<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Holding Ultra Mikro Akan Bantu Pelaku Usaha Kecil Lepas dari Jeratan Rentenir</title><description>Manfaat dari terbentuknya Holding Ultra Mikro (UMi).</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/09/22/620/2475122/holding-ultra-mikro-akan-bantu-pelaku-usaha-kecil-lepas-dari-jeratan-rentenir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/09/22/620/2475122/holding-ultra-mikro-akan-bantu-pelaku-usaha-kecil-lepas-dari-jeratan-rentenir"/><item><title>Holding Ultra Mikro Akan Bantu Pelaku Usaha Kecil Lepas dari Jeratan Rentenir</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/09/22/620/2475122/holding-ultra-mikro-akan-bantu-pelaku-usaha-kecil-lepas-dari-jeratan-rentenir</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/09/22/620/2475122/holding-ultra-mikro-akan-bantu-pelaku-usaha-kecil-lepas-dari-jeratan-rentenir</guid><pubDate>Rabu 22 September 2021 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/22/620/2475122/holding-ultra-mikro-akan-bantu-pelaku-usaha-kecil-lepas-dari-jeratan-rentenir-BUjaDzFCxp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manfaat Holding Ultra Mikro untuk Pelaku Usaha Kecil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/09/22/620/2475122/holding-ultra-mikro-akan-bantu-pelaku-usaha-kecil-lepas-dari-jeratan-rentenir-HAfr1ErXl6.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/22/620/2475122/holding-ultra-mikro-akan-bantu-pelaku-usaha-kecil-lepas-dari-jeratan-rentenir-BUjaDzFCxp.jpg</image><title>Manfaat Holding Ultra Mikro untuk Pelaku Usaha Kecil (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M Ikhsan Ingratubun buka-bukaan soal manfaat dari terbentuknya Holding Ultra Mikro (UMi). Dia optimistis langkah strategis pemerintah melalui Kementerian BUMN tersebut menjadi solusi keuangan pelaku usaha ultra mikro di masa pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Menurutnya, keberpihakan terhadap ekonomi masyarakat kecil secara langsung terlihat dari jasa layanan keuangan bagi pelaku usaha wong cilik yang menjadi lebih variatif, murah, cepat dan efisien dengan kehadiran Holding UMi. Terlebih, BRI adalah bank yang paling berkomitmen dalam pemberdayaan UMKM termasuk usaha UMi di dalamnya.

Dia menilai BRI memiliki cabang terbesar dibantu dengan berbagai agen laku pandai yang menjawab berbagai kebutuhan pelaku usaha di daerah bahkan di tingkat desa. PNM menurutnya memiliki model pembinaan berkelompok yang sangat baik untuk mendorong usaha baru bertahan dan berkembang.

Sementara itu, Pegadaian mampu menjadi solusi pembiayaan yang amat cepat bagi pelaku UMKM yang sudah mulai mampu memiliki agunan untuk gadai. Dia pun menyebut, integrasi ini akan menjadi strategi yang cukup baik untuk membantu pelaku usaha wong cilik lepas dari jerat rentenir.

&quot;Keunggulan-keunggulan ini yang diintegrasikan. Memang penggabungan menjadi sempurna. Ini bisa memberi opsi solusi keuangan yang lebih bervariasi. Pelaku usaha khususnya di agrikultur pun itu masih banyak sekali yang masih terjebak rente dan sistem ijon. Kalau ini bisa diatasi, maka upaya pengendalian harga pangan pun bisa lebih baik,&quot; katanya di Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Ikhsan mengatakan saat ini optimisme di masyarakat kembali meningkat. Lantaran pemerintah banyak memberikan stimulus untuk mendongkrak ekonomi, ditambah vaksinasi yang lebih gencar dilakukan untuk menekan dampak lebih buruk dari pandemi.

Hal itu, kata dia, membuat pelaku UMKM merasa cukup leluasa untuk kembali berusaha. Terlebih pemerintah pun mendorong pelaku UMKM untuk melakukan digitalisasi pada usahanya.

&quot;Memang perlu diakui masih belum banyak yang beradaptasi dengan digital. Dengan relaksasi mobilitas, tentuinya optimisme sudah mulai kembali. Kami harap Holding UMi juga bisa lebih cepat menjawab kebutuhan modal kerja,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M Ikhsan Ingratubun buka-bukaan soal manfaat dari terbentuknya Holding Ultra Mikro (UMi). Dia optimistis langkah strategis pemerintah melalui Kementerian BUMN tersebut menjadi solusi keuangan pelaku usaha ultra mikro di masa pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Menurutnya, keberpihakan terhadap ekonomi masyarakat kecil secara langsung terlihat dari jasa layanan keuangan bagi pelaku usaha wong cilik yang menjadi lebih variatif, murah, cepat dan efisien dengan kehadiran Holding UMi. Terlebih, BRI adalah bank yang paling berkomitmen dalam pemberdayaan UMKM termasuk usaha UMi di dalamnya.

Dia menilai BRI memiliki cabang terbesar dibantu dengan berbagai agen laku pandai yang menjawab berbagai kebutuhan pelaku usaha di daerah bahkan di tingkat desa. PNM menurutnya memiliki model pembinaan berkelompok yang sangat baik untuk mendorong usaha baru bertahan dan berkembang.

Sementara itu, Pegadaian mampu menjadi solusi pembiayaan yang amat cepat bagi pelaku UMKM yang sudah mulai mampu memiliki agunan untuk gadai. Dia pun menyebut, integrasi ini akan menjadi strategi yang cukup baik untuk membantu pelaku usaha wong cilik lepas dari jerat rentenir.

&quot;Keunggulan-keunggulan ini yang diintegrasikan. Memang penggabungan menjadi sempurna. Ini bisa memberi opsi solusi keuangan yang lebih bervariasi. Pelaku usaha khususnya di agrikultur pun itu masih banyak sekali yang masih terjebak rente dan sistem ijon. Kalau ini bisa diatasi, maka upaya pengendalian harga pangan pun bisa lebih baik,&quot; katanya di Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Ikhsan mengatakan saat ini optimisme di masyarakat kembali meningkat. Lantaran pemerintah banyak memberikan stimulus untuk mendongkrak ekonomi, ditambah vaksinasi yang lebih gencar dilakukan untuk menekan dampak lebih buruk dari pandemi.

Hal itu, kata dia, membuat pelaku UMKM merasa cukup leluasa untuk kembali berusaha. Terlebih pemerintah pun mendorong pelaku UMKM untuk melakukan digitalisasi pada usahanya.

&quot;Memang perlu diakui masih belum banyak yang beradaptasi dengan digital. Dengan relaksasi mobilitas, tentuinya optimisme sudah mulai kembali. Kami harap Holding UMi juga bisa lebih cepat menjawab kebutuhan modal kerja,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
