<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investor Lirik 'Harta Karun' RI, Investasi Panas Bumi Rp58 Triliun Siap Masuk</title><description>Assosiasi Panas Bumi Indonesia (APBI) menyatakan, sedikitnya akan ada investasi hingga USD4 miliar</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/05/06/620/2406830/investor-lirik-harta-karun-ri-investasi-panas-bumi-rp58-triliun-siap-masuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/05/06/620/2406830/investor-lirik-harta-karun-ri-investasi-panas-bumi-rp58-triliun-siap-masuk"/><item><title>Investor Lirik 'Harta Karun' RI, Investasi Panas Bumi Rp58 Triliun Siap Masuk</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/05/06/620/2406830/investor-lirik-harta-karun-ri-investasi-panas-bumi-rp58-triliun-siap-masuk</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/05/06/620/2406830/investor-lirik-harta-karun-ri-investasi-panas-bumi-rp58-triliun-siap-masuk</guid><pubDate>Kamis 06 Mei 2021 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/06/620/2406830/investor-lirik-harta-karun-ri-investasi-panas-bumi-rp58-triliun-siap-masuk-ZLYK57j8Mk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangkit Listrik (Foto: Dok PLN)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/05/06/620/2406830/investor-lirik-harta-karun-ri-investasi-panas-bumi-rp58-triliun-siap-masuk-J1y1PcGDgV.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/06/620/2406830/investor-lirik-harta-karun-ri-investasi-panas-bumi-rp58-triliun-siap-masuk-ZLYK57j8Mk.jpg</image><title>Pembangkit Listrik (Foto: Dok PLN)</title></images><description>JAKARTA - Assosiasi Panas Bumi Indonesia (APBI) menyatakan, sedikitnya akan ada investasi hingga USD4 miliar atau setara Rp58 triliun (kurs Rp14.500 per USD) ke sektor panas bumi di Indonesia.
&quot;Potensi panas bumi di Indonesia sangat besar bahkan terbesar di dunia. Sementara, tren ke depan dibutuhkan energi yang bersih dan terbarukan. Salah satunya panas bumi ini,&quot; kata Ketua Umum APBI Priyandaru Effendi dalam webinar, Jakarta, Kamis (6/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;PLN Kelola 7 PLTP dengan Aset Rp12,3 Triliun
Tercatat, saat ini potensi panas bumi di Indonesia mencapai 23 GwH, namun yang baru digarap menjadi sekitar 2.100  GwH.&amp;nbsp; &quot;Jadi, masih sangat terbuka luas untuk pengembangan potensi panas bumi di Tanah Air. Dan, kini banyak investor yang siap masuk  ke Indonesia,&quot; kata Priyandaru.&amp;nbsp;
Oleh karenanya,  tak aneh jika banyak investor melirik untuk mengembangkan panas bumi di Indonesia. &quot;Posisi geografis Indonesia yang berada di cicin api dunia atau ring of fire, berimplikasi pada besarnya potensi pasar bumi itu. Dan panas bumi bukan hanya bisa dikembangkan menjadi listrik, tapi juga sumber daya lain termasuk pengembangan sektor pariwisata,&quot; katanya.

Sementara, yang dibutuhkan oleh investor,  menurut APBI, adalah skema tarif listrik khususnya dari PLTP yang jelas dan win win solution. &quot;Selama ini ada gap ada biaya produksi di PLTP dengan kemampuan atau daya beli PLN  sertatarif listrik yang dijual ke konsumen,&quot; kata Priyandaru.</description><content:encoded>JAKARTA - Assosiasi Panas Bumi Indonesia (APBI) menyatakan, sedikitnya akan ada investasi hingga USD4 miliar atau setara Rp58 triliun (kurs Rp14.500 per USD) ke sektor panas bumi di Indonesia.
&quot;Potensi panas bumi di Indonesia sangat besar bahkan terbesar di dunia. Sementara, tren ke depan dibutuhkan energi yang bersih dan terbarukan. Salah satunya panas bumi ini,&quot; kata Ketua Umum APBI Priyandaru Effendi dalam webinar, Jakarta, Kamis (6/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;PLN Kelola 7 PLTP dengan Aset Rp12,3 Triliun
Tercatat, saat ini potensi panas bumi di Indonesia mencapai 23 GwH, namun yang baru digarap menjadi sekitar 2.100  GwH.&amp;nbsp; &quot;Jadi, masih sangat terbuka luas untuk pengembangan potensi panas bumi di Tanah Air. Dan, kini banyak investor yang siap masuk  ke Indonesia,&quot; kata Priyandaru.&amp;nbsp;
Oleh karenanya,  tak aneh jika banyak investor melirik untuk mengembangkan panas bumi di Indonesia. &quot;Posisi geografis Indonesia yang berada di cicin api dunia atau ring of fire, berimplikasi pada besarnya potensi pasar bumi itu. Dan panas bumi bukan hanya bisa dikembangkan menjadi listrik, tapi juga sumber daya lain termasuk pengembangan sektor pariwisata,&quot; katanya.

Sementara, yang dibutuhkan oleh investor,  menurut APBI, adalah skema tarif listrik khususnya dari PLTP yang jelas dan win win solution. &quot;Selama ini ada gap ada biaya produksi di PLTP dengan kemampuan atau daya beli PLN  sertatarif listrik yang dijual ke konsumen,&quot; kata Priyandaru.</content:encoded></item></channel></rss>
