<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Masih Berpotensi Cuaca Ekstrim, Warga Bogor Diminta Waspada</title><description>Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta masyarakat untuk waspada menghadapi cuaca ekstrim</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/01/26/620/2538207/masih-berpotensi-cuaca-ekstrim-warga-bogor-diminta-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/01/26/620/2538207/masih-berpotensi-cuaca-ekstrim-warga-bogor-diminta-waspada"/><item><title> Masih Berpotensi Cuaca Ekstrim, Warga Bogor Diminta Waspada</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/01/26/620/2538207/masih-berpotensi-cuaca-ekstrim-warga-bogor-diminta-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/01/26/620/2538207/masih-berpotensi-cuaca-ekstrim-warga-bogor-diminta-waspada</guid><pubDate>Rabu 26 Januari 2022 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/26/620/2538207/masih-berpotensi-cuaca-ekstrim-warga-bogor-diminta-waspada-49pRTcht5S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/01/26/620/2538207/masih-berpotensi-cuaca-ekstrim-warga-bogor-diminta-waspada-mQuztNPSCv.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/26/620/2538207/masih-berpotensi-cuaca-ekstrim-warga-bogor-diminta-waspada-49pRTcht5S.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta masyarakat untuk waspada menghadapi cuaca ekstrim yang masih berpeluang terjadi di Kota Bogor. Terutama, yang paling diwaspdai adalah bencana angin kencang atau puting beliung.

&quot;Seiring perkembangan dan situasi cuaca, BMKG menyatakan bahwa kondisi cuaca ekstrim belum akan berhenti hingga kemarin. Kita harus waspadai kemungkinan terjadinya lagi angin puting beliung dan curah hujan tinggi,&quot; kata Dedie, Rabu (26/1/2022).
Baca juga:&amp;nbsp;Angin Kencang di Kabupaten Bogor: 4 Rumah Rusak Berat, 34 Rusak Ringan
Dedie menambahkan, masyarakat dihimbau untuk menghindari titik yang rawan terdampak cuaca ekstrim. Seperti ruas jalan yang memiliki banyak pohon besar atau di lokasi rawan tanah longsor.

&quot;Saya juga sudah meminta kepada Dinas Perumahan dan Permukiman khususnya untuk kembali mengontrol pohon-pohon yang saat ini dikategorikan memiliki resiko rawan patah atau tumbang. Dan pohon-pohon yang berumur tua,&quot; ungkapnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jabodetabek Sore Ini!
Kemudian, untuk masyarakat yang berada di bantaran kali atau sungai juga harus senantiasa waspada. Termasuk meminta menjaga kelestarian lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan.

&quot;Jadi kalau pun terjadi cuaca ekstrem, mau itu curah hujan tinggi ataupun yang lain tidak menimbulkan banjir yang berkepanjangan,&quot; sahutnya.</description><content:encoded>
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta masyarakat untuk waspada menghadapi cuaca ekstrim yang masih berpeluang terjadi di Kota Bogor. Terutama, yang paling diwaspdai adalah bencana angin kencang atau puting beliung.

&quot;Seiring perkembangan dan situasi cuaca, BMKG menyatakan bahwa kondisi cuaca ekstrim belum akan berhenti hingga kemarin. Kita harus waspadai kemungkinan terjadinya lagi angin puting beliung dan curah hujan tinggi,&quot; kata Dedie, Rabu (26/1/2022).
Baca juga:&amp;nbsp;Angin Kencang di Kabupaten Bogor: 4 Rumah Rusak Berat, 34 Rusak Ringan
Dedie menambahkan, masyarakat dihimbau untuk menghindari titik yang rawan terdampak cuaca ekstrim. Seperti ruas jalan yang memiliki banyak pohon besar atau di lokasi rawan tanah longsor.

&quot;Saya juga sudah meminta kepada Dinas Perumahan dan Permukiman khususnya untuk kembali mengontrol pohon-pohon yang saat ini dikategorikan memiliki resiko rawan patah atau tumbang. Dan pohon-pohon yang berumur tua,&quot; ungkapnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jabodetabek Sore Ini!
Kemudian, untuk masyarakat yang berada di bantaran kali atau sungai juga harus senantiasa waspada. Termasuk meminta menjaga kelestarian lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan.

&quot;Jadi kalau pun terjadi cuaca ekstrem, mau itu curah hujan tinggi ataupun yang lain tidak menimbulkan banjir yang berkepanjangan,&quot; sahutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
