<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Akui Covid-19 Bikin Pengangguran dan Kemiskinan Naik Tajam</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa tingkat pengangguran dan kemiskinan mengalami kenaikan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/09/16/620/2278548/sri-mulyani-akui-covid-19-bikin-pengangguran-dan-kemiskinan-naik-tajam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/09/16/620/2278548/sri-mulyani-akui-covid-19-bikin-pengangguran-dan-kemiskinan-naik-tajam"/><item><title>Sri Mulyani Akui Covid-19 Bikin Pengangguran dan Kemiskinan Naik Tajam</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/09/16/620/2278548/sri-mulyani-akui-covid-19-bikin-pengangguran-dan-kemiskinan-naik-tajam</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/09/16/620/2278548/sri-mulyani-akui-covid-19-bikin-pengangguran-dan-kemiskinan-naik-tajam</guid><pubDate>Rabu 16 September 2020 11:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/16/620/2278548/sri-mulyani-akui-covid-19-bikin-pengangguran-dan-kemiskinan-naik-tajam-9xpKEKEgp0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/09/16/620/2278548/sri-mulyani-akui-covid-19-bikin-pengangguran-dan-kemiskinan-naik-tajam-ey0Waehctn.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/16/620/2278548/sri-mulyani-akui-covid-19-bikin-pengangguran-dan-kemiskinan-naik-tajam-9xpKEKEgp0.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa tingkat pengangguran dan kemiskinan mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan adanya wabah virus Corona atau Covid-19 yang menekan perekonomian Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, kenaikan angka kemiskinan dan pengangguran ini hampir mencapai 9,78% dan terbesar sepanjang sejarah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir Sebut Jumlah Kelas Menengah RI Susul Korsel
&quot;Covid-19 yang terjadi ini telah menaikan angka pengangguran dan kemiskinan dan ini menjadi pusat perhatian untuk meresponsnya. Di Indonesia sendiri sudah meningkat 9,4% dari sejarah Indonesia dan sekarang meningkat hingga 9,78%,&quot; jelas Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (16/9/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNS80LzEyMjY5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurutnya, pandemi covid-19 ini membuat tantangan ekonomi Indonesia cukup berat. Pasalnya, semua sektor ekonomi sangat tertekan dan membutuhkan perbaikan.
 
Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Mohon Maaf Sri Mulyani Tak Tambah Bansos
&quot;Kita melihat situasi covid itu berfokus pada masalah kesehatan dan konsekuensi covid-19 ini mencegah penyebaran dampak sosial dan sosial protection dan jaring pengamanan sosial yang menghadpai tantangan ekonomi dan usaha kecil menengah besar dan sektor keuangan,&quot; jelasnya.

Dia menambahkan akan menyeimbangkan kebutuhan covid-19 dengan membuat instrumen APBN untuk bisa digunakan dalam memulihkan ekonomi. Adapun Kementerian Keuangan akan mendesain belanja negara untuk memulihkan ekonimi Indonesia.

&quot;Desain dari sisi ekonomi ini bisa menghadapi fundamental ekonomi Indonesia,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa tingkat pengangguran dan kemiskinan mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan adanya wabah virus Corona atau Covid-19 yang menekan perekonomian Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, kenaikan angka kemiskinan dan pengangguran ini hampir mencapai 9,78% dan terbesar sepanjang sejarah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir Sebut Jumlah Kelas Menengah RI Susul Korsel
&quot;Covid-19 yang terjadi ini telah menaikan angka pengangguran dan kemiskinan dan ini menjadi pusat perhatian untuk meresponsnya. Di Indonesia sendiri sudah meningkat 9,4% dari sejarah Indonesia dan sekarang meningkat hingga 9,78%,&quot; jelas Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (16/9/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNS80LzEyMjY5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurutnya, pandemi covid-19 ini membuat tantangan ekonomi Indonesia cukup berat. Pasalnya, semua sektor ekonomi sangat tertekan dan membutuhkan perbaikan.
 
Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Mohon Maaf Sri Mulyani Tak Tambah Bansos
&quot;Kita melihat situasi covid itu berfokus pada masalah kesehatan dan konsekuensi covid-19 ini mencegah penyebaran dampak sosial dan sosial protection dan jaring pengamanan sosial yang menghadpai tantangan ekonomi dan usaha kecil menengah besar dan sektor keuangan,&quot; jelasnya.

Dia menambahkan akan menyeimbangkan kebutuhan covid-19 dengan membuat instrumen APBN untuk bisa digunakan dalam memulihkan ekonomi. Adapun Kementerian Keuangan akan mendesain belanja negara untuk memulihkan ekonimi Indonesia.

&quot;Desain dari sisi ekonomi ini bisa menghadapi fundamental ekonomi Indonesia,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
