<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap! 18 Kapal Pengangkut Kembali Diizinkan Ekspor Batu Bara</title><description>Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/01/14/620/2532201/siap-siap-18-kapal-pengangkut-kembali-diizinkan-ekspor-batu-bara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/01/14/620/2532201/siap-siap-18-kapal-pengangkut-kembali-diizinkan-ekspor-batu-bara"/><item><title>Siap-Siap! 18 Kapal Pengangkut Kembali Diizinkan Ekspor Batu Bara</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/01/14/620/2532201/siap-siap-18-kapal-pengangkut-kembali-diizinkan-ekspor-batu-bara</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/01/14/620/2532201/siap-siap-18-kapal-pengangkut-kembali-diizinkan-ekspor-batu-bara</guid><pubDate>Jum'at 14 Januari 2022 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Erlinda Septiawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/14/620/2532201/siap-siap-18-kapal-pengangkut-kembali-diizinkan-ekspor-batu-bara-BLftRlRU0s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Batu Bara (Foto: Dokumen PLN)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/01/14/620/2532201/siap-siap-18-kapal-pengangkut-kembali-diizinkan-ekspor-batu-bara-xWPf154tge.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/14/620/2532201/siap-siap-18-kapal-pengangkut-kembali-diizinkan-ekspor-batu-bara-BLftRlRU0s.jpg</image><title>Batu Bara (Foto: Dokumen PLN)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bagi kapal-kapal yang telah mendapatkan keterangan memenuhi syarat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan ekspor batu bara.

Hal ini menyusul pencabutan larangan ekspor batu bara secara bertahap oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM melaui surat nomor B-165/MB.05/DJB.B/2022 tanggal 13 Januari 2022 perihal Pencabutan Pelarangan Penjualan Batubara ke Luar Negeri,
Baca Juga:&amp;nbsp;Hanya 18 dari 37 Kapal Pengangkut yang Boleh Ekspor Batu Bara, Apa Alasannya?
Pencabutan larangan penerbitan SPB tersebut sesuai dengan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.006/1/7/DA-2022 tanggal 14 Januari 2022 perihal Pencabutan Larangan Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang didasari pada hasil Rapat Koordinasi antar Menteri tentang Pasokan Batubara PLN dan surat dari Kementerian ESDM.

&amp;ldquo;Kami telah menginformasikan kepada seluruh Syahbandar untuk kembali menerbitkan SPB kepada kapal batu bara yang telah memenuhi persyaratan dari Kementerian ESDM,&amp;rdquo; kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Mugen S Sartoto di Jakarta, Jumat (14/1/2021).


&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xMi8xLzE0Mzg0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bagi kapal-kapal yang telah mendapatkan keterangan memenuhi syarat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan ekspor batu bara.

Hal ini menyusul pencabutan larangan ekspor batu bara secara bertahap oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM melaui surat nomor B-165/MB.05/DJB.B/2022 tanggal 13 Januari 2022 perihal Pencabutan Pelarangan Penjualan Batubara ke Luar Negeri,
Baca Juga:&amp;nbsp;Hanya 18 dari 37 Kapal Pengangkut yang Boleh Ekspor Batu Bara, Apa Alasannya?
Pencabutan larangan penerbitan SPB tersebut sesuai dengan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.006/1/7/DA-2022 tanggal 14 Januari 2022 perihal Pencabutan Larangan Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang didasari pada hasil Rapat Koordinasi antar Menteri tentang Pasokan Batubara PLN dan surat dari Kementerian ESDM.

&amp;ldquo;Kami telah menginformasikan kepada seluruh Syahbandar untuk kembali menerbitkan SPB kepada kapal batu bara yang telah memenuhi persyaratan dari Kementerian ESDM,&amp;rdquo; kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Mugen S Sartoto di Jakarta, Jumat (14/1/2021).


&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xMi8xLzE0Mzg0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
