<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebutuhan Gas Semakin Besar, Ini Daftar Proyek Infrastruktur yang Dikebut</title><description>PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendukung proses transisi energi melalui ketersediaan pasokan gas dan infrastruktur.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/11/18/620/2503964/kebutuhan-gas-semakin-besar-ini-daftar-proyek-infrastruktur-yang-dikebut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/11/18/620/2503964/kebutuhan-gas-semakin-besar-ini-daftar-proyek-infrastruktur-yang-dikebut"/><item><title>Kebutuhan Gas Semakin Besar, Ini Daftar Proyek Infrastruktur yang Dikebut</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/11/18/620/2503964/kebutuhan-gas-semakin-besar-ini-daftar-proyek-infrastruktur-yang-dikebut</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/11/18/620/2503964/kebutuhan-gas-semakin-besar-ini-daftar-proyek-infrastruktur-yang-dikebut</guid><pubDate>Kamis 18 November 2021 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Hudayanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/18/620/2503964/kebutuhan-gas-semakin-besar-ini-daftar-proyek-infrastruktur-yang-dikebut-Lvj1ATgtdJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Infrastruktur Gas (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/11/18/620/2503964/kebutuhan-gas-semakin-besar-ini-daftar-proyek-infrastruktur-yang-dikebut-eeO8Klq5H0.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/18/620/2503964/kebutuhan-gas-semakin-besar-ini-daftar-proyek-infrastruktur-yang-dikebut-Lvj1ATgtdJ.jpg</image><title>Infrastruktur Gas (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendukung proses transisi energi melalui ketersediaan pasokan gas dan infrastruktur.

Hal ini sesuai kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penggunaan energi bersih menuju zero emisi di 2060.

Direktur Utama PGN Muhamad Haryo Yunianto mengatakan, dalam jangka pendek PGN akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan sumber pasokan gas bumi.

Langkah ini sangat strategis mengingat potensi kebutuhan gas bumi di masa depan akan semakin besar. Salah satunya terkait dengan kebijakan bauran energi baru terbarukan (EBT) hingga 23% pada tahun 2025.
&amp;ldquo;Sebagai proses dari rencana penguatan bisnis tersebut, PGN telah mengintegrasikan infrastruktur di Sumatra bagian Utara dan Tengah, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk meningkatkan keandalan dan fleksibilitas penyaluran gas ke seluruh segmen pasar. Pembangunan infrastruktur yang semakin terintegrasi ini akan menjadi prioritas utama PGN,&amp;rdquo; kata Haryo saat paparan publik secara online di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Baca Juga: Corona Mewabah, PGN Pastikan Pembangunan Infrastruktur Tetap Berjalan



Beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang saat ini dikembangkan PGN di antaranya adalah konstruksi pipa Senipah-Balikpapan untuk mendukung Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan dengan memanfaatkan sumber gas bumi di Kalimantan Timur. Proyek lainnya adalah memperkuat optimalisasi pipa Gresik-Semarang dengan infrastruktur non-pipa atau disebut beyond the pipe.

PGN juga dalam proses pembangunan proyek regasifikasi LNG dan mini LNG untuk memenuhi kebutuhan gas di beberapa lokasi di Indonesia bagian tengah dan timur, khususnya dalam penyediaan gas bagi pembangkit PLN.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendukung proses transisi energi melalui ketersediaan pasokan gas dan infrastruktur.

Hal ini sesuai kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penggunaan energi bersih menuju zero emisi di 2060.

Direktur Utama PGN Muhamad Haryo Yunianto mengatakan, dalam jangka pendek PGN akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan sumber pasokan gas bumi.

Langkah ini sangat strategis mengingat potensi kebutuhan gas bumi di masa depan akan semakin besar. Salah satunya terkait dengan kebijakan bauran energi baru terbarukan (EBT) hingga 23% pada tahun 2025.
&amp;ldquo;Sebagai proses dari rencana penguatan bisnis tersebut, PGN telah mengintegrasikan infrastruktur di Sumatra bagian Utara dan Tengah, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk meningkatkan keandalan dan fleksibilitas penyaluran gas ke seluruh segmen pasar. Pembangunan infrastruktur yang semakin terintegrasi ini akan menjadi prioritas utama PGN,&amp;rdquo; kata Haryo saat paparan publik secara online di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Baca Juga: Corona Mewabah, PGN Pastikan Pembangunan Infrastruktur Tetap Berjalan



Beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang saat ini dikembangkan PGN di antaranya adalah konstruksi pipa Senipah-Balikpapan untuk mendukung Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan dengan memanfaatkan sumber gas bumi di Kalimantan Timur. Proyek lainnya adalah memperkuat optimalisasi pipa Gresik-Semarang dengan infrastruktur non-pipa atau disebut beyond the pipe.

PGN juga dalam proses pembangunan proyek regasifikasi LNG dan mini LNG untuk memenuhi kebutuhan gas di beberapa lokasi di Indonesia bagian tengah dan timur, khususnya dalam penyediaan gas bagi pembangkit PLN.
</content:encoded></item></channel></rss>
