<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Banyak Paket Stimulus untuk Wanita Selama Covid-19</title><description>Pemerintah terus mengguyur stimulus ekonomi dalam memulihkan ekonomi Indonesia.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/11/18/620/2311462/sri-mulyani-banyak-paket-stimulus-untuk-wanita-selama-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/11/18/620/2311462/sri-mulyani-banyak-paket-stimulus-untuk-wanita-selama-covid-19"/><item><title>Sri Mulyani: Banyak Paket Stimulus untuk Wanita Selama Covid-19</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/11/18/620/2311462/sri-mulyani-banyak-paket-stimulus-untuk-wanita-selama-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/11/18/620/2311462/sri-mulyani-banyak-paket-stimulus-untuk-wanita-selama-covid-19</guid><pubDate>Rabu 18 November 2020 10:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/18/620/2311462/sri-mulyani-banyak-paket-stimulus-untuk-wanita-selama-covid-19-OoHZacvgam.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/11/18/620/2311462/sri-mulyani-banyak-paket-stimulus-untuk-wanita-selama-covid-19-7eQ8AtfS22.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/18/620/2311462/sri-mulyani-banyak-paket-stimulus-untuk-wanita-selama-covid-19-OoHZacvgam.jpg</image><title>Sri Mulyani (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah terus mengguyur stimulus ekonomi dalam memulihkan ekonomi Indonesia. Hal ini untuk meredam dampak ekonomi dari wabah virus Corona atau Covid-19.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan telah memberikan banyak dukungan untuk usaha kecil menengah. Terutama mempekerjakan wanita 95% atau bahkan 96% dengan memberikan tambahan modal dan pinjaman.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi RI 6% Butuh Investasi Rp4.983 Triliun
&quot;Jadi kami menempatkan sumber daya tambahan untuk memberikan akses tambahan modal, tetapi juga untuk pinjaman yang ada mereka dibebaskan dari pembayaran bunga, serta restrukturisasi,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (18/11/2020).

Kata dia, banyak sektor informal yang terpukul oleh wabah ini ketika semua orang bekerja dari rumah, tidak ada sekolah. Jadi semua sektor informal ini terkena dampak langsung.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bos BI Bocorkan Kunci Pemulihan Ekonomi
&quot;Tidak membayar pokok mereka hingga enam bahkan delapan bulan, kami memiliki relaksasi, atau kesabaran peraturan untuk sektor keuangan, Anda menyebutkan tentang utang, krisis ini bukan hanya tentang krisis rumah,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah terus mengguyur stimulus ekonomi dalam memulihkan ekonomi Indonesia. Hal ini untuk meredam dampak ekonomi dari wabah virus Corona atau Covid-19.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan telah memberikan banyak dukungan untuk usaha kecil menengah. Terutama mempekerjakan wanita 95% atau bahkan 96% dengan memberikan tambahan modal dan pinjaman.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi RI 6% Butuh Investasi Rp4.983 Triliun
&quot;Jadi kami menempatkan sumber daya tambahan untuk memberikan akses tambahan modal, tetapi juga untuk pinjaman yang ada mereka dibebaskan dari pembayaran bunga, serta restrukturisasi,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (18/11/2020).

Kata dia, banyak sektor informal yang terpukul oleh wabah ini ketika semua orang bekerja dari rumah, tidak ada sekolah. Jadi semua sektor informal ini terkena dampak langsung.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bos BI Bocorkan Kunci Pemulihan Ekonomi
&quot;Tidak membayar pokok mereka hingga enam bahkan delapan bulan, kami memiliki relaksasi, atau kesabaran peraturan untuk sektor keuangan, Anda menyebutkan tentang utang, krisis ini bukan hanya tentang krisis rumah,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
