<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Strategi Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19   </title><description>Pemerintah juga menerapkan empat strategi penanganan pandemi Covid-19.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/02/08/620/2543972/4-strategi-pemerintah-tangani-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/02/08/620/2543972/4-strategi-pemerintah-tangani-pandemi-covid-19"/><item><title>4 Strategi Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19   </title><link>https://www.okezone.com/read/2022/02/08/620/2543972/4-strategi-pemerintah-tangani-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/02/08/620/2543972/4-strategi-pemerintah-tangani-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Selasa 08 Februari 2022 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Intan Afika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/08/620/2543972/4-strategi-pemerintah-tangani-pandemi-covid-19-z7kWLFPH1x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Covid-19. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/02/08/620/2543972/4-strategi-pemerintah-tangani-pandemi-covid-19-iVsSLjR6Ju.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/08/620/2543972/4-strategi-pemerintah-tangani-pandemi-covid-19-z7kWLFPH1x.jpg</image><title>Ilustrasi Covid-19. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>MASYARAKAT diimbau untuk tidak lengah dan selalu waspada terhadap risiko penularan Covid-19, meskipun gejala varian Omicron disebut lebih ringan dibandingkan varian lainnya.

Memang, angka positif Covid-19 kemarin sempat mengalami penurunan menjadi 26.121 dari sebelumnya 36.057 kasus di tengah munculnya varian Omicron.

Dalam laporan rakor Kemenkes yang diterima MNC Portal Indonesia, pemerintah juga menerapkan empat strategi penanganan pandemi Covid-19, di antaranya meliputi:

 
Deteksi
1. Meningkatkan tes epidemiologi vs tes screening.
2. Meningkatkan rasio kontak erat yang dilacak dengan melibatkan Babinsa/Bhabinkamtibmas.
3. Surveilans genomik di daerah-daerah berpotensi lonjakan kasus.
4. Penguatan surveilans di pintu masuk negara
&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wOC8xLzE0NDgxMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Obat Warung Ampuh Atasi Gejala Omicron? Ini Kata Dokter
 
Terapeutik
1. Konversi TT 30-40% dari total kapasitas RS serta pemenuhan suplai (termasuk oksigen), alkes, dan SDM.
2. Mengerahkan tenaga cadangan, yakni dokter internship, koas, serta mahasiswa tingkat akhir.
3. Pengetatan syarat masuk rumah sakit, yakni saturasi dan 95% sesak napas. Diawasi oleh tenaga aparat atau relawan agar hanya kasus sedang, berat, dan kritis yang dirawat di rumah sakit.
4. Meningkatkan pemanfaatan isolasi terpusat.

 
Vaksinasi
1. Alokasi vaksin 50% di daerah-daerah dengan kasus dan mobilitas tinggi.
2. Sentra vaksinasi di berbagai tempat yang mudah diakses oleh publik.
3. Syarat kartu vaksinasi bagi pelaku perjalanan dan di ruang atau fasilitas publik.
4. Percepatan vaksinasi pada kelompok rentan, termasuk lansia dan komorbid.

 
Protokol kesehatan
1. Implementasi PPKM level 1-4.
2. Pemanfaatan teknologi digital dalam implementasi protokol kesehatan.</description><content:encoded>MASYARAKAT diimbau untuk tidak lengah dan selalu waspada terhadap risiko penularan Covid-19, meskipun gejala varian Omicron disebut lebih ringan dibandingkan varian lainnya.

Memang, angka positif Covid-19 kemarin sempat mengalami penurunan menjadi 26.121 dari sebelumnya 36.057 kasus di tengah munculnya varian Omicron.

Dalam laporan rakor Kemenkes yang diterima MNC Portal Indonesia, pemerintah juga menerapkan empat strategi penanganan pandemi Covid-19, di antaranya meliputi:

 
Deteksi
1. Meningkatkan tes epidemiologi vs tes screening.
2. Meningkatkan rasio kontak erat yang dilacak dengan melibatkan Babinsa/Bhabinkamtibmas.
3. Surveilans genomik di daerah-daerah berpotensi lonjakan kasus.
4. Penguatan surveilans di pintu masuk negara
&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wOC8xLzE0NDgxMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Obat Warung Ampuh Atasi Gejala Omicron? Ini Kata Dokter
 
Terapeutik
1. Konversi TT 30-40% dari total kapasitas RS serta pemenuhan suplai (termasuk oksigen), alkes, dan SDM.
2. Mengerahkan tenaga cadangan, yakni dokter internship, koas, serta mahasiswa tingkat akhir.
3. Pengetatan syarat masuk rumah sakit, yakni saturasi dan 95% sesak napas. Diawasi oleh tenaga aparat atau relawan agar hanya kasus sedang, berat, dan kritis yang dirawat di rumah sakit.
4. Meningkatkan pemanfaatan isolasi terpusat.

 
Vaksinasi
1. Alokasi vaksin 50% di daerah-daerah dengan kasus dan mobilitas tinggi.
2. Sentra vaksinasi di berbagai tempat yang mudah diakses oleh publik.
3. Syarat kartu vaksinasi bagi pelaku perjalanan dan di ruang atau fasilitas publik.
4. Percepatan vaksinasi pada kelompok rentan, termasuk lansia dan komorbid.

 
Protokol kesehatan
1. Implementasi PPKM level 1-4.
2. Pemanfaatan teknologi digital dalam implementasi protokol kesehatan.</content:encoded></item></channel></rss>
