<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catat, Ini 11 Obat untuk Penanganan Covid-19 Beserta Harga Tertingginya</title><description>Kemenkes mengumumkan 11 obat yang digunakan untuk penanganan covid-19 beserta harga tertingginya.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/07/04/620/2435339/catat-ini-11-obat-untuk-penanganan-covid-19-beserta-harga-tertingginya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/07/04/620/2435339/catat-ini-11-obat-untuk-penanganan-covid-19-beserta-harga-tertingginya"/><item><title>Catat, Ini 11 Obat untuk Penanganan Covid-19 Beserta Harga Tertingginya</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/07/04/620/2435339/catat-ini-11-obat-untuk-penanganan-covid-19-beserta-harga-tertingginya</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/07/04/620/2435339/catat-ini-11-obat-untuk-penanganan-covid-19-beserta-harga-tertingginya</guid><pubDate>Minggu 04 Juli 2021 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Bertold Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/04/620/2435339/catat-ini-11-obat-untuk-penanganan-covid-19-beserta-harga-tertingginya-l6URRJed1V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi obat untuk penanganan covid-19. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/07/04/620/2435339/catat-ini-11-obat-untuk-penanganan-covid-19-beserta-harga-tertingginya-h7VdC7ucf3.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/04/620/2435339/catat-ini-11-obat-untuk-penanganan-covid-19-beserta-harga-tertingginya-l6URRJed1V.jpg</image><title>Ilustrasi obat untuk penanganan covid-19. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>MELONJAKNYA kasus covid-19 turut memengaruhi obat-obatan. Hal ini dibuktikan dari permintaan obat-obatan dan vitamin yang jadi meningkat.
Beberapa oknum di berbagai platfom belanja online memainkan harga obat di pasaran dan diperjualbelikan tanpa resep dokter. Ini membuat harga obat-obatan untuk penanganan covid-19 tersebut melonjak tinggi.
Baca juga:   Dokter Relawan Covid-19 Ungkap Penyebab Obat IVIG Berharga Mahal&amp;nbsp; 
 
Mengetahui hal ini membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberlakukan sistem Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk obat terapi penyembuhan covid-19.
Dikutip dari unggahan akun Instagram @kemenkes_ri, penetapan 11 obat yang digunakan untuk penanganan covid-19 sesuai keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat dalam Masa Pandemi Covid-19.
Langkah tersebut untuk menghentikan permainan harga pasaran yang tinggi oleh oknum, baik distributor maupun penjual. Adapun ke-11 obat tersebut adalah:
1. Favipiravir 200 mg Rp22.500/tablet.
2. Remdesivir 100 mg Injeksi Rp510.000/vial.
3. Osaltamivir 75 mg Rp26.000/kapsul.
4. Intravenous Immunoglobulin 10% 25 ml Infus Rp3.262.300/vial.
5. Intravenous Immunoglobulin 10% 25 ml Infus Rp3.965.000/vial.
Baca juga:   Obat IVIG Dibanderol Sangat Mahal, Manjurkah Atasi Covid-19?&amp;nbsp; 
 
6. Intravenous Immunoglobulin 10% 50 ml Infus Rp6.174.900/vial.
7. Ivermectin 12 mg Rp7.500/tablet.
8. Tocilizumab 400 mg/20 ml Infus Rp5.710.600/vial.
9. Tocilizumab 80 mg/4 ml Infus Rp1.162.200/vial.
10. Azithromycin 500 mg Tablet Rp1.700/tablet.
11. Azithromycin 500 mg Infus Rp95.400/vial.
</description><content:encoded>MELONJAKNYA kasus covid-19 turut memengaruhi obat-obatan. Hal ini dibuktikan dari permintaan obat-obatan dan vitamin yang jadi meningkat.
Beberapa oknum di berbagai platfom belanja online memainkan harga obat di pasaran dan diperjualbelikan tanpa resep dokter. Ini membuat harga obat-obatan untuk penanganan covid-19 tersebut melonjak tinggi.
Baca juga:   Dokter Relawan Covid-19 Ungkap Penyebab Obat IVIG Berharga Mahal&amp;nbsp; 
 
Mengetahui hal ini membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberlakukan sistem Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk obat terapi penyembuhan covid-19.
Dikutip dari unggahan akun Instagram @kemenkes_ri, penetapan 11 obat yang digunakan untuk penanganan covid-19 sesuai keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat dalam Masa Pandemi Covid-19.
Langkah tersebut untuk menghentikan permainan harga pasaran yang tinggi oleh oknum, baik distributor maupun penjual. Adapun ke-11 obat tersebut adalah:
1. Favipiravir 200 mg Rp22.500/tablet.
2. Remdesivir 100 mg Injeksi Rp510.000/vial.
3. Osaltamivir 75 mg Rp26.000/kapsul.
4. Intravenous Immunoglobulin 10% 25 ml Infus Rp3.262.300/vial.
5. Intravenous Immunoglobulin 10% 25 ml Infus Rp3.965.000/vial.
Baca juga:   Obat IVIG Dibanderol Sangat Mahal, Manjurkah Atasi Covid-19?&amp;nbsp; 
 
6. Intravenous Immunoglobulin 10% 50 ml Infus Rp6.174.900/vial.
7. Ivermectin 12 mg Rp7.500/tablet.
8. Tocilizumab 400 mg/20 ml Infus Rp5.710.600/vial.
9. Tocilizumab 80 mg/4 ml Infus Rp1.162.200/vial.
10. Azithromycin 500 mg Tablet Rp1.700/tablet.
11. Azithromycin 500 mg Infus Rp95.400/vial.
</content:encoded></item></channel></rss>
