<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cakupan Vaksinasi Dosis Lengkap Tak Jamin Cegah Lonjakan Kasus Covid-19</title><description>Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat harus</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/12/22/620/2520767/cakupan-vaksinasi-dosis-lengkap-tak-jamin-cegah-lonjakan-kasus-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/12/22/620/2520767/cakupan-vaksinasi-dosis-lengkap-tak-jamin-cegah-lonjakan-kasus-covid-19"/><item><title>Cakupan Vaksinasi Dosis Lengkap Tak Jamin Cegah Lonjakan Kasus Covid-19</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/12/22/620/2520767/cakupan-vaksinasi-dosis-lengkap-tak-jamin-cegah-lonjakan-kasus-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/12/22/620/2520767/cakupan-vaksinasi-dosis-lengkap-tak-jamin-cegah-lonjakan-kasus-covid-19</guid><pubDate>Rabu 22 Desember 2021 09:04 WIB</pubDate><dc:creator>Leonardus Selwyn Kangsaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/22/620/2520767/cakupan-vaksinasi-dosis-lengkap-tak-jamin-cegah-lonjakan-kasus-covid-19-r9h5mBtsfl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Timesofindia)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/12/22/620/2520767/cakupan-vaksinasi-dosis-lengkap-tak-jamin-cegah-lonjakan-kasus-covid-19-0ZvIl9Xz9e.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/22/620/2520767/cakupan-vaksinasi-dosis-lengkap-tak-jamin-cegah-lonjakan-kasus-covid-19-r9h5mBtsfl.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Timesofindia)</title></images><description>JURU Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat harus terus waspada dan berhati-hati dengan ancaman varian baru Covid-19 yang bernama Omicron. Sebab varian ini mampu menyebar dengan sangat cepat tanpa pandang bulu.
Prof. Wiku mengatakan saat ini ada data yang menunjukkan bahwa cakupan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap nyatanya tidak menjamin terjadinya kenaikan kasus. Oleh sebab itu masyarakat harus belajar dari beberapa negara dengan cakupan vaksin tinggi, namun saat ini tengah menghadapi kenaikan kasus.

&quot;Sebagai contoh Amerika Serikat (AS) yang memiliki cakupan vaksinasi sebesar 61 persen saat ini, mengalami kenaikan kasus positif dan kematian Covid-19,&quot; kata Prof. Wiku dalam siaran pers 'Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia', Selasa (21/12/2021).
Baca Juga : Menkes Yakin Target WHO 40% Vaksinasi Covid-19 Tercapai Sebelum Natal
Tak hanya AS, beberapa negara yang memiliki cakupan vaksinasi dosis lengkap lebih tinggi pun tetap mengalami lonjakan kasus Covid-19. Negara tersebut antara lain Norwegia dengan cakupan vaksinasi lengkap sebesar 71 persen, dan Korea Selatan dengan cakupan vaksinasi tertinggi mencapai 92 persen.
Baca Juga : Hadapi Omicron, Dibutuhkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap
Selain itu perubahan karakteristik varian Omicron juga berpotensi memperparah situasi pandemi di dunia. Namun demikian, kondisi ini masih terus diteliti lebih lanjut.
&quot;Hasil penelitian awal menujukkan gejala yang ditimbulkan varian ini cenderung ringan, sedangkan dampaknya pada  vaksin dan alat uji diagnostik, masih ditelaah lebih lanjut,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JURU Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat harus terus waspada dan berhati-hati dengan ancaman varian baru Covid-19 yang bernama Omicron. Sebab varian ini mampu menyebar dengan sangat cepat tanpa pandang bulu.
Prof. Wiku mengatakan saat ini ada data yang menunjukkan bahwa cakupan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap nyatanya tidak menjamin terjadinya kenaikan kasus. Oleh sebab itu masyarakat harus belajar dari beberapa negara dengan cakupan vaksin tinggi, namun saat ini tengah menghadapi kenaikan kasus.

&quot;Sebagai contoh Amerika Serikat (AS) yang memiliki cakupan vaksinasi sebesar 61 persen saat ini, mengalami kenaikan kasus positif dan kematian Covid-19,&quot; kata Prof. Wiku dalam siaran pers 'Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia', Selasa (21/12/2021).
Baca Juga : Menkes Yakin Target WHO 40% Vaksinasi Covid-19 Tercapai Sebelum Natal
Tak hanya AS, beberapa negara yang memiliki cakupan vaksinasi dosis lengkap lebih tinggi pun tetap mengalami lonjakan kasus Covid-19. Negara tersebut antara lain Norwegia dengan cakupan vaksinasi lengkap sebesar 71 persen, dan Korea Selatan dengan cakupan vaksinasi tertinggi mencapai 92 persen.
Baca Juga : Hadapi Omicron, Dibutuhkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap
Selain itu perubahan karakteristik varian Omicron juga berpotensi memperparah situasi pandemi di dunia. Namun demikian, kondisi ini masih terus diteliti lebih lanjut.
&quot;Hasil penelitian awal menujukkan gejala yang ditimbulkan varian ini cenderung ringan, sedangkan dampaknya pada  vaksin dan alat uji diagnostik, masih ditelaah lebih lanjut,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
