<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masuk Pasar Tradisional di Kota Tangerang Kini Pakai Aplikasi Peduli Lindungi</title><description>Masuk ke pasar tradisional di Kota Tangerang, kini harus menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/10/26/620/2491845/masuk-pasar-tradisional-di-kota-tangerang-kini-pakai-aplikasi-peduli-lindungi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/10/26/620/2491845/masuk-pasar-tradisional-di-kota-tangerang-kini-pakai-aplikasi-peduli-lindungi"/><item><title>Masuk Pasar Tradisional di Kota Tangerang Kini Pakai Aplikasi Peduli Lindungi</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/10/26/620/2491845/masuk-pasar-tradisional-di-kota-tangerang-kini-pakai-aplikasi-peduli-lindungi</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/10/26/620/2491845/masuk-pasar-tradisional-di-kota-tangerang-kini-pakai-aplikasi-peduli-lindungi</guid><pubDate>Selasa 26 Oktober 2021 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/26/620/2491845/masuk-pasar-tradisional-di-kota-tangerang-kini-pakai-aplikasi-peduli-lindungi-aBGVvwMKA0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/10/26/620/2491845/masuk-pasar-tradisional-di-kota-tangerang-kini-pakai-aplikasi-peduli-lindungi-ZSjLp0wv5b.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/26/620/2491845/masuk-pasar-tradisional-di-kota-tangerang-kini-pakai-aplikasi-peduli-lindungi-aBGVvwMKA0.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Masuk ke pasar tradisional di Kota Tangerang, kini harus menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Hal ini dilakukan untuk menekan penularan dan mencegah terjadinya cluster baru Covid-19.

Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyani mengatakan, kedua pasar tradisional itu Pasar Anyar dan Poris.

&quot;Minggu lalu sudah sosialisasi. Saat ini sudah proses penerapan, walau masih banyak keterbatasan. Karena, penerapan Peduli Lindungi di pasar tradisional tidak sama dengan pusat perbelanjaan mall,&quot; katanya, Selasa (26/10/2021).

Lebih lanjut, dikatakan bahwa penerapan aturan itu sudah diajukan ke Kemenkes dan Kemendag, dan telah disetujui.

&quot;Untuk pasar lainnya, saat ini masih sosialisasi dan tahap persiapan. Namun tetap melakukan pengawasan protokol kesehatan yang ketat. Tapi, harapannya nanti bisa disemua pasar,&quot; ungkap Titien.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xOC8xLzE0MDU2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dilanjutkan dia, penerapan aplikasi Peduli Lindungi di lingkungan pasar, tidak pada konteks kewajiban saat ingin masuk pasar. Tapi, masih tahap mengajak atau mendorong masyarakat untuk peduli pentingnya vaksinasi.

</description><content:encoded>TANGERANG - Masuk ke pasar tradisional di Kota Tangerang, kini harus menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Hal ini dilakukan untuk menekan penularan dan mencegah terjadinya cluster baru Covid-19.

Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyani mengatakan, kedua pasar tradisional itu Pasar Anyar dan Poris.

&quot;Minggu lalu sudah sosialisasi. Saat ini sudah proses penerapan, walau masih banyak keterbatasan. Karena, penerapan Peduli Lindungi di pasar tradisional tidak sama dengan pusat perbelanjaan mall,&quot; katanya, Selasa (26/10/2021).

Lebih lanjut, dikatakan bahwa penerapan aturan itu sudah diajukan ke Kemenkes dan Kemendag, dan telah disetujui.

&quot;Untuk pasar lainnya, saat ini masih sosialisasi dan tahap persiapan. Namun tetap melakukan pengawasan protokol kesehatan yang ketat. Tapi, harapannya nanti bisa disemua pasar,&quot; ungkap Titien.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xOC8xLzE0MDU2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dilanjutkan dia, penerapan aplikasi Peduli Lindungi di lingkungan pasar, tidak pada konteks kewajiban saat ingin masuk pasar. Tapi, masih tahap mengajak atau mendorong masyarakat untuk peduli pentingnya vaksinasi.

</content:encoded></item></channel></rss>
