<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Indonesia Menuju Resesi, Nomor 3 Peringatan Keras</title><description>Perekonomian Indonesia dalam bayang-bayang resesi pada kuartal III-2020. Ekonomi RI diprediksi minus 2,9% pada kuartal III 2020.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/09/25/620/2283858/5-fakta-indonesia-menuju-resesi-nomor-3-peringatan-keras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/09/25/620/2283858/5-fakta-indonesia-menuju-resesi-nomor-3-peringatan-keras"/><item><title>5 Fakta Indonesia Menuju Resesi, Nomor 3 Peringatan Keras</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/09/25/620/2283858/5-fakta-indonesia-menuju-resesi-nomor-3-peringatan-keras</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/09/25/620/2283858/5-fakta-indonesia-menuju-resesi-nomor-3-peringatan-keras</guid><pubDate>Sabtu 26 September 2020 07:10 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/25/620/2283858/5-fakta-indonesia-menuju-resesi-nomor-3-peringatan-keras-4hgth6M8Iw.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/09/25/620/2283858/5-fakta-indonesia-menuju-resesi-nomor-3-peringatan-keras-aLpMRJi3Ag.jpeg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/25/620/2283858/5-fakta-indonesia-menuju-resesi-nomor-3-peringatan-keras-4hgth6M8Iw.jpeg</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perekonomian Indonesia dalam bayang-bayang resesi pada kuartal III-2020. Ekonomi RI diprediksi minus 2,9% pada kuartal III 2020.
Ekonomi Indonesia akan resesi karena pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia minus 5,32%. Pengertian resesi adalah pertumbuhan ekonomi dua kuartal berturut-turut mengalami minus.
Meski ekonomi Indonesia minus 5,32% pada kuartal II-2020, kontraksi ekonomi Indonesia yang disebabkan Covid-19 tidak lah begitu parah jika dibandingkan negara lain. Apalagi pada kuartal I-2020, ekonomi Indonesia masih tumbuh positif 2,97%.
Berikut adalah fakta mengenai ancaman resesi yang dirangkum Okezone, Sabtu (25/9/2020).
Baca juga: Revisi Lagi, Ekonomi Indonesia 2020 Diproyeksi Minus 1,7%
1. Ekonomi Negatif hingga Akhir Tahun
 
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan ekonomi Indonesia bakal tetap tumbuh negatif hingga kuartal IV-2020. Menurut kemungkinan terburuknya, pertumbuhan ekonomi nasional 2020 bisa mencapai minus 1%.&amp;nbsp;
Artinya, dalam kuartal III dan IV, ekonomi Indonesia akan mengalami negatif. Hal ini seiring, kontraksi perekonomian yang terjadi di setiap negara selama masa pandemi Covid-19 saat ini.
Baca juga: Sri Mulyani: Semua Negara Bakal Resesi
2. Pendapatan dan Belanja Turun
 
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja negara sampai akhir Agustus 2020 sebesar Rp1.534,66 triliun atau sekitar 56,03% dari pagu dalam Perpres 72/2020. Sedangkan, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp661,84 triliun atau 62,74% per Agustus 2020. Sementara belanja daerah mencapai Rp533,73 triliun.&amp;nbsp;
Sementara itu, belanja negara tersebut meliputi realisasi belanja pemerintah pusat sebesar Rp977,31 triliun dan realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp557,35 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNS80LzEyMjkwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Perekonomian Indonesia dalam bayang-bayang resesi pada kuartal III-2020. Ekonomi RI diprediksi minus 2,9% pada kuartal III 2020.
Ekonomi Indonesia akan resesi karena pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia minus 5,32%. Pengertian resesi adalah pertumbuhan ekonomi dua kuartal berturut-turut mengalami minus.
Meski ekonomi Indonesia minus 5,32% pada kuartal II-2020, kontraksi ekonomi Indonesia yang disebabkan Covid-19 tidak lah begitu parah jika dibandingkan negara lain. Apalagi pada kuartal I-2020, ekonomi Indonesia masih tumbuh positif 2,97%.
Berikut adalah fakta mengenai ancaman resesi yang dirangkum Okezone, Sabtu (25/9/2020).
Baca juga: Revisi Lagi, Ekonomi Indonesia 2020 Diproyeksi Minus 1,7%
1. Ekonomi Negatif hingga Akhir Tahun
 
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan ekonomi Indonesia bakal tetap tumbuh negatif hingga kuartal IV-2020. Menurut kemungkinan terburuknya, pertumbuhan ekonomi nasional 2020 bisa mencapai minus 1%.&amp;nbsp;
Artinya, dalam kuartal III dan IV, ekonomi Indonesia akan mengalami negatif. Hal ini seiring, kontraksi perekonomian yang terjadi di setiap negara selama masa pandemi Covid-19 saat ini.
Baca juga: Sri Mulyani: Semua Negara Bakal Resesi
2. Pendapatan dan Belanja Turun
 
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja negara sampai akhir Agustus 2020 sebesar Rp1.534,66 triliun atau sekitar 56,03% dari pagu dalam Perpres 72/2020. Sedangkan, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp661,84 triliun atau 62,74% per Agustus 2020. Sementara belanja daerah mencapai Rp533,73 triliun.&amp;nbsp;
Sementara itu, belanja negara tersebut meliputi realisasi belanja pemerintah pusat sebesar Rp977,31 triliun dan realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp557,35 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNS80LzEyMjkwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
