<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gagal Ginjal Tingkatkan Risiko Kematian ketika Terpapar Covid-19   </title><description>Komorbid seperti hipertensi dan gagal ginjal pun masuk dalam kelompok komorbid berbahaya di era Omicron ini.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/03/09/620/2558990/gagal-ginjal-tingkatkan-risiko-kematian-ketika-terpapar-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/03/09/620/2558990/gagal-ginjal-tingkatkan-risiko-kematian-ketika-terpapar-covid-19"/><item><title>Gagal Ginjal Tingkatkan Risiko Kematian ketika Terpapar Covid-19   </title><link>https://www.okezone.com/read/2022/03/09/620/2558990/gagal-ginjal-tingkatkan-risiko-kematian-ketika-terpapar-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/03/09/620/2558990/gagal-ginjal-tingkatkan-risiko-kematian-ketika-terpapar-covid-19</guid><pubDate>Rabu 09 Maret 2022 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/09/620/2558990/gagal-ginjal-tingkatkan-risiko-kematian-ketika-terpapar-covid-19-nGEoUfdbQY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Covid-19. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/03/09/620/2558990/gagal-ginjal-tingkatkan-risiko-kematian-ketika-terpapar-covid-19-ZQH3rtOyTf.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/09/620/2558990/gagal-ginjal-tingkatkan-risiko-kematian-ketika-terpapar-covid-19-nGEoUfdbQY.jpg</image><title>Ilustrasi Covid-19. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PASIEN komorbid memang menjadi salah satu kelompok yang sangat rawan jika terpapar Covid-19. Pemilik penyakit komorbid pun banyak yang meninggal jika terpapar Covid-19.

Data Kementerian Kesehatan pun mencatat bahwa pemilik diabetes melitus menjadi komorbid paling banyak dialami pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Selain itu, komorbid seperti hipertensi dan gagal ginjal pun masuk dalam kelompok komorbid berbahaya di era Omicron ini.

&quot;Hasil audit kematian menunjukkan bahwa mayoritas pasien konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia adalah lansia dan dengan komorbid diabetes melitus, hipertensi, dan gagal ginjal,&quot; kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wOS8xLzE0NTgyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Omicron Miliki Gejala yang Hanya Muncul Malam Hari, Apa Itu?
Menjadi pertanyaan sekarang adalah kenapa gagal ginjal bisa memperburuk kondisi pasien Covid-19 bahkan bisa menyebabkan meninggal dunia?

Dijelaskan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi dr Aida Lydia, SpPD-KGH, hal itu karena sistem imun tubuh pasien gagal ginjal lemah dan ini memungkinkan infeksi yang terjadi tidak bisa dilawan dengan maksimal.

Pasien gagal ginjal yang terinfeksi Covid-19 bukan hanya melawan infeksi Covid-19 tetapi penyakit gagal ginjal yang memang sudah diderita sebelumnya. Bahkan, karena infeksi Covid-19, kondisi gagal ginjal si pasien jadi lebih serius.</description><content:encoded>PASIEN komorbid memang menjadi salah satu kelompok yang sangat rawan jika terpapar Covid-19. Pemilik penyakit komorbid pun banyak yang meninggal jika terpapar Covid-19.

Data Kementerian Kesehatan pun mencatat bahwa pemilik diabetes melitus menjadi komorbid paling banyak dialami pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Selain itu, komorbid seperti hipertensi dan gagal ginjal pun masuk dalam kelompok komorbid berbahaya di era Omicron ini.

&quot;Hasil audit kematian menunjukkan bahwa mayoritas pasien konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia adalah lansia dan dengan komorbid diabetes melitus, hipertensi, dan gagal ginjal,&quot; kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wOS8xLzE0NTgyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Omicron Miliki Gejala yang Hanya Muncul Malam Hari, Apa Itu?
Menjadi pertanyaan sekarang adalah kenapa gagal ginjal bisa memperburuk kondisi pasien Covid-19 bahkan bisa menyebabkan meninggal dunia?

Dijelaskan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi dr Aida Lydia, SpPD-KGH, hal itu karena sistem imun tubuh pasien gagal ginjal lemah dan ini memungkinkan infeksi yang terjadi tidak bisa dilawan dengan maksimal.

Pasien gagal ginjal yang terinfeksi Covid-19 bukan hanya melawan infeksi Covid-19 tetapi penyakit gagal ginjal yang memang sudah diderita sebelumnya. Bahkan, karena infeksi Covid-19, kondisi gagal ginjal si pasien jadi lebih serius.</content:encoded></item></channel></rss>
