<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IDI: Tetap Pakai Masker, Pandemi Covid-19 Masih Jauh dari Selesai</title><description>IDI mengajak semua orang tetap tertib memakai masker, sebab pandemi covid-19 masih jauh dari selesai.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/05/17/620/2411131/idi-tetap-pakai-masker-pandemi-covid-19-masih-jauh-dari-selesai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/05/17/620/2411131/idi-tetap-pakai-masker-pandemi-covid-19-masih-jauh-dari-selesai"/><item><title>IDI: Tetap Pakai Masker, Pandemi Covid-19 Masih Jauh dari Selesai</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/05/17/620/2411131/idi-tetap-pakai-masker-pandemi-covid-19-masih-jauh-dari-selesai</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/05/17/620/2411131/idi-tetap-pakai-masker-pandemi-covid-19-masih-jauh-dari-selesai</guid><pubDate>Senin 17 Mei 2021 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Siska Permata Sari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/17/620/2411131/idi-tetap-pakai-masker-pandemi-covid-19-masih-jauh-dari-selesai-PIGDvw9JhF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penggunaan masker cegah covid-19. (Foto: Arif Julianto/Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/05/17/620/2411131/idi-tetap-pakai-masker-pandemi-covid-19-masih-jauh-dari-selesai-p08QRJLhhZ.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/17/620/2411131/idi-tetap-pakai-masker-pandemi-covid-19-masih-jauh-dari-selesai-PIGDvw9JhF.jpg</image><title>Penggunaan masker cegah covid-19. (Foto: Arif Julianto/Okezone)</title></images><description>KETUA Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban memberikan peringatan terkait angka kasus positif covid-19 yang beberapa hari lalu kembali naik. Ia mengatakan, positivity rate di Jakarta sempat naik hingga menjadi 10,9 persen.
&quot;Alarm dini. Positivity rate di Jakarta naik ke angka 10,9 persen. Sementara Indonesia 19,2 persen,&quot; ungkap Profesor Zubairi Djoerban, seperti ditulis dari unggahan di akun Twitter-nya, Minggu 16 Mei 2021.
Baca juga:   IDI: Distribusi dan Edukasi Kunci Sukses Program Vaksinasi Covid-19&amp;nbsp; 
 
Mengutip dari akun Instagram @dkijakarta, kasus aktif covid-19 di Jakarta pada 15 Mei 2021 ada 7.266 yang masih dirawat atau diisolasi. Kemudian kasus positif secara total sudah ada 419.047, bertambah 227 orang.

Sementara itu, total pasien covid-19 yang meninggal dunia ada 7.066, bertambah 63 orang dari tanggal 14 Mei 2021. Secara persentase, tingkat kematian di Jakarta menjadi 1,7 persen dan 2,8 persen di Indonesia.
Tidak hanya di Jakarta, eskalasi kasus positif covid-19 di Sumatera juga naik cukup signifikan.
Baca juga:   Pandemi Covid-19, IDI Sebut Terapi Kanker Bisa Dilakukan via Telemedis&amp;nbsp; 
 
Profesor Zubairi mengatakan meningkatnya angka kasus positif covid-19 dapat menjadi alarm dini untuk lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya adalah mengenakan masker yang harus menjadi tanggung jawab bersama.
&quot;Sekali lagi, kita semua harus tanggung jawab untuk tetap pakai masker. Pandemi masih jauh dari selesai,&quot; pesannya dalam unggahan tersebut.
</description><content:encoded>KETUA Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban memberikan peringatan terkait angka kasus positif covid-19 yang beberapa hari lalu kembali naik. Ia mengatakan, positivity rate di Jakarta sempat naik hingga menjadi 10,9 persen.
&quot;Alarm dini. Positivity rate di Jakarta naik ke angka 10,9 persen. Sementara Indonesia 19,2 persen,&quot; ungkap Profesor Zubairi Djoerban, seperti ditulis dari unggahan di akun Twitter-nya, Minggu 16 Mei 2021.
Baca juga:   IDI: Distribusi dan Edukasi Kunci Sukses Program Vaksinasi Covid-19&amp;nbsp; 
 
Mengutip dari akun Instagram @dkijakarta, kasus aktif covid-19 di Jakarta pada 15 Mei 2021 ada 7.266 yang masih dirawat atau diisolasi. Kemudian kasus positif secara total sudah ada 419.047, bertambah 227 orang.

Sementara itu, total pasien covid-19 yang meninggal dunia ada 7.066, bertambah 63 orang dari tanggal 14 Mei 2021. Secara persentase, tingkat kematian di Jakarta menjadi 1,7 persen dan 2,8 persen di Indonesia.
Tidak hanya di Jakarta, eskalasi kasus positif covid-19 di Sumatera juga naik cukup signifikan.
Baca juga:   Pandemi Covid-19, IDI Sebut Terapi Kanker Bisa Dilakukan via Telemedis&amp;nbsp; 
 
Profesor Zubairi mengatakan meningkatnya angka kasus positif covid-19 dapat menjadi alarm dini untuk lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya adalah mengenakan masker yang harus menjadi tanggung jawab bersama.
&quot;Sekali lagi, kita semua harus tanggung jawab untuk tetap pakai masker. Pandemi masih jauh dari selesai,&quot; pesannya dalam unggahan tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
