<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WHO: Kematian Akibat Covid-19 di Eropa pada Maret 2022 Bisa Capai 2,2 Juta</title><description>Eropa saat ini memiliki angka kematian akibat Covid-19 tertinggi di dunia.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/11/24/620/2506749/who-kematian-akibat-covid-19-di-eropa-pada-maret-2022-bisa-capai-2-2-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/11/24/620/2506749/who-kematian-akibat-covid-19-di-eropa-pada-maret-2022-bisa-capai-2-2-juta"/><item><title>WHO: Kematian Akibat Covid-19 di Eropa pada Maret 2022 Bisa Capai 2,2 Juta</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/11/24/620/2506749/who-kematian-akibat-covid-19-di-eropa-pada-maret-2022-bisa-capai-2-2-juta</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/11/24/620/2506749/who-kematian-akibat-covid-19-di-eropa-pada-maret-2022-bisa-capai-2-2-juta</guid><pubDate>Rabu 24 November 2021 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/24/620/2506749/who-kematian-akibat-covid-19-di-eropa-pada-maret-2022-bisa-capai-2-2-juta-n3SrVFRGeM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/11/24/620/2506749/who-kematian-akibat-covid-19-di-eropa-pada-maret-2022-bisa-capai-2-2-juta-MpHBs6DOta.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/24/620/2506749/who-kematian-akibat-covid-19-di-eropa-pada-maret-2022-bisa-capai-2-2-juta-n3SrVFRGeM.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Kantor regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa pada Selasa (23/11/2021) mengatakan wilayah dengan 53 negara itu diperkirakan mengalami 700.000 lagi kematian akibat Covid-19 dalam empat bulan ke depan jika upaya vaksinasi tidak ditingkatkan.
Dalam sebuah pernyataan, WHO Wilayah Eropa melaporkan kawasan itu mengalami hampir 4.200 kematian akibat Covid-19 dalam seminggu terakhir. Angka itu dua kali lipat lebih tinggi dari jumlah kematian harian yang dilaporkan pada akhir September 2021.
BACA JUGA: WHO: Eropa Pusat Pandemi Covid-19 Meskipun Persediaan Vaksin Banyak
Eropa telah melewati 1,5 juta kematian akibat Covid-19 selama pandemi dan data yang dikumpulkan Institute for Health Metrics and Evaluation untuk WHO-Eropa menunjukkan virus corona menjadi penyebab kematian nomor satu di seluruh Eropa dan Asia Tengah.
Kantor regional WHO itu memproyeksikan adanya permintaan yang tinggi atau ekstrem untuk rawat inap di rumah sakit di 25 negara di Eropa dan tekanan yang tinggi atau ekstrem di unit perawatan intensif di 49 negara antara sekarang dan 1 Maret 2022.
BACA JUGA: WHO: Kematian Covid-19 di Eropa Terbanyak di Dunia
Disebutkan, berdasarkan tren, kumulatif kematian yang dilaporkan di Eropa, diproyeksikan mencapai lebih dari 2,2 juta sampai Maret 2022.
Dalam pernyataannya, Direktur WHO Wilayah Eropa Hans Kluge menyerukan pendekatan &quot;vaksin plus&quot; yang memungkinkan orang-orang di kawasan itu dapat hidup dan melanjutkan aktivitas sehari-hari.</description><content:encoded>JAKARTA - Kantor regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa pada Selasa (23/11/2021) mengatakan wilayah dengan 53 negara itu diperkirakan mengalami 700.000 lagi kematian akibat Covid-19 dalam empat bulan ke depan jika upaya vaksinasi tidak ditingkatkan.
Dalam sebuah pernyataan, WHO Wilayah Eropa melaporkan kawasan itu mengalami hampir 4.200 kematian akibat Covid-19 dalam seminggu terakhir. Angka itu dua kali lipat lebih tinggi dari jumlah kematian harian yang dilaporkan pada akhir September 2021.
BACA JUGA: WHO: Eropa Pusat Pandemi Covid-19 Meskipun Persediaan Vaksin Banyak
Eropa telah melewati 1,5 juta kematian akibat Covid-19 selama pandemi dan data yang dikumpulkan Institute for Health Metrics and Evaluation untuk WHO-Eropa menunjukkan virus corona menjadi penyebab kematian nomor satu di seluruh Eropa dan Asia Tengah.
Kantor regional WHO itu memproyeksikan adanya permintaan yang tinggi atau ekstrem untuk rawat inap di rumah sakit di 25 negara di Eropa dan tekanan yang tinggi atau ekstrem di unit perawatan intensif di 49 negara antara sekarang dan 1 Maret 2022.
BACA JUGA: WHO: Kematian Covid-19 di Eropa Terbanyak di Dunia
Disebutkan, berdasarkan tren, kumulatif kematian yang dilaporkan di Eropa, diproyeksikan mencapai lebih dari 2,2 juta sampai Maret 2022.
Dalam pernyataannya, Direktur WHO Wilayah Eropa Hans Kluge menyerukan pendekatan &quot;vaksin plus&quot; yang memungkinkan orang-orang di kawasan itu dapat hidup dan melanjutkan aktivitas sehari-hari.</content:encoded></item></channel></rss>
