<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jurus Pertamina Jaga Produksi Migas Blok Mahakam</title><description>Subholding Upstream Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Indonesia sebagai Regional Kalimantan berkomitmen untuk menjaga produksi minyak dan gas bumi (migas) di lapangan Kalimantan, seperti Wilayah Kerja (WK) Mahakam.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/04/19/620/2581524/jurus-pertamina-jaga-produksi-migas-blok-mahakam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/04/19/620/2581524/jurus-pertamina-jaga-produksi-migas-blok-mahakam"/><item><title>Jurus Pertamina Jaga Produksi Migas Blok Mahakam</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/04/19/620/2581524/jurus-pertamina-jaga-produksi-migas-blok-mahakam</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/04/19/620/2581524/jurus-pertamina-jaga-produksi-migas-blok-mahakam</guid><pubDate>Selasa 19 April 2022 14:25 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/19/620/2581524/jurus-pertamina-jaga-produksi-migas-blok-mahakam-VAKFfSsYdi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina jaga produksi migas di blok Mahakam. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/04/19/620/2581524/jurus-pertamina-jaga-produksi-migas-blok-mahakam-fUYjYIjq9u.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/19/620/2581524/jurus-pertamina-jaga-produksi-migas-blok-mahakam-VAKFfSsYdi.jpg</image><title>Pertamina jaga produksi migas di blok Mahakam. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Subholding Upstream Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Indonesia sebagai Regional Kalimantan berkomitmen untuk menjaga produksi minyak dan gas bumi (migas) di lapangan Kalimantan, seperti Wilayah Kerja (WK) Mahakam.

Sejak tahun 1974 WK Mahakam sudah mulai diproduksi dan mencapai puncak produksi di era awal tahun 2000, dan mengalami decline rate atau penurunan alamiah yang cukup tinggi.

&quot;Untuk mempertahankan tingkat produksi, kami melakukan berbagai upaya diantaranya borderless operation, ultra deep Bekapai dan pengembangan sumur Manpatu yang merupakan sumur eksplorasi. Sumur Manpatu sedang dalam proses, dengan target tahun 2026 sudah dapat beroperasi sebesar 80 MMSCFD,&quot; ujar Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia Regional Kalimantan Chalid Said Salim dalam keterangannya, Selasa (19/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:PGN-Pertamina Rosneft Teken HOA Penyediaan Gas Bumi Kilang Tuban
Lebih lanjut, Chalid menambahkan bahwa untuk pencapaian 2021, produksi gas PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencapai 526 MMSCFD atau 102 % terhadap RKAP dan minyak 24.800 BOPD 108% terhadap RKAP.
</description><content:encoded>JAKARTA - Subholding Upstream Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Indonesia sebagai Regional Kalimantan berkomitmen untuk menjaga produksi minyak dan gas bumi (migas) di lapangan Kalimantan, seperti Wilayah Kerja (WK) Mahakam.

Sejak tahun 1974 WK Mahakam sudah mulai diproduksi dan mencapai puncak produksi di era awal tahun 2000, dan mengalami decline rate atau penurunan alamiah yang cukup tinggi.

&quot;Untuk mempertahankan tingkat produksi, kami melakukan berbagai upaya diantaranya borderless operation, ultra deep Bekapai dan pengembangan sumur Manpatu yang merupakan sumur eksplorasi. Sumur Manpatu sedang dalam proses, dengan target tahun 2026 sudah dapat beroperasi sebesar 80 MMSCFD,&quot; ujar Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia Regional Kalimantan Chalid Said Salim dalam keterangannya, Selasa (19/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:PGN-Pertamina Rosneft Teken HOA Penyediaan Gas Bumi Kilang Tuban
Lebih lanjut, Chalid menambahkan bahwa untuk pencapaian 2021, produksi gas PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencapai 526 MMSCFD atau 102 % terhadap RKAP dan minyak 24.800 BOPD 108% terhadap RKAP.
</content:encoded></item></channel></rss>
