<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas: Bandara, Restoran dan Rumah Jadi Titik Ketidakpatuhan Prokes</title><description>Terdapat titik-titik kerumunan yang memiliki kepatuhan terhadap protokol kesehatan rendah.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/09/03/620/2465501/satgas-bandara-restoran-dan-rumah-jadi-titik-ketidakpatuhan-prokes</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/09/03/620/2465501/satgas-bandara-restoran-dan-rumah-jadi-titik-ketidakpatuhan-prokes"/><item><title>Satgas: Bandara, Restoran dan Rumah Jadi Titik Ketidakpatuhan Prokes</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/09/03/620/2465501/satgas-bandara-restoran-dan-rumah-jadi-titik-ketidakpatuhan-prokes</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/09/03/620/2465501/satgas-bandara-restoran-dan-rumah-jadi-titik-ketidakpatuhan-prokes</guid><pubDate>Jum'at 03 September 2021 09:37 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/03/620/2465501/satgas-bandara-restoran-dan-rumah-jadi-titik-ketidakpatuhan-prokes-ZMJs5iAsqR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi di bandara. (Foto: Ant)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/09/03/620/2465501/satgas-bandara-restoran-dan-rumah-jadi-titik-ketidakpatuhan-prokes-3itEP2R93W.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/03/620/2465501/satgas-bandara-restoran-dan-rumah-jadi-titik-ketidakpatuhan-prokes-ZMJs5iAsqR.jpg</image><title>Ilustrasi di bandara. (Foto: Ant)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito membeberkan titik-titik kerumunan yang memiliki kepatuhan terhadap protokol kesehatan rendah.

&amp;ldquo;Adapun titik-titik kerumunan yang memiliki tingkat ketidakpatuhan yang tinggi, di antaranya restoran, kedai, bandara, jalan umum dan rumah,&amp;rdquo; ungkapnya dikutip dari kanal Youtube BNPB, Jumat (3/9/2021).

Dari hasil pemantauan diketahui masih ada 20,68% kabupaten/kota, 22,61% kecamatan, dan 23,6% desa/kelurahan yang lebih dari tiga perempat penduduknya belum mematuhi memakai masker.

Baca juga:&amp;nbsp;10.678 Warga Ditindak akibat Langgar Prokes Saat PPKM di Jakbar

Baca juga:&amp;nbsp;Pesan Menko PMK ke Gibran Terkait Vaksin Covid-19

Sedangkan 21,99% kabupaten/kota, 25,06% kecamatan, dan 23,98% desa/kelurahan yang lebih dari tiga perempat penduduknya belum patuh dalam menjaga jarak.

&amp;ldquo;Hal ini perlu menjadi motivasi bagi kita bersama untuk mengevaluasi kembali sudah sejauh mana peran kita mengendalikan pandemi covid-19 ini. Semoga ke depannya kepatuhan kita terhadap protokol kesehatan akan semakin meningkat, dilaksanakan penuh tanggungjawab dimanapun dan kapanpun kita berada,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito membeberkan titik-titik kerumunan yang memiliki kepatuhan terhadap protokol kesehatan rendah.

&amp;ldquo;Adapun titik-titik kerumunan yang memiliki tingkat ketidakpatuhan yang tinggi, di antaranya restoran, kedai, bandara, jalan umum dan rumah,&amp;rdquo; ungkapnya dikutip dari kanal Youtube BNPB, Jumat (3/9/2021).

Dari hasil pemantauan diketahui masih ada 20,68% kabupaten/kota, 22,61% kecamatan, dan 23,6% desa/kelurahan yang lebih dari tiga perempat penduduknya belum mematuhi memakai masker.

Baca juga:&amp;nbsp;10.678 Warga Ditindak akibat Langgar Prokes Saat PPKM di Jakbar

Baca juga:&amp;nbsp;Pesan Menko PMK ke Gibran Terkait Vaksin Covid-19

Sedangkan 21,99% kabupaten/kota, 25,06% kecamatan, dan 23,98% desa/kelurahan yang lebih dari tiga perempat penduduknya belum patuh dalam menjaga jarak.

&amp;ldquo;Hal ini perlu menjadi motivasi bagi kita bersama untuk mengevaluasi kembali sudah sejauh mana peran kita mengendalikan pandemi covid-19 ini. Semoga ke depannya kepatuhan kita terhadap protokol kesehatan akan semakin meningkat, dilaksanakan penuh tanggungjawab dimanapun dan kapanpun kita berada,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
