<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ekonomi RI dan Beberapa Negara Pulih Cepat pada Kuartal III</title><description>Perbaikan ekonomi global tergantung bagaimana suatu negara mengatasi dampak pandemi virus corona.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/10/19/620/2295875/ekonomi-ri-dan-beberapa-negara-pulih-cepat-pada-kuartal-iii</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/10/19/620/2295875/ekonomi-ri-dan-beberapa-negara-pulih-cepat-pada-kuartal-iii"/><item><title> Ekonomi RI dan Beberapa Negara Pulih Cepat pada Kuartal III</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/10/19/620/2295875/ekonomi-ri-dan-beberapa-negara-pulih-cepat-pada-kuartal-iii</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/10/19/620/2295875/ekonomi-ri-dan-beberapa-negara-pulih-cepat-pada-kuartal-iii</guid><pubDate>Senin 19 Oktober 2020 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/19/620/2295875/ekonomi-ri-dan-beberapa-negara-pulih-cepat-pada-kuartal-iii-M0wyUuy9Uo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/10/19/620/2295875/ekonomi-ri-dan-beberapa-negara-pulih-cepat-pada-kuartal-iii-WXKG6Li8NJ.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/19/620/2295875/ekonomi-ri-dan-beberapa-negara-pulih-cepat-pada-kuartal-iii-M0wyUuy9Uo.jpg</image><title>Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perbaikan ekonomi global tergantung bagaimana suatu negara mengatasi dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal ini terlihat pada ekonomi Indonesia yang dinilai mulai membaik. Hal ini berdasarkan proyeksi World Bank-IMF pekan ini bahwa kontraksi ekonomi pada tahun ini tidak sedalam yang terjadi pada Juni 2020.

&amp;ldquo;Risiko utama tetap sama apakah Covid-19 bisa dikelola, terutama ancaman second wave dan apakah ketersediaan vaksin berjalan sesuai dengan yang diharapkan,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (19/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Mulai Pulih, Buktinya Apa?&amp;nbsp;
Sri Mulyani melanjutkan dari hasil pertemuan World Bank-IMF tahunan, IMF meramalkan ekonomi global yang mengalami kontraksi minus 5,2% pada Juni diperkirakan akan mereda menjadi minus 4,4% tahun ini. Artinya, beberapa negara akan mengalami percepatan pemulihan pada kuartal III.

&quot;Lembaga internasional lainnya, seperti OECD juga memproyeksi ekonomi global minus 4,5% tahun ini. Artinya, mereda jika dibandingkan pada Juni yang minus hingga 7,6%,&quot; katanya.

Dia memaparkan, proyeksi dari IMF, OECD, dan World Bank, perekonomian dunia tahun depan diperkirakan tumbuh di kisaran 4,2-5,2%. &quot;IMF memproyeksi ekonomi global tumbuh 5,2%, OECD 5%, dan World Bank 4,2%,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/bdGG2g1LCzE&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Perbaikan ekonomi global tergantung bagaimana suatu negara mengatasi dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal ini terlihat pada ekonomi Indonesia yang dinilai mulai membaik. Hal ini berdasarkan proyeksi World Bank-IMF pekan ini bahwa kontraksi ekonomi pada tahun ini tidak sedalam yang terjadi pada Juni 2020.

&amp;ldquo;Risiko utama tetap sama apakah Covid-19 bisa dikelola, terutama ancaman second wave dan apakah ketersediaan vaksin berjalan sesuai dengan yang diharapkan,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (19/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Mulai Pulih, Buktinya Apa?&amp;nbsp;
Sri Mulyani melanjutkan dari hasil pertemuan World Bank-IMF tahunan, IMF meramalkan ekonomi global yang mengalami kontraksi minus 5,2% pada Juni diperkirakan akan mereda menjadi minus 4,4% tahun ini. Artinya, beberapa negara akan mengalami percepatan pemulihan pada kuartal III.

&quot;Lembaga internasional lainnya, seperti OECD juga memproyeksi ekonomi global minus 4,5% tahun ini. Artinya, mereda jika dibandingkan pada Juni yang minus hingga 7,6%,&quot; katanya.

Dia memaparkan, proyeksi dari IMF, OECD, dan World Bank, perekonomian dunia tahun depan diperkirakan tumbuh di kisaran 4,2-5,2%. &quot;IMF memproyeksi ekonomi global tumbuh 5,2%, OECD 5%, dan World Bank 4,2%,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/bdGG2g1LCzE&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
