<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbankan Diminta Identifikasi Pengusaha yang Bisa Naikkan Kredit</title><description>Perbankan diminta mulai mengidentifikasi pelaku usaha yang sudah bisa  disalurkan kredit.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/09/29/620/2478714/perbankan-diminta-identifikasi-pengusaha-yang-bisa-naikkan-kredit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/09/29/620/2478714/perbankan-diminta-identifikasi-pengusaha-yang-bisa-naikkan-kredit"/><item><title>Perbankan Diminta Identifikasi Pengusaha yang Bisa Naikkan Kredit</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/09/29/620/2478714/perbankan-diminta-identifikasi-pengusaha-yang-bisa-naikkan-kredit</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/09/29/620/2478714/perbankan-diminta-identifikasi-pengusaha-yang-bisa-naikkan-kredit</guid><pubDate>Rabu 29 September 2021 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/29/620/2478714/perbankan-diminta-identifikasi-pengusaha-yang-bisa-naikkan-kredit-zfww8Qlloq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perbankan diminta tingkatkan penyaluran kredit (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/09/29/620/2478714/perbankan-diminta-identifikasi-pengusaha-yang-bisa-naikkan-kredit-K4XZZ08DPR.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/29/620/2478714/perbankan-diminta-identifikasi-pengusaha-yang-bisa-naikkan-kredit-zfww8Qlloq.jpg</image><title>Perbankan diminta tingkatkan penyaluran kredit (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perbankan diminta mulai mengidentifikasi pelaku usaha yang sudah bisa disalurkan kredit. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan permintaan kredit.
&amp;ldquo;Kita mohon bahwa perbankan, baik Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), swasta, dan seluruh BPD (Bank Pembangunan Daerah), dan BPR (Bank Perkreditan Rakyat) bisa mengidentifikasi dunia usaha yang bisa meningkatkan pertumbuhan kredit,&amp;rdquo; kata Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, Rabu (29/9/2021).
Baca Juga: 5 Tips Jaga Saldo Rekening agar Aman dari Pembobolan
 
Ia mengatakan di tengah COVID-19 pemerintah mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta korporasi melalui penempatan dana pemerintah di perbankan untuk mendorong penyaluran kredit.
&amp;ldquo;Kita berharap ini terus berlanjut. Tadinya kita berpikir penempatan dana ini untuk membantu likuiditas perbankan, tapi ternyata likuiditas perbankan tidak bermasalah,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga: BI Injeksi Likuiditas Rp118 Triliun ke Perbankan 
 
Karena likuiditas perbankan sudah dipastikan aman, menurut dia, saat ini perbankan harus jeli dalam melihat pelaku usaha yang sudah bisa disalurkan kredit. Ia berharap penyaluran kredit dapat lebih tinggi lagi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Perbankan diminta mulai mengidentifikasi pelaku usaha yang sudah bisa disalurkan kredit. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan permintaan kredit.
&amp;ldquo;Kita mohon bahwa perbankan, baik Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), swasta, dan seluruh BPD (Bank Pembangunan Daerah), dan BPR (Bank Perkreditan Rakyat) bisa mengidentifikasi dunia usaha yang bisa meningkatkan pertumbuhan kredit,&amp;rdquo; kata Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, Rabu (29/9/2021).
Baca Juga: 5 Tips Jaga Saldo Rekening agar Aman dari Pembobolan
 
Ia mengatakan di tengah COVID-19 pemerintah mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta korporasi melalui penempatan dana pemerintah di perbankan untuk mendorong penyaluran kredit.
&amp;ldquo;Kita berharap ini terus berlanjut. Tadinya kita berpikir penempatan dana ini untuk membantu likuiditas perbankan, tapi ternyata likuiditas perbankan tidak bermasalah,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga: BI Injeksi Likuiditas Rp118 Triliun ke Perbankan 
 
Karena likuiditas perbankan sudah dipastikan aman, menurut dia, saat ini perbankan harus jeli dalam melihat pelaku usaha yang sudah bisa disalurkan kredit. Ia berharap penyaluran kredit dapat lebih tinggi lagi.
</content:encoded></item></channel></rss>
