<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Manufaktur Bisa Bangkit di Tengah Krisis</title><description>Sektor industri manufaktur nasional dapat kembali bangkit di tengah krisis ekonomi dampak Covid-19.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/09/24/620/2282966/industri-manufaktur-bisa-bangkit-di-tengah-krisis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/09/24/620/2282966/industri-manufaktur-bisa-bangkit-di-tengah-krisis"/><item><title>Industri Manufaktur Bisa Bangkit di Tengah Krisis</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/09/24/620/2282966/industri-manufaktur-bisa-bangkit-di-tengah-krisis</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/09/24/620/2282966/industri-manufaktur-bisa-bangkit-di-tengah-krisis</guid><pubDate>Kamis 24 September 2020 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/24/620/2282966/industri-manufaktur-bisa-bangkit-di-tengah-krisis-p7RBQhK42A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/09/24/620/2282966/industri-manufaktur-bisa-bangkit-di-tengah-krisis-bHjksnFY5e.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/24/620/2282966/industri-manufaktur-bisa-bangkit-di-tengah-krisis-p7RBQhK42A.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sektor industri manufaktur nasional dapat kembali bangkit di tengah krisis ekonomi dampak Covid-19. Pasalnya, kini banyak konsumen yang mulai beralih menyukai pasar yang menghadirkan berbagai produk-produk lokal.
&quot;Hasil survei McKinsey menunjukkan 69 responden menggunakan produk lokal selama masa pandemi,&quot; kata Ekonom sekaligus Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Mukhaer Pakkana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga: Ini Rahasia China Berhasil Atasi Krisis Ekonomi saat Covid-19
 
Menurut dia, pemicu peralihan industri itu lantaran tidak adanya persaingan, tenaga kerja terampil dan pelarian modal serta perubahan pola belanja masyarakat dari barang commodity ke jasa pleasure.&amp;nbsp;
&quot;Kecenderungan merosotnya kontribusi industri manufaktur, juga bisa dilihat dari angka Purchasing Manufacturing Index (PMI) Bank Indonesia sebesar 28,55% pada triwulan II-2020 turun dari 45,64% pada triwulan I-2020 dan 52,66% pada triwulan II-2019,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Uang Ratusan Triliun Dihabiskan demi Pulihkan Ekonomi Asia
 
Dia mengimbau pemerintah untuk melakukan pribumisasi industri dengan menerapkan teknologi produksi yang mengurangi ketergantungan impor dan mengembangkan produk lokal.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kembangkan ekonomi 'Dari Kita, Oleh Kita, dan Untuk Kita' dengan berbasis Communiy Marketplace,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yMi80LzEyMjgyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Sektor industri manufaktur nasional dapat kembali bangkit di tengah krisis ekonomi dampak Covid-19. Pasalnya, kini banyak konsumen yang mulai beralih menyukai pasar yang menghadirkan berbagai produk-produk lokal.
&quot;Hasil survei McKinsey menunjukkan 69 responden menggunakan produk lokal selama masa pandemi,&quot; kata Ekonom sekaligus Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Mukhaer Pakkana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga: Ini Rahasia China Berhasil Atasi Krisis Ekonomi saat Covid-19
 
Menurut dia, pemicu peralihan industri itu lantaran tidak adanya persaingan, tenaga kerja terampil dan pelarian modal serta perubahan pola belanja masyarakat dari barang commodity ke jasa pleasure.&amp;nbsp;
&quot;Kecenderungan merosotnya kontribusi industri manufaktur, juga bisa dilihat dari angka Purchasing Manufacturing Index (PMI) Bank Indonesia sebesar 28,55% pada triwulan II-2020 turun dari 45,64% pada triwulan I-2020 dan 52,66% pada triwulan II-2019,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Uang Ratusan Triliun Dihabiskan demi Pulihkan Ekonomi Asia
 
Dia mengimbau pemerintah untuk melakukan pribumisasi industri dengan menerapkan teknologi produksi yang mengurangi ketergantungan impor dan mengembangkan produk lokal.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kembangkan ekonomi 'Dari Kita, Oleh Kita, dan Untuk Kita' dengan berbasis Communiy Marketplace,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yMi80LzEyMjgyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
