<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akhiri Kerugian, Harga Minyak Dunia Naik</title><description>Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada perdagangan kemarin. Harga  minyak naik sekaligus menutup beberapa kerugian pekan lalu.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/09/29/620/2285351/akhiri-kerugian-harga-minyak-dunia-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/09/29/620/2285351/akhiri-kerugian-harga-minyak-dunia-naik"/><item><title>Akhiri Kerugian, Harga Minyak Dunia Naik</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/09/29/620/2285351/akhiri-kerugian-harga-minyak-dunia-naik</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/09/29/620/2285351/akhiri-kerugian-harga-minyak-dunia-naik</guid><pubDate>Selasa 29 September 2020 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/29/620/2285351/akhiri-kerugian-harga-minyak-dunia-naik-xCm9zGOBc7.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/09/29/620/2285351/akhiri-kerugian-harga-minyak-dunia-naik-Owzlt2W2R3.jpeg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/29/620/2285351/akhiri-kerugian-harga-minyak-dunia-naik-xCm9zGOBc7.jpeg</image><title>Harga minyak (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada perdagangan kemarin. Harga minyak naik sekaligus menutup beberapa kerugian pekan lalu.
West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik 35 sen menjadi menetap di USD40,60 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman November naik 51 sen menjadi USD42,43 per barel di London ICE Futures Exchange, dilansir dari Xinhua, Selasa (29/9/2020).
Baca juga: Dolar Perkasa Buat Harga Minyak Dunia Anjlok
Analis energi di Commerzbank Research Carsten Fritsch mengatakan minat investor yang tinggi memberikan dukungan untuk harga, karena posisi beli bersih spekulatif di Brent dan WTI keduanya naik tajam baru-baru ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOS8xNS8xLzEyMDc1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Fritsch juga mengatakan bahwa &quot;risiko penurunan harga tidak dapat diabaikan,&quot; karena kekhawatiran permintaan yang dipicu pandemi dan risiko pembaruan kelebihan pasokan tetap ada.
Baca juga: Harga Minyak Dunia Merangkak Naik 
Untuk pekan yang berakhir Jumat, minyak mentah WTI turun 2,6%, berdasarkan kontrak bulan depan, sementara patokan global Brent tergelincir hampir 2,9%.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada perdagangan kemarin. Harga minyak naik sekaligus menutup beberapa kerugian pekan lalu.
West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik 35 sen menjadi menetap di USD40,60 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman November naik 51 sen menjadi USD42,43 per barel di London ICE Futures Exchange, dilansir dari Xinhua, Selasa (29/9/2020).
Baca juga: Dolar Perkasa Buat Harga Minyak Dunia Anjlok
Analis energi di Commerzbank Research Carsten Fritsch mengatakan minat investor yang tinggi memberikan dukungan untuk harga, karena posisi beli bersih spekulatif di Brent dan WTI keduanya naik tajam baru-baru ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOS8xNS8xLzEyMDc1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Fritsch juga mengatakan bahwa &quot;risiko penurunan harga tidak dapat diabaikan,&quot; karena kekhawatiran permintaan yang dipicu pandemi dan risiko pembaruan kelebihan pasokan tetap ada.
Baca juga: Harga Minyak Dunia Merangkak Naik 
Untuk pekan yang berakhir Jumat, minyak mentah WTI turun 2,6%, berdasarkan kontrak bulan depan, sementara patokan global Brent tergelincir hampir 2,9%.</content:encoded></item></channel></rss>
