<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga, Penyaluran Kredit Bank Minus</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit pada November 2020 yang disalurkan oleh perbankan masih melanjutkan kontraksi.</description><link>https://www.okezone.com/read/2020/12/30/620/2336263/astaga-penyaluran-kredit-bank-minus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2020/12/30/620/2336263/astaga-penyaluran-kredit-bank-minus"/><item><title>Astaga, Penyaluran Kredit Bank Minus</title><link>https://www.okezone.com/read/2020/12/30/620/2336263/astaga-penyaluran-kredit-bank-minus</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2020/12/30/620/2336263/astaga-penyaluran-kredit-bank-minus</guid><pubDate>Rabu 30 Desember 2020 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/30/620/2336263/astaga-penyaluran-kredit-bank-minus-fJclheYkhe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kredit (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2020/12/30/620/2336263/astaga-penyaluran-kredit-bank-minus-dhRt7yC19o.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/30/620/2336263/astaga-penyaluran-kredit-bank-minus-fJclheYkhe.jpg</image><title>Kredit (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit pada November  2020 yang disalurkan oleh perbankan masih melanjutkan kontraksi. Penyaluran kredit pada November  2020 tercatat sebesar Rp5.453,9 triliun atau tumbuh negatif -1,7 % ( yoy), lebih dalam bila dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya (-0,9%, yoy).

Direktur Komunikasi BI Erwin Haryanto mengatak penurunan penyaluran kredit disebabkan penurunan kredit kepada debitur korporasi.

&quot;Kredit kepada korporasi tercatat turun lebih dalam, dari -1,6% (yoy) pada Oktober  2020 menjadi (-3,4 yoy) pada November 2020,&quot; katanya di Jakarta, Rabu (30/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Catat Kredit Properti Naik 3,7%, Terbanyak KPR Rumah Tipe 72&amp;nbsp;
Sedangkan pada penyaluran kredit pada debitur perorangan mengalami peningkatan dari 0,6% menjadi 0,7%.  Berdasarkan jenis  pengunaanya, penyaluran kredit modal kerja (KMK) masih menunjukkan pertumbuhan negatif minus 3,8% pada November.  Terutama pada industri pengolahan dan sektor perdagangan hotel dan restoran (PHR)

Lalu, KMK sektor industri pengolahan pada November mencapai negatif minus 0,4%.  Penurunan tersebut terutama terjadi pada industri pupuk khususnya di Jawa Timur. Sementara KMK sektor PHR juga rumbuh negatif minus 4,9%.

&quot; KMK PHRI disumbang dari penurunan KMK subsektor penjualan mobil di DKI Jakarta serta Jawa Tengah,&quot; jelasnya
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit pada November  2020 yang disalurkan oleh perbankan masih melanjutkan kontraksi. Penyaluran kredit pada November  2020 tercatat sebesar Rp5.453,9 triliun atau tumbuh negatif -1,7 % ( yoy), lebih dalam bila dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya (-0,9%, yoy).

Direktur Komunikasi BI Erwin Haryanto mengatak penurunan penyaluran kredit disebabkan penurunan kredit kepada debitur korporasi.

&quot;Kredit kepada korporasi tercatat turun lebih dalam, dari -1,6% (yoy) pada Oktober  2020 menjadi (-3,4 yoy) pada November 2020,&quot; katanya di Jakarta, Rabu (30/12/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Catat Kredit Properti Naik 3,7%, Terbanyak KPR Rumah Tipe 72&amp;nbsp;
Sedangkan pada penyaluran kredit pada debitur perorangan mengalami peningkatan dari 0,6% menjadi 0,7%.  Berdasarkan jenis  pengunaanya, penyaluran kredit modal kerja (KMK) masih menunjukkan pertumbuhan negatif minus 3,8% pada November.  Terutama pada industri pengolahan dan sektor perdagangan hotel dan restoran (PHR)

Lalu, KMK sektor industri pengolahan pada November mencapai negatif minus 0,4%.  Penurunan tersebut terutama terjadi pada industri pupuk khususnya di Jawa Timur. Sementara KMK sektor PHR juga rumbuh negatif minus 4,9%.

&quot; KMK PHRI disumbang dari penurunan KMK subsektor penjualan mobil di DKI Jakarta serta Jawa Tengah,&quot; jelasnya
</content:encoded></item></channel></rss>
