<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pemulihan Ekonomi Kian Nyata, Ini Bukti Kuartal II Bisa Tumbuh 5%-7%</title><description>BPS telah mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2021 minus 0,74%.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/05/11/620/2409224/pemulihan-ekonomi-kian-nyata-ini-bukti-kuartal-ii-bisa-tumbuh-5-7</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/05/11/620/2409224/pemulihan-ekonomi-kian-nyata-ini-bukti-kuartal-ii-bisa-tumbuh-5-7"/><item><title> Pemulihan Ekonomi Kian Nyata, Ini Bukti Kuartal II Bisa Tumbuh 5%-7%</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/05/11/620/2409224/pemulihan-ekonomi-kian-nyata-ini-bukti-kuartal-ii-bisa-tumbuh-5-7</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/05/11/620/2409224/pemulihan-ekonomi-kian-nyata-ini-bukti-kuartal-ii-bisa-tumbuh-5-7</guid><pubDate>Selasa 11 Mei 2021 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/11/620/2409224/pemulihan-ekonomi-kian-nyata-ini-bukti-kuartal-ii-bisa-tumbuh-5-7-AeWgeQdAD0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/05/11/620/2409224/pemulihan-ekonomi-kian-nyata-ini-bukti-kuartal-ii-bisa-tumbuh-5-7-ieWbiO4CT2.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/11/620/2409224/pemulihan-ekonomi-kian-nyata-ini-bukti-kuartal-ii-bisa-tumbuh-5-7-AeWgeQdAD0.jpg</image><title>Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - BPS telah mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2021 minus 0,74%. Meski masih minus, namun pemulihan ekonomi kian nyata dan berada di jalur positif.

Menurut Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid, pertumbuhan  ekonomi nasional sudah berada pada jalur yang benar dan sedang menuju ke arah pertumbuhan yang positif.



Meski minus 0,74% secara tahunan (year on year/yoy), kata Arsjad patut disyukuri karena tercapai di tengah masa pandemi yang masih melanda Indonesia.





&amp;ldquo;Kontraksi pada kuartal pertama 2021 makin mengecil. Ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi kita semakin nyata. Saya meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi kita sedang menuju ke arah positif,&quot; kata Arsjad di Jakarta, pada Selasa (11/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Target Ekonomi RI Tumbuh 7%, Bisa Tercapai?&amp;nbsp;

Dia mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal pertama 2021, PDB nasional masih terkontraksi 0,74% secara tahunan. Namun angka itu membaik dibandingkan kuartal keempat 2020 yang mencatatkan minus 2,19% dan lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu 2,9%.





Faktor positif lainnya adalah  sejumlah lapangan usaha mengalami pertumbuhan  positif, yaitu Informasi dan Komunikasi sebesar 8,72%; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 5,49%; dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 3,64%.


</description><content:encoded>JAKARTA - BPS telah mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2021 minus 0,74%. Meski masih minus, namun pemulihan ekonomi kian nyata dan berada di jalur positif.

Menurut Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid, pertumbuhan  ekonomi nasional sudah berada pada jalur yang benar dan sedang menuju ke arah pertumbuhan yang positif.



Meski minus 0,74% secara tahunan (year on year/yoy), kata Arsjad patut disyukuri karena tercapai di tengah masa pandemi yang masih melanda Indonesia.





&amp;ldquo;Kontraksi pada kuartal pertama 2021 makin mengecil. Ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi kita semakin nyata. Saya meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi kita sedang menuju ke arah positif,&quot; kata Arsjad di Jakarta, pada Selasa (11/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Target Ekonomi RI Tumbuh 7%, Bisa Tercapai?&amp;nbsp;

Dia mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal pertama 2021, PDB nasional masih terkontraksi 0,74% secara tahunan. Namun angka itu membaik dibandingkan kuartal keempat 2020 yang mencatatkan minus 2,19% dan lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu 2,9%.





Faktor positif lainnya adalah  sejumlah lapangan usaha mengalami pertumbuhan  positif, yaitu Informasi dan Komunikasi sebesar 8,72%; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 5,49%; dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 3,64%.


</content:encoded></item></channel></rss>
