<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Hal Ini, Dybala Tak Layak Disebut Pemain Hebat</title><description>Dybala tak layak disebut sebagai pemain hebat karena hal ini.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/01/10/620/2341780/gara-gara-hal-ini-dybala-tak-layak-disebut-pemain-hebat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/01/10/620/2341780/gara-gara-hal-ini-dybala-tak-layak-disebut-pemain-hebat"/><item><title>Gara-Gara Hal Ini, Dybala Tak Layak Disebut Pemain Hebat</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/01/10/620/2341780/gara-gara-hal-ini-dybala-tak-layak-disebut-pemain-hebat</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/01/10/620/2341780/gara-gara-hal-ini-dybala-tak-layak-disebut-pemain-hebat</guid><pubDate>Minggu 10 Januari 2021 04:31 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/10/620/2341780/gara-gara-hal-ini-dybala-tak-layak-disebut-pemain-hebat-nJGXua9c91.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paulo Dybala (Foto: Alberto Lingria/REUTERS)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/01/10/620/2341780/gara-gara-hal-ini-dybala-tak-layak-disebut-pemain-hebat-x6vw4Bc3Vo.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/10/620/2341780/gara-gara-hal-ini-dybala-tak-layak-disebut-pemain-hebat-nJGXua9c91.jpg</image><title>Paulo Dybala (Foto: Alberto Lingria/REUTERS)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Legenda tim nasional (Timnas) Italia, Antonio Cassano, memberikan pandangannya soal kiprah Paulo Dybala sebagai pesepakbola profesional. Cassano menilai bahwa pemain Juventus itu tak layak dinobatkan sebagai salah satu yang terhebat, lantaran tak mempunyai kekuatan mental.
Sebagaimana diketahui, Dybala sendiri resmi bergabung dengan Juve pada jendela transfer musim panas 2015. Ya, manajemen Bianconeri &amp;ndash;julukan Juve&amp;ndash; berhasil mendaratkan Dybala dari Palermo dengan mahar sebesar 691 miliar.
Pada awal kehadirannya di Turin, banyak penggemar Juve yang menyambut Dybala. Bahkan tidak sedikit yang memprediksi bahwa Dybala bakal menjadi salah satu pemain terbesar yang pernah dimiliki Juve sepanjang sejarah mereka.

Prediksi tersebut pun semakin kuat menjadi kenyataan setelah Dybala tampil mengesankan bersama Juve pada musim debutnya. Ya, personel tim nasional (Timnas) Argentina tersebut berhasil menorehkan 23 gol serta tujuh assist dari 46 laga bersama Juve.
Baca Juga:&amp;nbsp;Live Streaming Juventus vs Sassuolo Bisa Disaksikan di RCTI+
Akan tetapi performa Dybala justru mengalami penurunan di musim-musim berikutnya. Bahkan pada musim 2020-2021, Dybala baru mencetak dua gol dari 13 pertandingan yang dijalaninya bersama skuad asuhan Andrea Pirlo tersebut.
Performa minor yang ditunjukkan Dybala pun membuat banyak penggemar Juve kecewa. Terlebih banyak dari mereka yang mengharapkan Dybala bisa belajar banyak dari seorang Cristiano Ronaldo dalam urusan mencetak gol.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Legenda tim nasional (Timnas) Italia, Antonio Cassano, memberikan pandangannya soal kiprah Paulo Dybala sebagai pesepakbola profesional. Cassano menilai bahwa pemain Juventus itu tak layak dinobatkan sebagai salah satu yang terhebat, lantaran tak mempunyai kekuatan mental.
Sebagaimana diketahui, Dybala sendiri resmi bergabung dengan Juve pada jendela transfer musim panas 2015. Ya, manajemen Bianconeri &amp;ndash;julukan Juve&amp;ndash; berhasil mendaratkan Dybala dari Palermo dengan mahar sebesar 691 miliar.
Pada awal kehadirannya di Turin, banyak penggemar Juve yang menyambut Dybala. Bahkan tidak sedikit yang memprediksi bahwa Dybala bakal menjadi salah satu pemain terbesar yang pernah dimiliki Juve sepanjang sejarah mereka.

Prediksi tersebut pun semakin kuat menjadi kenyataan setelah Dybala tampil mengesankan bersama Juve pada musim debutnya. Ya, personel tim nasional (Timnas) Argentina tersebut berhasil menorehkan 23 gol serta tujuh assist dari 46 laga bersama Juve.
Baca Juga:&amp;nbsp;Live Streaming Juventus vs Sassuolo Bisa Disaksikan di RCTI+
Akan tetapi performa Dybala justru mengalami penurunan di musim-musim berikutnya. Bahkan pada musim 2020-2021, Dybala baru mencetak dua gol dari 13 pertandingan yang dijalaninya bersama skuad asuhan Andrea Pirlo tersebut.
Performa minor yang ditunjukkan Dybala pun membuat banyak penggemar Juve kecewa. Terlebih banyak dari mereka yang mengharapkan Dybala bisa belajar banyak dari seorang Cristiano Ronaldo dalam urusan mencetak gol.</content:encoded></item></channel></rss>
