<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenis Masker untuk Cegah Penularan Omicron Rekomendasi Pakar Kesehatan</title><description>Varian Omicron terus menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Kasus Omicron di</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/12/24/620/2522007/jenis-masker-untuk-cegah-penularan-omicron-rekomendasi-pakar-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/12/24/620/2522007/jenis-masker-untuk-cegah-penularan-omicron-rekomendasi-pakar-kesehatan"/><item><title>Jenis Masker untuk Cegah Penularan Omicron Rekomendasi Pakar Kesehatan</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/12/24/620/2522007/jenis-masker-untuk-cegah-penularan-omicron-rekomendasi-pakar-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/12/24/620/2522007/jenis-masker-untuk-cegah-penularan-omicron-rekomendasi-pakar-kesehatan</guid><pubDate>Jum'at 24 Desember 2021 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Leonardus Selwyn Kangsaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/24/620/2522007/jenis-masker-untuk-cegah-penularan-omicron-rekomendasi-pakar-kesehatan-16QzM9wXQ5.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/12/24/620/2522007/jenis-masker-untuk-cegah-penularan-omicron-rekomendasi-pakar-kesehatan-xh8eXZ28wg.jpeg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/24/620/2522007/jenis-masker-untuk-cegah-penularan-omicron-rekomendasi-pakar-kesehatan-16QzM9wXQ5.jpeg</image><title>Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)</title></images><description>VARIAN Omicron terus menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Kasus Omicron di Indonesia sendiri kini sudah ada 8 pasien.&amp;nbsp;
Varian Omicron memang tengah menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Hal ini karena mutasi Covid-19 asal Afrika Selatan ini penularannya 500 persen lebih cepat dari varian Delta. Lantas adakah rekomendasi jenis masker untuk mencegah penularannya?

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker double saat bepergian atau mengunjungi fasilitas publik. Sebab hingga saat ini masker masih efektif untuk melindungi.
&quot;Jika kuat boleh pakai masker double, dalamnya pakai masker medis, luarnya pakai masker kain yang penting menutup dari hidung sampai bawah dagu. Harus benar-benar dipakai, jangan sampai sesak kemudian dibuka,&quot; kata dr. Fajri, dalam wawancara eksklusif dengan iNews, Kamis (23/12/2021).
Baca Juga : 8 Kasus Omicron Ditemukan di Indonesia, Pemerintah Perketat Pintu Masuk
Baca Juga : Studi: Vaksin Booster Sinovac Kurang Kuat Lawan Omicron
Ia melanjutkan bahwa saat ini kasus Covid-19 di Indonesia sudah mulai berkurang. Kondisi ini justru membuat banyak masyarakat yang berhenti menggunakan masker. Fenomena ini banyak sekali terjadi terutama di restoran. Padahal kondisi ini sangat berisiko tinggi.
&quot;Pakai masker kain atau masker medis, tapi jangan lupa pilih masker yang baik menutupnya dan kencang. Kalau bisa masker yang tiga lapis karena mengandung bahan-bahan tertentu dengan kerapatan tertentu,&quot; tuntasnya.</description><content:encoded>VARIAN Omicron terus menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Kasus Omicron di Indonesia sendiri kini sudah ada 8 pasien.&amp;nbsp;
Varian Omicron memang tengah menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Hal ini karena mutasi Covid-19 asal Afrika Selatan ini penularannya 500 persen lebih cepat dari varian Delta. Lantas adakah rekomendasi jenis masker untuk mencegah penularannya?

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker double saat bepergian atau mengunjungi fasilitas publik. Sebab hingga saat ini masker masih efektif untuk melindungi.
&quot;Jika kuat boleh pakai masker double, dalamnya pakai masker medis, luarnya pakai masker kain yang penting menutup dari hidung sampai bawah dagu. Harus benar-benar dipakai, jangan sampai sesak kemudian dibuka,&quot; kata dr. Fajri, dalam wawancara eksklusif dengan iNews, Kamis (23/12/2021).
Baca Juga : 8 Kasus Omicron Ditemukan di Indonesia, Pemerintah Perketat Pintu Masuk
Baca Juga : Studi: Vaksin Booster Sinovac Kurang Kuat Lawan Omicron
Ia melanjutkan bahwa saat ini kasus Covid-19 di Indonesia sudah mulai berkurang. Kondisi ini justru membuat banyak masyarakat yang berhenti menggunakan masker. Fenomena ini banyak sekali terjadi terutama di restoran. Padahal kondisi ini sangat berisiko tinggi.
&quot;Pakai masker kain atau masker medis, tapi jangan lupa pilih masker yang baik menutupnya dan kencang. Kalau bisa masker yang tiga lapis karena mengandung bahan-bahan tertentu dengan kerapatan tertentu,&quot; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
