<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Kelima Paska Gunung Semeru Erupsi, Wilayah Ini Masih Terkubur Material Vulkanik</title><description>Ratusan area masih terkubur material pasir dan abu vulkanik pada hari kelima pasca erupsi Gunung Semeru.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/12/08/620/2513706/hari-kelima-paska-gunung-semeru-erupsi-wilayah-ini-masih-terkubur-material-vulkanik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/12/08/620/2513706/hari-kelima-paska-gunung-semeru-erupsi-wilayah-ini-masih-terkubur-material-vulkanik"/><item><title>Hari Kelima Paska Gunung Semeru Erupsi, Wilayah Ini Masih Terkubur Material Vulkanik</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/12/08/620/2513706/hari-kelima-paska-gunung-semeru-erupsi-wilayah-ini-masih-terkubur-material-vulkanik</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/12/08/620/2513706/hari-kelima-paska-gunung-semeru-erupsi-wilayah-ini-masih-terkubur-material-vulkanik</guid><pubDate>Rabu 08 Desember 2021 10:28 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/08/620/2513706/hari-kelima-paska-gunung-semeru-erupsi-wilayah-ini-masih-terkubur-material-vulkanik-VYfZtsa69i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Abu vulkanis masih menutupi sejumlah wilayah di sekitar Gunung Semeru. (Foto: Avirista M/MPI)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/12/08/620/2513706/hari-kelima-paska-gunung-semeru-erupsi-wilayah-ini-masih-terkubur-material-vulkanik-Cl1uD0Tiya.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/08/620/2513706/hari-kelima-paska-gunung-semeru-erupsi-wilayah-ini-masih-terkubur-material-vulkanik-VYfZtsa69i.jpg</image><title>Abu vulkanis masih menutupi sejumlah wilayah di sekitar Gunung Semeru. (Foto: Avirista M/MPI)</title></images><description>LUMAJANG - Ratusan area masih terkubur material pasir dan abu vulkanik pada hari kelima pasca erupsi Gunung Semeru . Sejumlah wilayah itu terkubur material erupsi Gunung Semeru dengan ketinggian bervariasi.

Wilayah Curah Kobokan, Pronojiwo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, menjadi lokasi terparah terdampak erupsi Gunung Semeru. Berdasarkan informasi yang dihimpun, di sini hampir ratusan bangunan rumah dan sejumlah fasilitas umum terkubur.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Joko Sambang mengakui, di daerah beberapa daerah seperti di Curah Kobokan dan Kampung Renteng, jadi wilayah terparah terdampak erupsi Gunung Semeru.

Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Relawan Selamatkan Seekor Bebek Terdampak Erupsi Semeru

Baca juga:&amp;nbsp;4 Fakta Aksi Eksibisionisme Siskaeee, Trauma Masa Lalu hingga Kepuasan Batin

&quot;Bukan pasir sangat tebal, rumah tinggal atapnya saja (tertimbun material erupsi). Sehingga bukan kategori parah lagi. Rumah kelihatan atapnya saja. Sehingga kami teman-teman yang asesmen fasum (fasilitas umum) hanya bisa mendata dari data yang ada di desa,&quot; ungkap Joko Sambang, saat dikonfirmasi, Rabu pagi (8/12/2021).

Namun pihaknya masih belum memetakan secara pasti berapa rumah yang mengalami kerusakan, mengingat dirinya tidak mengetahui kondisi rumah awalnya seperti apa.
</description><content:encoded>LUMAJANG - Ratusan area masih terkubur material pasir dan abu vulkanik pada hari kelima pasca erupsi Gunung Semeru . Sejumlah wilayah itu terkubur material erupsi Gunung Semeru dengan ketinggian bervariasi.

Wilayah Curah Kobokan, Pronojiwo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, menjadi lokasi terparah terdampak erupsi Gunung Semeru. Berdasarkan informasi yang dihimpun, di sini hampir ratusan bangunan rumah dan sejumlah fasilitas umum terkubur.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Joko Sambang mengakui, di daerah beberapa daerah seperti di Curah Kobokan dan Kampung Renteng, jadi wilayah terparah terdampak erupsi Gunung Semeru.

Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Relawan Selamatkan Seekor Bebek Terdampak Erupsi Semeru

Baca juga:&amp;nbsp;4 Fakta Aksi Eksibisionisme Siskaeee, Trauma Masa Lalu hingga Kepuasan Batin

&quot;Bukan pasir sangat tebal, rumah tinggal atapnya saja (tertimbun material erupsi). Sehingga bukan kategori parah lagi. Rumah kelihatan atapnya saja. Sehingga kami teman-teman yang asesmen fasum (fasilitas umum) hanya bisa mendata dari data yang ada di desa,&quot; ungkap Joko Sambang, saat dikonfirmasi, Rabu pagi (8/12/2021).

Namun pihaknya masih belum memetakan secara pasti berapa rumah yang mengalami kerusakan, mengingat dirinya tidak mengetahui kondisi rumah awalnya seperti apa.
</content:encoded></item></channel></rss>
