<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sasar Industri, Ini Cara Salurkan Gas Bumi Tanpa Pipa ke Batam</title><description>PT Gagas Energi Indonesia, sebagai bagian Subholding Gas PT Pertamina (Persero), memperluas pemanfaatan gas bumi Gaslink C-cyl ke pelanggan.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/04/01/620/2571477/sasar-industri-ini-cara-salurkan-gas-bumi-tanpa-pipa-ke-batam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/04/01/620/2571477/sasar-industri-ini-cara-salurkan-gas-bumi-tanpa-pipa-ke-batam"/><item><title>Sasar Industri, Ini Cara Salurkan Gas Bumi Tanpa Pipa ke Batam</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/04/01/620/2571477/sasar-industri-ini-cara-salurkan-gas-bumi-tanpa-pipa-ke-batam</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/04/01/620/2571477/sasar-industri-ini-cara-salurkan-gas-bumi-tanpa-pipa-ke-batam</guid><pubDate>Jum'at 01 April 2022 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/01/620/2571477/sasar-industri-ini-cara-salurkan-gas-bumi-tanpa-pipa-ke-batam-c3Pe5omI6o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pipa Gas (Foto: Dokumen Subholding Gas)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/04/01/620/2571477/sasar-industri-ini-cara-salurkan-gas-bumi-tanpa-pipa-ke-batam-mF9frEviuV.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/01/620/2571477/sasar-industri-ini-cara-salurkan-gas-bumi-tanpa-pipa-ke-batam-c3Pe5omI6o.jpg</image><title>Ilustrasi Pipa Gas (Foto: Dokumen Subholding Gas)</title></images><description>JAKARTA - PT Gagas Energi Indonesia, sebagai bagian Subholding Gas PT Pertamina (Persero), memperluas pemanfaatan gas bumi Gaslink C-cyl ke pelanggan di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Gagas terus menggiatkan usahanya untuk menjangkau sektor industri dan komersial yang belum dijangkau oleh jaringan gas pipa.

Produk Gaslink C-cyl yang mulai dikenalkan awal 2021 adalah gas terkompresi (compressed natural gas/CNG) untuk pelanggan sektor industri dan komersial yang disalurkan menggunakan tabung berkapasitas 20-25 m3 atau setara 20 kg.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menyampaikan peran PGN selaku Subholding Gas Pertamina mengintegrasikan infrastruktur gas bumi di Indonesia baik melalui infrastruktur pipa dan nonpipa.

&quot;Melalui Gagas, kami mengharapkan akses energi gas bumi dapat meningkat khususnya bagi masyarakat maupun sektor industri dan komersial yang belum terjangkau infrastruktur pipa,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: Kejar Target 4 Juta Pembangunan Jargas, Caranya?

Hardiansyah menegaskan kembali komitmen Gagas untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi khususnya bagi sektor industri dan komersial sekaligus untuk membantu sektor-sektor tersebut dalam mencapai efisiensi dan nilai tambah dalam proses produksinya.

&quot;Kami mengharapkan pelanggan dapat merasakan manfaat berupa efisiensi, kepraktisan, dan keandalan pasokan dari penggunaan Gaslink, khususnya Gaslink C-cyl yang mulai kami bawa ke Batam. Gaslink C-cyl kami hadirkan sebagai alternatif penyaluran gas bumi khususnya untuk pelanggan yang memiliki keterbatasan lahan dan kebutuhan pemakaian gas bumi yang relatif masih kecil sekitar 300 m3 per bulan,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - PT Gagas Energi Indonesia, sebagai bagian Subholding Gas PT Pertamina (Persero), memperluas pemanfaatan gas bumi Gaslink C-cyl ke pelanggan di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Gagas terus menggiatkan usahanya untuk menjangkau sektor industri dan komersial yang belum dijangkau oleh jaringan gas pipa.

Produk Gaslink C-cyl yang mulai dikenalkan awal 2021 adalah gas terkompresi (compressed natural gas/CNG) untuk pelanggan sektor industri dan komersial yang disalurkan menggunakan tabung berkapasitas 20-25 m3 atau setara 20 kg.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menyampaikan peran PGN selaku Subholding Gas Pertamina mengintegrasikan infrastruktur gas bumi di Indonesia baik melalui infrastruktur pipa dan nonpipa.

&quot;Melalui Gagas, kami mengharapkan akses energi gas bumi dapat meningkat khususnya bagi masyarakat maupun sektor industri dan komersial yang belum terjangkau infrastruktur pipa,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: Kejar Target 4 Juta Pembangunan Jargas, Caranya?

Hardiansyah menegaskan kembali komitmen Gagas untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi khususnya bagi sektor industri dan komersial sekaligus untuk membantu sektor-sektor tersebut dalam mencapai efisiensi dan nilai tambah dalam proses produksinya.

&quot;Kami mengharapkan pelanggan dapat merasakan manfaat berupa efisiensi, kepraktisan, dan keandalan pasokan dari penggunaan Gaslink, khususnya Gaslink C-cyl yang mulai kami bawa ke Batam. Gaslink C-cyl kami hadirkan sebagai alternatif penyaluran gas bumi khususnya untuk pelanggan yang memiliki keterbatasan lahan dan kebutuhan pemakaian gas bumi yang relatif masih kecil sekitar 300 m3 per bulan,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
