<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Tambah Trayek Tol Laut hingga Kapal Ternak di 2022, Ini Rinciannya</title><description>Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan meningkatkan pelayanan publik.</description><link>https://www.okezone.com/read/2021/12/31/620/2525595/ri-tambah-trayek-tol-laut-hingga-kapal-ternak-di-2022-ini-rinciannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2021/12/31/620/2525595/ri-tambah-trayek-tol-laut-hingga-kapal-ternak-di-2022-ini-rinciannya"/><item><title>RI Tambah Trayek Tol Laut hingga Kapal Ternak di 2022, Ini Rinciannya</title><link>https://www.okezone.com/read/2021/12/31/620/2525595/ri-tambah-trayek-tol-laut-hingga-kapal-ternak-di-2022-ini-rinciannya</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2021/12/31/620/2525595/ri-tambah-trayek-tol-laut-hingga-kapal-ternak-di-2022-ini-rinciannya</guid><pubDate>Jum'at 31 Desember 2021 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Hudayanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/31/620/2525595/ri-tambah-trayek-tol-laut-hingga-kapal-ternak-di-2022-ini-rinciannya-1DdlFs9LkF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tol Laut (Foto: Kemenhub)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2021/12/31/620/2525595/ri-tambah-trayek-tol-laut-hingga-kapal-ternak-di-2022-ini-rinciannya-Q0J6S46pzC.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/31/620/2525595/ri-tambah-trayek-tol-laut-hingga-kapal-ternak-di-2022-ini-rinciannya-1DdlFs9LkF.jpg</image><title>Tol Laut (Foto: Kemenhub)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan meningkatkan pelayanan publik Kapal Perintis, Kapal Barang Tol Laut, Kapal Khusus Angkutan Ternak dan Kapal Rede Tahun Anggaran 2022 melalui sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder.


Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Terpadu Perjanjian Kerjasama bertempat di kantor pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.

Kegiatan penandatanganan terpadu perjanjian kerjasama ini merupakan bentuk kesiapan dan komitmen Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  bersama para stakeholder dalam eksistensi Negara untuk memberikan layanan kepada masyarakat khususnya konektikvitas, mobilitas barang dan orang pada Tahun 2022.


Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha mengatakan, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada 2022 berencana akan melaksanakan kegiatan penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik kapal perintis sebanyak 117 trayek, penyelenggaraan kapal barang Tol Laut sebanyak 35 trayek, penyelenggaraan kapal khusus angkutan ternak sebanyak 6 trayek dan penyelenggaraan kapal rede sebanyak 16 trayek.

&quot;Dengan dilaksanakannya Penandatanganan Terpadu Perjanjian Kerjasama pada hari ini, merupakan suatu langkah yang baik dari Kementerian Perhubungan untuk memberikan jaminan bahwa pelayanan publik angkutan laut harus terus berjalan dan tidak ada kekosongan pelayanan sehingga mobilisasi masyarakat antar pulau, distribusi barang pokok dan penting ke daerah 3TP dan distribusi ternak ke daerah sentra konsumsi dapat tetap berjalan tanpa adanya hambatan khususnya dari ketersediaan sarana angkutan laut,&quot; ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (31/12/2201).

Baca Juga: 7 Tahun Tol Laut Layani 32 Trayek, Harga Barang Turun hingga 50%




Penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik angkutan laut yang meliputi kapal perintis, kapal barang tol laut, kapal khusus angkutan ternak dan kapal rede dilaksanakan dalam rangka melayani dan mempermudah mobilitas atau distribusi muatan. Secara umum, layanan angkutan laut menentukan konektivitas wilayah khususnya di negara kepulauan seperti Indonesia, sedangkan setiap jenis angkutan laut memiliki penekanan-penekanan harapan atau tujuan dalam pelaksanaannya.

Angkutan laut kapal perintis diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah terutama pada daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP) serta menjadi promote the trade dan memicu pertumbuhan ekonomi.

&quot;Berkaitan dengan hal tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut selama ini telah menyelenggarakan kegiatan pelayanan publik Kapal Perintis dengan menggunakan kapal milik negara sejak tahun 2003 dan jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun,&quot; ujar Arif.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan meningkatkan pelayanan publik Kapal Perintis, Kapal Barang Tol Laut, Kapal Khusus Angkutan Ternak dan Kapal Rede Tahun Anggaran 2022 melalui sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder.


Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Terpadu Perjanjian Kerjasama bertempat di kantor pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.

Kegiatan penandatanganan terpadu perjanjian kerjasama ini merupakan bentuk kesiapan dan komitmen Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  bersama para stakeholder dalam eksistensi Negara untuk memberikan layanan kepada masyarakat khususnya konektikvitas, mobilitas barang dan orang pada Tahun 2022.


Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha mengatakan, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada 2022 berencana akan melaksanakan kegiatan penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik kapal perintis sebanyak 117 trayek, penyelenggaraan kapal barang Tol Laut sebanyak 35 trayek, penyelenggaraan kapal khusus angkutan ternak sebanyak 6 trayek dan penyelenggaraan kapal rede sebanyak 16 trayek.

&quot;Dengan dilaksanakannya Penandatanganan Terpadu Perjanjian Kerjasama pada hari ini, merupakan suatu langkah yang baik dari Kementerian Perhubungan untuk memberikan jaminan bahwa pelayanan publik angkutan laut harus terus berjalan dan tidak ada kekosongan pelayanan sehingga mobilisasi masyarakat antar pulau, distribusi barang pokok dan penting ke daerah 3TP dan distribusi ternak ke daerah sentra konsumsi dapat tetap berjalan tanpa adanya hambatan khususnya dari ketersediaan sarana angkutan laut,&quot; ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (31/12/2201).

Baca Juga: 7 Tahun Tol Laut Layani 32 Trayek, Harga Barang Turun hingga 50%




Penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik angkutan laut yang meliputi kapal perintis, kapal barang tol laut, kapal khusus angkutan ternak dan kapal rede dilaksanakan dalam rangka melayani dan mempermudah mobilitas atau distribusi muatan. Secara umum, layanan angkutan laut menentukan konektivitas wilayah khususnya di negara kepulauan seperti Indonesia, sedangkan setiap jenis angkutan laut memiliki penekanan-penekanan harapan atau tujuan dalam pelaksanaannya.

Angkutan laut kapal perintis diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah terutama pada daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP) serta menjadi promote the trade dan memicu pertumbuhan ekonomi.

&quot;Berkaitan dengan hal tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut selama ini telah menyelenggarakan kegiatan pelayanan publik Kapal Perintis dengan menggunakan kapal milik negara sejak tahun 2003 dan jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun,&quot; ujar Arif.

</content:encoded></item></channel></rss>
