<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pakar Jelaskan Pentingnya Prokes dan Vaksinasi Lindungi Diri dari Covid-19</title><description>Kondisi Covid-19 yang sudah menunjukkan tren positif di Indonesia, membuat sejumlah aktivitas sudah kembali normal</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/10/05/620/2481397/pakar-jelaskan-pentingnya-prokes-dan-vaksinasi-lindungi-diri-dari-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/10/05/620/2481397/pakar-jelaskan-pentingnya-prokes-dan-vaksinasi-lindungi-diri-dari-covid-19"/><item><title>Pakar Jelaskan Pentingnya Prokes dan Vaksinasi Lindungi Diri dari Covid-19</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/10/05/620/2481397/pakar-jelaskan-pentingnya-prokes-dan-vaksinasi-lindungi-diri-dari-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/10/05/620/2481397/pakar-jelaskan-pentingnya-prokes-dan-vaksinasi-lindungi-diri-dari-covid-19</guid><pubDate>Selasa 05 Oktober 2021 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>Leonardus Selwyn Kangsaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/05/620/2481397/pakar-jelaskan-pentingnya-prokes-dan-vaksinasi-lindungi-diri-dari-covid-19-tsEtwzs1FL.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/10/05/620/2481397/pakar-jelaskan-pentingnya-prokes-dan-vaksinasi-lindungi-diri-dari-covid-19-ArM4I3lRZR.jpeg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/05/620/2481397/pakar-jelaskan-pentingnya-prokes-dan-vaksinasi-lindungi-diri-dari-covid-19-tsEtwzs1FL.jpeg</image><title>Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)</title></images><description>KONDISI Covid-19 yang sudah menunjukkan tren positif di Indonesia, membuat sejumlah aktivitas sudah kembali normal di beberapa kota dan tempat di Indonesia. Tapi perlu diingat Covid-19 masih ada, walaupun sedikit kalau lengah bisa meledak kembali dan menyebabkan outbreak.
Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Selasa (5/10/2021) membahas salah satu laporan dari CDC terkait protokol kesehatan efektif dalam melindungi penularan Covid-19 pada suatu acara besar.

&quot;CDC merilis suatu laporan yang menyatakan ada acara yang diselenggarakan sampai menginap dan melibatkan 7.000 orang, namun tidak terjadi outbreak besar di situ, karena menerapkan berlapis protokol kesehatan serta vaksinasi,&quot; ujar dr. Fajri.
Baca Juga : Wamenkes Dante Ungkap Titik Kritis Penularan Covid-19 di Tempat Wisata
Ia menambahkan bahwa protokol kesehatan dalam acara itu sangat ketat seperti cuci tangan, pakai masker, tidak berkumpul bersama. Jika ada satu orang yang terdeteksi positif Covid-19 maka sudah di track ke depannya secara ketat dan teliti. Fakta lainnya adalah 93 persen populasi yang hadir dalam acara tersebut sudah divaksin.
&quot;Justru terjadi penularan pada orang-orang yang belum divaksin dan bukan berasal dari acara tersebut. Artinya ini pelajaran penting buat kita ketika ingin hidup beradaptasi jangka panjang dan tidak ingin kasus Covid-19 meledak lagi karena aktivitas mulai dibuka,&quot; tuntasnya.</description><content:encoded>KONDISI Covid-19 yang sudah menunjukkan tren positif di Indonesia, membuat sejumlah aktivitas sudah kembali normal di beberapa kota dan tempat di Indonesia. Tapi perlu diingat Covid-19 masih ada, walaupun sedikit kalau lengah bisa meledak kembali dan menyebabkan outbreak.
Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Selasa (5/10/2021) membahas salah satu laporan dari CDC terkait protokol kesehatan efektif dalam melindungi penularan Covid-19 pada suatu acara besar.

&quot;CDC merilis suatu laporan yang menyatakan ada acara yang diselenggarakan sampai menginap dan melibatkan 7.000 orang, namun tidak terjadi outbreak besar di situ, karena menerapkan berlapis protokol kesehatan serta vaksinasi,&quot; ujar dr. Fajri.
Baca Juga : Wamenkes Dante Ungkap Titik Kritis Penularan Covid-19 di Tempat Wisata
Ia menambahkan bahwa protokol kesehatan dalam acara itu sangat ketat seperti cuci tangan, pakai masker, tidak berkumpul bersama. Jika ada satu orang yang terdeteksi positif Covid-19 maka sudah di track ke depannya secara ketat dan teliti. Fakta lainnya adalah 93 persen populasi yang hadir dalam acara tersebut sudah divaksin.
&quot;Justru terjadi penularan pada orang-orang yang belum divaksin dan bukan berasal dari acara tersebut. Artinya ini pelajaran penting buat kita ketika ingin hidup beradaptasi jangka panjang dan tidak ingin kasus Covid-19 meledak lagi karena aktivitas mulai dibuka,&quot; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
