<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar 6 Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia Beserta Dosis dan Cara Pemberiannya</title><description>Program Vaksinasi Nasional terus digencarkan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dalam pelaksanaan vaksinasi</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/07/14/620/2440344/daftar-6-jenis-vaksin-covid-19-di-indonesia-beserta-dosis-dan-cara-pemberiannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/07/14/620/2440344/daftar-6-jenis-vaksin-covid-19-di-indonesia-beserta-dosis-dan-cara-pemberiannya"/><item><title>Daftar 6 Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia Beserta Dosis dan Cara Pemberiannya</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/07/14/620/2440344/daftar-6-jenis-vaksin-covid-19-di-indonesia-beserta-dosis-dan-cara-pemberiannya</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/07/14/620/2440344/daftar-6-jenis-vaksin-covid-19-di-indonesia-beserta-dosis-dan-cara-pemberiannya</guid><pubDate>Rabu 14 Juli 2021 10:26 WIB</pubDate><dc:creator>Helmi Ade Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/14/620/2440344/daftar-6-jenis-vaksin-covid-19-di-indonesia-beserta-dosis-dan-cara-pemberiannya-rCHG5gpbiS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Covid-19 (Foto : Medicaldaily)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/07/14/620/2440344/daftar-6-jenis-vaksin-covid-19-di-indonesia-beserta-dosis-dan-cara-pemberiannya-3lv8JMG5Ec.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/14/620/2440344/daftar-6-jenis-vaksin-covid-19-di-indonesia-beserta-dosis-dan-cara-pemberiannya-rCHG5gpbiS.jpg</image><title>Vaksin Covid-19 (Foto : Medicaldaily)</title></images><description>PROGRAM Vaksinasi Nasional terus digencarkan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, pemerintah mengupayakan ketersediaan vaksin terpenuhi untuk setidaknya 208.265.720 penduduk untuk tercapainya kekebalan kelompok.
Upaya-upaya pengadaan vaksin ini dilakukan melalui perjanjian bilateral dan perjanjian multilateral seperti COVAX Facility bersama GAVI dan WHO, ataupun donasi yang diberikan oleh negara-negara sahabat.
Ada 6 jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia, yakni Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, dan Novavax.
Masing-masing dari jenis vaksin ini memiliki mekanisme untuk pemberiannya masing, baik dari jumlah dosis, interval pemberian, hingga platform vaksin yang berbeda-beda, yakni inactivated virus, berbasis RNA, viral-vector, dan sub-unit protein.
Baca Juga : Sudah Suntik Vaksin Sinovac, Amankan Nakes Dibooster Moderna?
Vaksin yang disediakan adalah vaksin yang sudah dipastikan keamanan dan efektivitas. Sementara, dikutip dari akun Instagram lawancovid19_id, ada beberapa hal yang patut diketahui dari 6 jenis vaksin tersebut, termasuk interval pemberian antar dosis.

1. Vaksin Sinovac (Inactivated virus platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0.5 ml per dosis). Sedangkan, interval minimal pemberian antar dosis adalah 28 hari.
2. Vaksin AstraZeneca (Viral Vector platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,5 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 12 minggu.
3. Vaksin Sinopharm (Inactivated virus platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,5 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 21 hari.
4. Vaksin Moderna (mRNA/RNA-based platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,5 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 28 hari.
5. Pfizer (RNA-based platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,3 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 21-28 hari.
6. Novavax (Protein Sub-unit platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,5 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 21 hari.
Cara pemberian semua jenis vaksin dengan Intramaskular, yakni suntikan langsung ke otot tubuh.</description><content:encoded>PROGRAM Vaksinasi Nasional terus digencarkan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, pemerintah mengupayakan ketersediaan vaksin terpenuhi untuk setidaknya 208.265.720 penduduk untuk tercapainya kekebalan kelompok.
Upaya-upaya pengadaan vaksin ini dilakukan melalui perjanjian bilateral dan perjanjian multilateral seperti COVAX Facility bersama GAVI dan WHO, ataupun donasi yang diberikan oleh negara-negara sahabat.
Ada 6 jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia, yakni Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, dan Novavax.
Masing-masing dari jenis vaksin ini memiliki mekanisme untuk pemberiannya masing, baik dari jumlah dosis, interval pemberian, hingga platform vaksin yang berbeda-beda, yakni inactivated virus, berbasis RNA, viral-vector, dan sub-unit protein.
Baca Juga : Sudah Suntik Vaksin Sinovac, Amankan Nakes Dibooster Moderna?
Vaksin yang disediakan adalah vaksin yang sudah dipastikan keamanan dan efektivitas. Sementara, dikutip dari akun Instagram lawancovid19_id, ada beberapa hal yang patut diketahui dari 6 jenis vaksin tersebut, termasuk interval pemberian antar dosis.

1. Vaksin Sinovac (Inactivated virus platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0.5 ml per dosis). Sedangkan, interval minimal pemberian antar dosis adalah 28 hari.
2. Vaksin AstraZeneca (Viral Vector platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,5 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 12 minggu.
3. Vaksin Sinopharm (Inactivated virus platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,5 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 21 hari.
4. Vaksin Moderna (mRNA/RNA-based platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,5 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 28 hari.
5. Pfizer (RNA-based platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,3 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 21-28 hari.
6. Novavax (Protein Sub-unit platform). Jumlah dosis yang digunakan 2 (0,5 ml per dosis). Interval minimal pemberian antar dosis 21 hari.
Cara pemberian semua jenis vaksin dengan Intramaskular, yakni suntikan langsung ke otot tubuh.</content:encoded></item></channel></rss>
