<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Molornya Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang</title><description>Jalan Tol Layang Dalam Kota Kelapa Gading-Pulo Gebang molor dari target.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/10/18/620/2295558/6-fakta-molornya-tol-kelapa-gading-pulo-gebang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/10/18/620/2295558/6-fakta-molornya-tol-kelapa-gading-pulo-gebang"/><item><title>6 Fakta Molornya Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/10/18/620/2295558/6-fakta-molornya-tol-kelapa-gading-pulo-gebang</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/10/18/620/2295558/6-fakta-molornya-tol-kelapa-gading-pulo-gebang</guid><pubDate>Senin 19 Oktober 2020 07:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/18/620/2295558/6-fakta-molornya-tol-kelapa-gading-pulo-gebang-zCOqEaTn9Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/10/18/620/2295558/6-fakta-molornya-tol-kelapa-gading-pulo-gebang-9BN6HNIcrO.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/18/620/2295558/6-fakta-molornya-tol-kelapa-gading-pulo-gebang-zCOqEaTn9Y.jpg</image><title>Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengerjakan pembangunan Jalan Tol Layang Dalam Kota Kelapa Gading-Pulo Gebang.

Namun, pembangunan yang dimulai 2017 itu molor dari target yang seharusnya selesai pada tahun lalu.

Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta, Jakarta, Senin (19/10/2020).

1. Ditargetkan Selesai Juni 2021

Kementerian PUPR menargetkan pembangunan Jalan Tol Layang Dalam Kota Kelapa Gading-Pulo Gebang pada Juni 2021.

2. Pekerjaan Baru Mencapai 71%

Ruas Tol Kelapa Gading &amp;ndash; Pulo Gebang pembangunannya dimulai sejak Februari 2017 kini progresnya mencapai 71% dengan sisa pekerjaan struktur pilar sebesar 90 buah pilar dari total 384 buah pilar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bos BI Cermati Dampak Covid-19 ke Ekonomi Tiap Hari&amp;nbsp;
3. Alasan Pengerjaan Jadi Molor
&amp;nbsp;
Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menyebut ada beberapa kendala yang meenyebabkan penyelesaian pembangunan tol itu selesai di 2021. Seperti pembebasan lahan tambahan, relokasi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT-150 kV), dan utilitas-utilitas lainnya.

Kemudian, lanjut dia, ada pipa gas, pipa air bersih, saluran kabel tegangan menengah, dan saluran sistribusi/ jaringan tegangan rendah. Beberapa utilitas dimaksud berada pada lahan yang belum bebas tersebut.

&quot;Pembebasan lahan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sejak tahun 2017 dapat diselesaikan 100% pada bulan September 2019. Sedangkan untuk pembersihan lapangan dan pembongkaran bangunan ditargetkan selesai pada akhir bulan Oktober 2020,&quot; kata Endra beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/05/10/63819/325075_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pengerjaan Jalan Tol Ruas Serpong-Cinere di Tengah Pemberlakuan PSBB&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengerjakan pembangunan Jalan Tol Layang Dalam Kota Kelapa Gading-Pulo Gebang.

Namun, pembangunan yang dimulai 2017 itu molor dari target yang seharusnya selesai pada tahun lalu.

Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta, Jakarta, Senin (19/10/2020).

1. Ditargetkan Selesai Juni 2021

Kementerian PUPR menargetkan pembangunan Jalan Tol Layang Dalam Kota Kelapa Gading-Pulo Gebang pada Juni 2021.

2. Pekerjaan Baru Mencapai 71%

Ruas Tol Kelapa Gading &amp;ndash; Pulo Gebang pembangunannya dimulai sejak Februari 2017 kini progresnya mencapai 71% dengan sisa pekerjaan struktur pilar sebesar 90 buah pilar dari total 384 buah pilar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bos BI Cermati Dampak Covid-19 ke Ekonomi Tiap Hari&amp;nbsp;
3. Alasan Pengerjaan Jadi Molor
&amp;nbsp;
Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menyebut ada beberapa kendala yang meenyebabkan penyelesaian pembangunan tol itu selesai di 2021. Seperti pembebasan lahan tambahan, relokasi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT-150 kV), dan utilitas-utilitas lainnya.

Kemudian, lanjut dia, ada pipa gas, pipa air bersih, saluran kabel tegangan menengah, dan saluran sistribusi/ jaringan tegangan rendah. Beberapa utilitas dimaksud berada pada lahan yang belum bebas tersebut.

&quot;Pembebasan lahan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sejak tahun 2017 dapat diselesaikan 100% pada bulan September 2019. Sedangkan untuk pembersihan lapangan dan pembongkaran bangunan ditargetkan selesai pada akhir bulan Oktober 2020,&quot; kata Endra beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/05/10/63819/325075_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pengerjaan Jalan Tol Ruas Serpong-Cinere di Tengah Pemberlakuan PSBB&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
