<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Diminta Efisiensi meski Raup Laba Rp6,6 Triliun</title><description>PT PLN mampu meraup laba bersih Rp6,6 triliun pada semester I-2021.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/07/30/620/2448584/pln-diminta-efisiensi-meski-raup-laba-rp6-6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/07/30/620/2448584/pln-diminta-efisiensi-meski-raup-laba-rp6-6-triliun"/><item><title>PLN Diminta Efisiensi meski Raup Laba Rp6,6 Triliun</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/07/30/620/2448584/pln-diminta-efisiensi-meski-raup-laba-rp6-6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/07/30/620/2448584/pln-diminta-efisiensi-meski-raup-laba-rp6-6-triliun</guid><pubDate>Jum'at 30 Juli 2021 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/30/620/2448584/pln-diminta-efisiensi-meski-raup-laba-rp6-6-triliun-altPg8DGVS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLN Diminta Efisiensi meski Raup Laba (Foto: Dok PLN)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/07/30/620/2448584/pln-diminta-efisiensi-meski-raup-laba-rp6-6-triliun-NEvGQkj6ss.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/30/620/2448584/pln-diminta-efisiensi-meski-raup-laba-rp6-6-triliun-altPg8DGVS.jpg</image><title>PLN Diminta Efisiensi meski Raup Laba (Foto: Dok PLN)</title></images><description>JAKARTA - PT PLN mampu meraup laba bersih Rp6,6 triliun pada semester I-2021. Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah (PR) PLN di tengah pandemi Covid-19.

Untuk tetap menjaga kinerja positif sampai akhir tahun 2021, PLN harus bisa melakukan efisiensi dan juga menjaga arus modal sehingga tetap berhasil baik di tahun 2021 ini.

&quot;PLN harus bisa membuat skala prioritas untuk setiap pekerjaan yang dilakukan sehingga keuangan mereka benar-benar fokus kepada urgensi pekerjaan,&quot; kata Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan di Jakarta, Jumat (30/7/2021).
Baca Juga: Penjualan Listrik Rp140 Triliun, PLN Raup Laba Rp6,6 Triliun dalam 6 Bulan


Mamit menambahkan, jika memang memungkinkan bisa dilakukan renegoisasi dengan IPP untuk mencari win-win solution di tengah belum tumbuhnya konsumsi listrik nasional.

&amp;ldquo;PLN juga saya kira harus terus melakukan sosialisasi soal kompor listrik serta untuk meningkatkan daya listriknya. Sepanjang semester 1 2021 ini, penjualan listrik PLN mengalami kenaikan dibandingkan semester 1 tahun 2020 sebesar 3,7%. Di tengah kondisi saat ini, kehandalan PLN dalam memberikan layanan kepada masyarakat sudah sangat tepat dan cepat mengingat saat ini listrik sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat yang bisa menopang pertumbuhan ekonomi,&quot; katanya

</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN mampu meraup laba bersih Rp6,6 triliun pada semester I-2021. Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah (PR) PLN di tengah pandemi Covid-19.

Untuk tetap menjaga kinerja positif sampai akhir tahun 2021, PLN harus bisa melakukan efisiensi dan juga menjaga arus modal sehingga tetap berhasil baik di tahun 2021 ini.

&quot;PLN harus bisa membuat skala prioritas untuk setiap pekerjaan yang dilakukan sehingga keuangan mereka benar-benar fokus kepada urgensi pekerjaan,&quot; kata Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan di Jakarta, Jumat (30/7/2021).
Baca Juga: Penjualan Listrik Rp140 Triliun, PLN Raup Laba Rp6,6 Triliun dalam 6 Bulan


Mamit menambahkan, jika memang memungkinkan bisa dilakukan renegoisasi dengan IPP untuk mencari win-win solution di tengah belum tumbuhnya konsumsi listrik nasional.

&amp;ldquo;PLN juga saya kira harus terus melakukan sosialisasi soal kompor listrik serta untuk meningkatkan daya listriknya. Sepanjang semester 1 2021 ini, penjualan listrik PLN mengalami kenaikan dibandingkan semester 1 tahun 2020 sebesar 3,7%. Di tengah kondisi saat ini, kehandalan PLN dalam memberikan layanan kepada masyarakat sudah sangat tepat dan cepat mengingat saat ini listrik sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat yang bisa menopang pertumbuhan ekonomi,&quot; katanya

</content:encoded></item></channel></rss>
