<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Optimalkan Belanja Produk Dalam Negeri, Business Matching Tahap Dua Digelar Bidik Rp500 Triliun</title><description>Pemerintah memutuskan memperpanjang waktu penyelenggaraan Business Matching pada tahap dua selama 12 hari.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/04/07/620/2574750/optimalkan-belanja-produk-dalam-negeri-business-matching-tahap-dua-digelar-bidik-rp500-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/04/07/620/2574750/optimalkan-belanja-produk-dalam-negeri-business-matching-tahap-dua-digelar-bidik-rp500-triliun"/><item><title>Optimalkan Belanja Produk Dalam Negeri, Business Matching Tahap Dua Digelar Bidik Rp500 Triliun</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/04/07/620/2574750/optimalkan-belanja-produk-dalam-negeri-business-matching-tahap-dua-digelar-bidik-rp500-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/04/07/620/2574750/optimalkan-belanja-produk-dalam-negeri-business-matching-tahap-dua-digelar-bidik-rp500-triliun</guid><pubDate>Kamis 07 April 2022 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/07/620/2574750/optimalkan-belanja-produk-dalam-negeri-business-matching-tahap-dua-digelar-bidik-rp500-triliun-ZJP7dlzcak.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belanja Produk Dalam Negeri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/04/07/620/2574750/optimalkan-belanja-produk-dalam-negeri-business-matching-tahap-dua-digelar-bidik-rp500-triliun-nybG7C3xsT.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/07/620/2574750/optimalkan-belanja-produk-dalam-negeri-business-matching-tahap-dua-digelar-bidik-rp500-triliun-ZJP7dlzcak.jpg</image><title>Belanja Produk Dalam Negeri (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memutuskan memperpanjang waktu penyelenggaraan Business Matching pada tahap dua selama 12 hari dari yang sebelumnyanya di seri pertama hanya tiga hari.

Hal itu dikarenakan suksesnya Bussiness Matching tahap satu, di Nusa Dua Bali pada tanggal 22-24 Maret 2022, yang mampu meraih komitmen belanja Produk Dalam Negeri (PDN) dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan total mencapai Rp219,57 triliun.

Targetnya, pada Business Matching 2 nanti, yang rencananya digelar pada 11-23 April 2022 di Jakarta, akan menghasilkan Rp500 triliun komitmen belanja PDN.

Baca Juga: Terbitkan Inpres, Jokowi Kebut Penggunaan Produk Dalam Negeri




Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aksi afirmasi peningkatan pembelian dan pemanfaatan Produk Dalam Negeri (PDN) dalam rangka Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI).

&amp;ldquo;Dengan kesuksesan penyelenggaraan yang pertama, maka kami akan menggelar Business Matching ke-2 lebih lama dengan target yang lebih besar. Untuk mencapai target tersebut, maka diperlukan peran dari semua untuk mulai mengurangi belanja produk impor. Seluruh Kementerian, Lembaga, BUMN hingga Pemda untuk wajib menggunakan produk dalam negeri khususnya UMKM,&amp;rdquo; kata Deputi Bidang Usaha Kecil Menengah (UKM) Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Hanung Harimba Rahman dalam konferensi pers virtual Business Matching dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (7/4/2022).
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memutuskan memperpanjang waktu penyelenggaraan Business Matching pada tahap dua selama 12 hari dari yang sebelumnyanya di seri pertama hanya tiga hari.

Hal itu dikarenakan suksesnya Bussiness Matching tahap satu, di Nusa Dua Bali pada tanggal 22-24 Maret 2022, yang mampu meraih komitmen belanja Produk Dalam Negeri (PDN) dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan total mencapai Rp219,57 triliun.

Targetnya, pada Business Matching 2 nanti, yang rencananya digelar pada 11-23 April 2022 di Jakarta, akan menghasilkan Rp500 triliun komitmen belanja PDN.

Baca Juga: Terbitkan Inpres, Jokowi Kebut Penggunaan Produk Dalam Negeri




Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aksi afirmasi peningkatan pembelian dan pemanfaatan Produk Dalam Negeri (PDN) dalam rangka Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI).

&amp;ldquo;Dengan kesuksesan penyelenggaraan yang pertama, maka kami akan menggelar Business Matching ke-2 lebih lama dengan target yang lebih besar. Untuk mencapai target tersebut, maka diperlukan peran dari semua untuk mulai mengurangi belanja produk impor. Seluruh Kementerian, Lembaga, BUMN hingga Pemda untuk wajib menggunakan produk dalam negeri khususnya UMKM,&amp;rdquo; kata Deputi Bidang Usaha Kecil Menengah (UKM) Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Hanung Harimba Rahman dalam konferensi pers virtual Business Matching dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (7/4/2022).
</content:encoded></item></channel></rss>
