<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Sebentar Lagi Indonesia Resesi, Waktu 1,5 Bulan Tak Cukup</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memprediksi kuartal III-2020 berada di kisaran 0% hingga minus 2%.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/08/28/620/2268917/6-fakta-sebentar-lagi-indonesia-resesi-waktu-1-5-bulan-tak-cukup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/08/28/620/2268917/6-fakta-sebentar-lagi-indonesia-resesi-waktu-1-5-bulan-tak-cukup"/><item><title>6 Fakta Sebentar Lagi Indonesia Resesi, Waktu 1,5 Bulan Tak Cukup</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/08/28/620/2268917/6-fakta-sebentar-lagi-indonesia-resesi-waktu-1-5-bulan-tak-cukup</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/08/28/620/2268917/6-fakta-sebentar-lagi-indonesia-resesi-waktu-1-5-bulan-tak-cukup</guid><pubDate>Sabtu 29 Agustus 2020 07:09 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/28/620/2268917/6-fakta-sebentar-lagi-indonesia-resesi-waktu-1-5-bulan-tak-cukup-p5ZlBG309K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/08/28/620/2268917/6-fakta-sebentar-lagi-indonesia-resesi-waktu-1-5-bulan-tak-cukup-Wf7hE7RJIy.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/28/620/2268917/6-fakta-sebentar-lagi-indonesia-resesi-waktu-1-5-bulan-tak-cukup-p5ZlBG309K.jpg</image><title>Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Indonesia semakin dekat dengan jurang resesi. Bahkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memprediksi kuartal III-2020 berada di kisaran 0% hingga minus 2%. Hal ini merupakan imbas pandemi virus Covid-19.
Dirinya mengatakan, adapun risiko tekanan pada pasar keuangan belum pulih. serta proyeksi pada tahun 2020 bisa minus 1,1% hingga 0%.
&quot;Kita memang melihat di kuartal III downside risk tetap menunjukkan risiko yang nyata, kuartal III outlook-nya antara 0% hingga negatif 2%,&quot; kata Sri Mulyani.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Akui Dampak Covid-19 Mengerikan, Buktinya Banyak Negara Resesi&amp;nbsp;
Dia melanjutkan berbagai negara mulai memperlihatkan kontraksi ekonomi yang semakin nyata, baik di negara maju maupun negara berkembang. Pertumbuhan ekonomi yang negatif, bahkan hingga menyentuh angka 2 digit ini, terjadi akibat ketidakpastian yang cukup tinggi terutama karena masih dibayangi oleh pandemi Covid-19.
Berikut adalah fakta mengenai ancaman resesi yang dirangkum Okezone, Sabtu (29/8/2020).
1.Sulit Menghindari Resesi
Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, bila dibandingkan kuartal II yang terkontraksi 5,32%, kuartal-III ada peluang perbaikan. Tapi untuk terhindar dalam jurang resesi itu sulit.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Resesi, Ini Tanda-Tanda dari Sri Mulyani
&quot;Saat ini kelihatannya sulit untuk menghindari resesi karena di kuartal-III secara realistis ekonomi akan tetap tumbuh negatif. Walaupun akan ada perbaikan yang cukup signifikan dari kuartal-II,&quot; kata Shinta.
2. Dampak Covid-19 Sangat Parah
Sri Mulyani pun mengakui bahwa pandemi memberi dampak sangat menakutkan. Sebab mempengaruhi seluruh sektor dari sosial, kesehatan, ekonomi dan terjadi di seluruh dunia.
&quot;Dampak Covid-19 sangat parah seperti terlihat dari kontraksi-kontraksi yang cukup signifikan terhadap perekonomian banyak negara,&quot; ujar Sri Mulyani.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yNy80LzEyMTg5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Indonesia semakin dekat dengan jurang resesi. Bahkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memprediksi kuartal III-2020 berada di kisaran 0% hingga minus 2%. Hal ini merupakan imbas pandemi virus Covid-19.
Dirinya mengatakan, adapun risiko tekanan pada pasar keuangan belum pulih. serta proyeksi pada tahun 2020 bisa minus 1,1% hingga 0%.
&quot;Kita memang melihat di kuartal III downside risk tetap menunjukkan risiko yang nyata, kuartal III outlook-nya antara 0% hingga negatif 2%,&quot; kata Sri Mulyani.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Akui Dampak Covid-19 Mengerikan, Buktinya Banyak Negara Resesi&amp;nbsp;
Dia melanjutkan berbagai negara mulai memperlihatkan kontraksi ekonomi yang semakin nyata, baik di negara maju maupun negara berkembang. Pertumbuhan ekonomi yang negatif, bahkan hingga menyentuh angka 2 digit ini, terjadi akibat ketidakpastian yang cukup tinggi terutama karena masih dibayangi oleh pandemi Covid-19.
Berikut adalah fakta mengenai ancaman resesi yang dirangkum Okezone, Sabtu (29/8/2020).
1.Sulit Menghindari Resesi
Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, bila dibandingkan kuartal II yang terkontraksi 5,32%, kuartal-III ada peluang perbaikan. Tapi untuk terhindar dalam jurang resesi itu sulit.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Resesi, Ini Tanda-Tanda dari Sri Mulyani
&quot;Saat ini kelihatannya sulit untuk menghindari resesi karena di kuartal-III secara realistis ekonomi akan tetap tumbuh negatif. Walaupun akan ada perbaikan yang cukup signifikan dari kuartal-II,&quot; kata Shinta.
2. Dampak Covid-19 Sangat Parah
Sri Mulyani pun mengakui bahwa pandemi memberi dampak sangat menakutkan. Sebab mempengaruhi seluruh sektor dari sosial, kesehatan, ekonomi dan terjadi di seluruh dunia.
&quot;Dampak Covid-19 sangat parah seperti terlihat dari kontraksi-kontraksi yang cukup signifikan terhadap perekonomian banyak negara,&quot; ujar Sri Mulyani.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yNy80LzEyMTg5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
