<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Dinilai Punya Potensi Jadi Pusat Fashion Muslim Dunia</title><description>Indonesia dengan umat Islam paling besar dinilai memiliki potensi menjadi pusat fashion Muslim dunia.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/07/12/620/2439173/indonesia-dinilai-punya-potensi-jadi-pusat-fashion-muslim-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/07/12/620/2439173/indonesia-dinilai-punya-potensi-jadi-pusat-fashion-muslim-dunia"/><item><title>Indonesia Dinilai Punya Potensi Jadi Pusat Fashion Muslim Dunia</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/07/12/620/2439173/indonesia-dinilai-punya-potensi-jadi-pusat-fashion-muslim-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/07/12/620/2439173/indonesia-dinilai-punya-potensi-jadi-pusat-fashion-muslim-dunia</guid><pubDate>Senin 12 Juli 2021 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Novie Fauziah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/12/620/2439173/indonesia-dinilai-punya-potensi-jadi-pusat-fashion-muslim-dunia-EcDNG9CYmB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Indonesia berpotensi jadi pusat fashion Muslim dunia. (Foto: Marymarkevich/Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/07/12/620/2439173/indonesia-dinilai-punya-potensi-jadi-pusat-fashion-muslim-dunia-NOwF3sevid.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/12/620/2439173/indonesia-dinilai-punya-potensi-jadi-pusat-fashion-muslim-dunia-EcDNG9CYmB.jpg</image><title>Ilustrasi Indonesia berpotensi jadi pusat fashion Muslim dunia. (Foto: Marymarkevich/Freepik)</title></images><description>INDONESIA sebagai negara dengan populasi umat Islam paling besar dinilai memiliki potensi menjadi pusat fashion Muslim dunia. Demikian disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
Ia melihat Indonesia memiliki modal dan segudang potensi terkait dunia Muslim, mulai sumber daya manusia (SDM), pasar, hingga fashion designer yang berkualitas.
Baca juga:   5 Gaya Kece Hijab Minimalis ala Ayudia Chaerani Bing Slamet&amp;nbsp; 
 
Dalam acara Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF): Fashion Muslim Indonesia Mendunia yang digelar secara virtual beberapa waktu lalu, Sandi mengatakan sumbangsih pendapatan domestic bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia sudah menjadi nomor 3 terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-POP.
Ia menjelaskan, sektor ekraf telah menyumbangkan PDB sebesar Rp1.100 triliun dari 17 subsektor ekraf yang didominasi fashion, kuliner, dan kriya. Jumlah masyarakat Muslim, lanjutnya, selama ini hanya menjadi pasar dan Indonesia ternyata banyak mengimpor produk-produk halal.

&quot;Untuk itu kita harus menjadi pemain, bukan menjadi penonton. Kita ingin menjadikan Indonesia atau Jakarta sebagai 'Moslem fashion capital of the world', karena kita memiliki semuanya. Baik desainernya, pasarnya ada, perlu dukungan dari semua untuk mewujudkannya,&quot; jelas dia dalam keterangannya.
Lebih lanjut ia mengutip Data Opus yang menyebutkan dari total PDB sebesar Rp1.100 triliun, sebesar Rp175 triliun disumbang oleh subsektor fashion.
Baca juga:   Adu Gaya Hijab Zaskia vs Shireen Sungkar, Modis dan Ekspresif&amp;nbsp; 
 
Menurutnya, sebanyak 33,4 persen pelaku ekraf di Indonesia berasal dari subsektor fashion, di mana totalnya mencapai 2,5 juta orang. Nilai ekspor subsektor fesyen juga yang terbesar, total mencapai 15 juta dolar AS pada 2019. Untuk itu ia berharap Indonesia menjadi pusat fashion Muslim dunia.
&quot;Saya yakin anak muda saat ini bisa menjadi lokomotif perubahan ke depan. Lantaran sekarang lebih terbuka, lebih inklusif, dan gerakan ekonomi syariah ini paling dinikmati oleh anak-anak muda,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>INDONESIA sebagai negara dengan populasi umat Islam paling besar dinilai memiliki potensi menjadi pusat fashion Muslim dunia. Demikian disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
Ia melihat Indonesia memiliki modal dan segudang potensi terkait dunia Muslim, mulai sumber daya manusia (SDM), pasar, hingga fashion designer yang berkualitas.
Baca juga:   5 Gaya Kece Hijab Minimalis ala Ayudia Chaerani Bing Slamet&amp;nbsp; 
 
Dalam acara Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF): Fashion Muslim Indonesia Mendunia yang digelar secara virtual beberapa waktu lalu, Sandi mengatakan sumbangsih pendapatan domestic bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia sudah menjadi nomor 3 terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-POP.
Ia menjelaskan, sektor ekraf telah menyumbangkan PDB sebesar Rp1.100 triliun dari 17 subsektor ekraf yang didominasi fashion, kuliner, dan kriya. Jumlah masyarakat Muslim, lanjutnya, selama ini hanya menjadi pasar dan Indonesia ternyata banyak mengimpor produk-produk halal.

&quot;Untuk itu kita harus menjadi pemain, bukan menjadi penonton. Kita ingin menjadikan Indonesia atau Jakarta sebagai 'Moslem fashion capital of the world', karena kita memiliki semuanya. Baik desainernya, pasarnya ada, perlu dukungan dari semua untuk mewujudkannya,&quot; jelas dia dalam keterangannya.
Lebih lanjut ia mengutip Data Opus yang menyebutkan dari total PDB sebesar Rp1.100 triliun, sebesar Rp175 triliun disumbang oleh subsektor fashion.
Baca juga:   Adu Gaya Hijab Zaskia vs Shireen Sungkar, Modis dan Ekspresif&amp;nbsp; 
 
Menurutnya, sebanyak 33,4 persen pelaku ekraf di Indonesia berasal dari subsektor fashion, di mana totalnya mencapai 2,5 juta orang. Nilai ekspor subsektor fesyen juga yang terbesar, total mencapai 15 juta dolar AS pada 2019. Untuk itu ia berharap Indonesia menjadi pusat fashion Muslim dunia.
&quot;Saya yakin anak muda saat ini bisa menjadi lokomotif perubahan ke depan. Lantaran sekarang lebih terbuka, lebih inklusif, dan gerakan ekonomi syariah ini paling dinikmati oleh anak-anak muda,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
