid-19 dan Tantangan bagi Aceh' yang digelar secara virtual, Kamis 20 Agustus 2020, dikutip dari Kemenag.go.id.
Baca juga:   Ini Kekayaan yang Akan Didapat Orang Hijrah di Jalan Allah Ta'ala&amp;nbsp;
 
Ia menjelaskan bahwa musibah covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, banyak mendatangkan hikmah. Di antaranya, menguatnya kepedulian sosial dan kerukunan umat beragama.
&quot;Dalam hadits dikatakan: 'Bukanlah umatku yang tidur dengan enak dan perut kenyang, sementara tetangganya kelaparan.' Kita semua harus bangkit, dan banyak bantuan sosial yang dilakukan bagi tetangga dan masyarakat,&quot; ujar Menag.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8yMi82Ni8xMjE1MDIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dirinya juga melihat fenomena menguatnya kerukunan umat beragama. Menurutnya, ketika ada orang sakit dibawa ke rumah sakit, semua peduli, tanpa melihat suku, agama, ras, dan lainnya. Semua peduli untuk menjaga yang sehat dan mengobati yang sakit.
Baca juga:   Ada 14 Bahaya Lisan yang Harus Diperhatikan Manusia, Ini Rinciannya&amp;nbsp;
 
Kepada masyarakat Aceh, Menag juga berpesan tentang pentingnya penyesuaian atau adaptasi dengan kehidupan kenormalan baru (new normal). Setiap orang harus tetap produktif, tapi aman covid-19.
&quot;Adaptasi kebiasaan baru mengharuskan kita terbiasa dengan kehidupan bersih dan itu adalah ajaran Islam. Annadzafatu minal iman (kebersiahan itu bagian dari iman). Kita harus mengangkat ini sesering mungkin. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan,&quot; ucap Menag.
Dia juga mengajak masyarakat komitmen dan proaktif dalam mengembangkan Islam yang rahmatan lil alamin.
&quot;Semoga kita semua senantiasa dalam kesehatan,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>MENTERI Agama Fachrul Razi mengajak masyarakat Aceh yang berada di ujung barat wilayah Indonesia membangun jembatan kesetiakawanan hingga Papua yang ada di paling timur. Sarana penyambung silaturahmi ini dimaksudkan untuk memberikan kontribusi lebih banyak kepada umat dan Tanah Air.
&quot;Saya mengajak FKUB Aceh dan FKUB Papua untuk membangun jembatan kesetiakawanan. Mulai awal bulan depan kita membangun jembatan kesetiakawanan ini. Mudah-mudahan ini bisa kita jalankan bersama. Mari kita memberikan kontribusi yang lebih banyak untuk umat dan bangsa,&quot; kata Menag dalam acara Silaturahim Hijriah Taman Iskandar Muda bertema tema 'Hikmah Covid-19 dan Tantangan bagi Aceh' yang digelar secara virtual, Kamis 20 Agustus 2020, dikutip dari Kemenag.go.id.
Baca juga:   Ini Kekayaan yang Akan Didapat Orang Hijrah di Jalan Allah Ta'ala&amp;nbsp;
 
Ia menjelaskan bahwa musibah covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, banyak mendatangkan hikmah. Di antaranya, menguatnya kepedulian sosial dan kerukunan umat beragama.
&quot;Dalam hadits dikatakan: 'Bukanlah umatku yang tidur dengan enak dan perut kenyang, sementara tetangganya kelaparan.' Kita semua harus bangkit, dan banyak bantuan sosial yang dilakukan bagi tetangga dan masyarakat,&quot; ujar Menag.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8yMi82Ni8xMjE1MDIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dirinya juga melihat fenomena menguatnya kerukunan umat beragama. Menurutnya, ketika ada orang sakit dibawa ke rumah sakit, semua peduli, tanpa melihat suku, agama, ras, dan lainnya. Semua peduli untuk menjaga yang sehat dan mengobati yang sakit.
Baca juga:   Ada 14 Bahaya Lisan yang Harus Diperhatikan Manusia, Ini Rinciannya&amp;nbsp;
 
Kepada masyarakat Aceh, Menag juga berpesan tentang pentingnya penyesuaian atau adaptasi dengan kehidupan kenormalan baru (new normal). Setiap orang harus tetap produktif, tapi aman covid-19.
&quot;Adaptasi kebiasaan baru mengharuskan kita terbiasa dengan kehidupan bersih dan itu adalah ajaran Islam. Annadzafatu minal iman (kebersiahan itu bagian dari iman). Kita harus mengangkat ini sesering mungkin. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan,&quot; ucap Menag.
Dia juga mengajak masyarakat komitmen dan proaktif dalam mengembangkan Islam yang rahmatan lil alamin.
&quot;Semoga kita semua senantiasa dalam kesehatan,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
