<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada UU Cipta Kerja, Ini 9 Manfaat untuk UMKM</title><description>UU Ciptaker ternyata memberikan keuntungan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/12/02/620/2320255/ada-uu-cipta-kerja-ini-9-manfaat-untuk-umkm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/12/02/620/2320255/ada-uu-cipta-kerja-ini-9-manfaat-untuk-umkm"/><item><title>Ada UU Cipta Kerja, Ini 9 Manfaat untuk UMKM</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/12/02/620/2320255/ada-uu-cipta-kerja-ini-9-manfaat-untuk-umkm</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/12/02/620/2320255/ada-uu-cipta-kerja-ini-9-manfaat-untuk-umkm</guid><pubDate>Rabu 02 Desember 2020 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/02/620/2320255/ada-uu-cipta-kerja-ini-9-manfaat-untuk-umkm-3a5S3X40Ah.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/12/02/620/2320255/ada-uu-cipta-kerja-ini-9-manfaat-untuk-umkm-0T0GKhIlEm.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/02/620/2320255/ada-uu-cipta-kerja-ini-9-manfaat-untuk-umkm-3a5S3X40Ah.jpg</image><title>UMKM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Keberadaan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) ternyata memberikan keuntungan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebab, ada sejumlah pasal di UU sapu jagat tersebut yang memberi akses dukungan, kemudahan berusaha, perlindungan dan pemberdayaan bagi UMKM.

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi UKM Ahmad Zabadi mengatakan, ada sembilan manfaat positif yang bakal diraup sektor Koperasi dan UMKM atas implementasi UU Cipta Kerja ini.

&quot;Melalui UU Cipta Kerja pemerintah memberi kemudahan berusaha, perlindungan dan pemberdayaan. Ada 9 kemudahan yang akan di berikan (UU Cipta Kerja),&quot; tuturnya di Jakarta, Rabu (2/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ingat Krisis 1998, UMKM Penyelamat Ekonomi RI Bukan Konglomerat&amp;nbsp;
Pertama, izin tunggal bagi UMKM. Sehingga, pelaku UMKM kini hanya cukup mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB). &quot;NIB berlaku untuk semua kegiatan usaha (UMKM) mulai izin usaha, izin edar, standar nasional Indonesia (SNI), hingga sertifikasi produk halal,&quot; paparnya.

Kedua, ketentuan insentif oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah bagi perusahaan besar yang bermitra dengan UMKM. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya persaingan bisnis. Ketiga, pengelolaan terpadu UMKM melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan stakeholders terkait pendampingan berupa dukungan manajemen, SDM, anggaran dan penyediaan prasarana dan sarana.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMS82Ny8xMjQzOTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Keberadaan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) ternyata memberikan keuntungan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebab, ada sejumlah pasal di UU sapu jagat tersebut yang memberi akses dukungan, kemudahan berusaha, perlindungan dan pemberdayaan bagi UMKM.

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi UKM Ahmad Zabadi mengatakan, ada sembilan manfaat positif yang bakal diraup sektor Koperasi dan UMKM atas implementasi UU Cipta Kerja ini.

&quot;Melalui UU Cipta Kerja pemerintah memberi kemudahan berusaha, perlindungan dan pemberdayaan. Ada 9 kemudahan yang akan di berikan (UU Cipta Kerja),&quot; tuturnya di Jakarta, Rabu (2/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ingat Krisis 1998, UMKM Penyelamat Ekonomi RI Bukan Konglomerat&amp;nbsp;
Pertama, izin tunggal bagi UMKM. Sehingga, pelaku UMKM kini hanya cukup mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB). &quot;NIB berlaku untuk semua kegiatan usaha (UMKM) mulai izin usaha, izin edar, standar nasional Indonesia (SNI), hingga sertifikasi produk halal,&quot; paparnya.

Kedua, ketentuan insentif oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah bagi perusahaan besar yang bermitra dengan UMKM. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya persaingan bisnis. Ketiga, pengelolaan terpadu UMKM melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan stakeholders terkait pendampingan berupa dukungan manajemen, SDM, anggaran dan penyediaan prasarana dan sarana.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMS82Ny8xMjQzOTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
