<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Produksi Minyak RI Bertambah 751 BOPD dari Sumur Adera</title><description>PT Pertamina EP menambah produksi minyak 751 BOPD.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/01/15/620/2345169/produksi-minyak-ri-bertambah-751-bopd-dari-sumur-adera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/01/15/620/2345169/produksi-minyak-ri-bertambah-751-bopd-dari-sumur-adera"/><item><title>   Produksi Minyak RI Bertambah 751 BOPD dari Sumur Adera</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/01/15/620/2345169/produksi-minyak-ri-bertambah-751-bopd-dari-sumur-adera</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/01/15/620/2345169/produksi-minyak-ri-bertambah-751-bopd-dari-sumur-adera</guid><pubDate>Jum'at 15 Januari 2021 18:13 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/15/620/2345169/produksi-minyak-ri-bertambah-751-bopd-dari-sumur-adera-xPDYILD8l3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Produksi Minyak (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/01/15/620/2345169/produksi-minyak-ri-bertambah-751-bopd-dari-sumur-adera-g6XLvIheVG.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/15/620/2345169/produksi-minyak-ri-bertambah-751-bopd-dari-sumur-adera-xPDYILD8l3.jpg</image><title>Produksi Minyak (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina EP menambah produksi minyak 751 BOPD dari Sumur BNG-A1 di Adera Field. Jumlah produksi tersebut 500% dari target awal sebesar 150 BOPD.



Secara ekuivalen produksi minyak dan gas dari Sumur BNG-A1 mencapai 819 BOEPD atau 145% dari target sebesar 565 BOEPD, meskipun produksi gas yang mencapai 0,4 MMSCFD.



Saat ini Adera Field memproduksi minyak sebesar 1.933 bopd dan gas 9,9 mmscfd. Berdasarkan data Sistem Operasi Terpadu (SOT) SKK Migas akhir Januari 2021 year-to-date, produksi minyak mentah PEP Asset 2 berada di angka 17.730 bopd , sedangkan produksi gas bumi berkisar di angka 335 mmscfd. Produksi migas Asset 2 ini berasal dari lapangan Prabumulih, Limau, Adera dan Pendopo.

Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Naik Ditopang Data Impor China&amp;nbsp;

General Manager Pertamina EP (PEP) Asset 2 Astri Pujianto mengatakan program pemboran perlu penyesuaian mengingat adanya protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19 yang sangat ketat. Hal ini memerlukan screening kesehatan berkala yang dilakukan dan tentu membatasi beberapa aktivitas.


&amp;ldquo;Namun, Alhamdulillah kegiatan dapat dilaksanakan, bahkan lebih cepat dari target waktu yang ditentukan,&quot; ujar Astri, Jumat (15/1/2021).



Program pemboran yang menggunakan Rig PDSI D1500-E/53 1500HP ini yang awalnya dilaksanakan dengan target 52 hari kalender dapat diselesaikan dalam 48 hari kalender. Dengan demikian menghasilkan efesiensi biaya dan waktu yang signifikan.

</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina EP menambah produksi minyak 751 BOPD dari Sumur BNG-A1 di Adera Field. Jumlah produksi tersebut 500% dari target awal sebesar 150 BOPD.



Secara ekuivalen produksi minyak dan gas dari Sumur BNG-A1 mencapai 819 BOEPD atau 145% dari target sebesar 565 BOEPD, meskipun produksi gas yang mencapai 0,4 MMSCFD.



Saat ini Adera Field memproduksi minyak sebesar 1.933 bopd dan gas 9,9 mmscfd. Berdasarkan data Sistem Operasi Terpadu (SOT) SKK Migas akhir Januari 2021 year-to-date, produksi minyak mentah PEP Asset 2 berada di angka 17.730 bopd , sedangkan produksi gas bumi berkisar di angka 335 mmscfd. Produksi migas Asset 2 ini berasal dari lapangan Prabumulih, Limau, Adera dan Pendopo.

Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Naik Ditopang Data Impor China&amp;nbsp;

General Manager Pertamina EP (PEP) Asset 2 Astri Pujianto mengatakan program pemboran perlu penyesuaian mengingat adanya protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19 yang sangat ketat. Hal ini memerlukan screening kesehatan berkala yang dilakukan dan tentu membatasi beberapa aktivitas.


&amp;ldquo;Namun, Alhamdulillah kegiatan dapat dilaksanakan, bahkan lebih cepat dari target waktu yang ditentukan,&quot; ujar Astri, Jumat (15/1/2021).



Program pemboran yang menggunakan Rig PDSI D1500-E/53 1500HP ini yang awalnya dilaksanakan dengan target 52 hari kalender dapat diselesaikan dalam 48 hari kalender. Dengan demikian menghasilkan efesiensi biaya dan waktu yang signifikan.

</content:encoded></item></channel></rss>
