<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasal Minta Komandan Kapal Perang Asah Kemampuan Naluri Tempur</title><description></description><link>https://www.okezone.com/read/2022/05/19/620/2596547/kasal-minta-komandan-kapal-perang-asah-kemampuan-naluri-tempur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/05/19/620/2596547/kasal-minta-komandan-kapal-perang-asah-kemampuan-naluri-tempur"/><item><title>Kasal Minta Komandan Kapal Perang Asah Kemampuan Naluri Tempur</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/05/19/620/2596547/kasal-minta-komandan-kapal-perang-asah-kemampuan-naluri-tempur</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/05/19/620/2596547/kasal-minta-komandan-kapal-perang-asah-kemampuan-naluri-tempur</guid><pubDate>Kamis 19 Mei 2022 10:32 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/19/620/2596547/kasal-minta-komandan-kapal-perang-asah-kemampuan-naluri-tempur-DQhnQdBaa1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasal Laksamana TNI Yudo Margono. (Foto: Ant)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/05/19/620/2596547/kasal-minta-komandan-kapal-perang-asah-kemampuan-naluri-tempur-OSArzASofF.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/19/620/2596547/kasal-minta-komandan-kapal-perang-asah-kemampuan-naluri-tempur-DQhnQdBaa1.jpg</image><title>Kasal Laksamana TNI Yudo Margono. (Foto: Ant)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono meminta kepada komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal), komandan batalyon dan komandan kapal perang (KRI) mengasah kemampuan naluri tempur.

&quot;Terutama saat di KRI, naluri operasional serta naluri patroli ketika menghadapi sesuatu atau melihat sesuatu hal yang mencurigakan, sehingga dengan cepat dapat dicerna untuk menghasilkan keputusan,&quot; kata Yudo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (19/5/2022).

BACA JUGA:Disamakan dengan Mahapatih Gajah Mada, KSAL Dianugerahi Gelar Kesatria Padma Nusantara

BACA JUGA:KSAL Laksamana Yudo Dianugerahi Bintang Kehormatan oleh Australia

Yudo saat melakukan pengarahan rutin kepada para Komandan Satuan jajaran TNI AL dan para Komandan KRI melalui video conference, Rabu (18/5), menekankan jajarannya untuk lebih meningkatkan operasi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terutama wilayah kelautan.

Menurut dia, sangat penting melaksanakan peningkatan operasi di wilayah laut NKRI karena rentan terhadap pelanggaran hukum, sehingga para komandan harus menguasai dan memahami area operasi masing-masing.

&quot;Kuasai wilayah kerja serta pahami area operasi sesuai dengan tanggung jawabnya untuk mengawasi daerah yang rentan atau vital sehingga para pimpinan dan komandan satuan mengetahui daerah yang sering menjadi penyelundupan,&quot; kata mantan Pangkogabwilhan I ini.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono meminta kepada komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal), komandan batalyon dan komandan kapal perang (KRI) mengasah kemampuan naluri tempur.

&quot;Terutama saat di KRI, naluri operasional serta naluri patroli ketika menghadapi sesuatu atau melihat sesuatu hal yang mencurigakan, sehingga dengan cepat dapat dicerna untuk menghasilkan keputusan,&quot; kata Yudo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (19/5/2022).

BACA JUGA:Disamakan dengan Mahapatih Gajah Mada, KSAL Dianugerahi Gelar Kesatria Padma Nusantara

BACA JUGA:KSAL Laksamana Yudo Dianugerahi Bintang Kehormatan oleh Australia

Yudo saat melakukan pengarahan rutin kepada para Komandan Satuan jajaran TNI AL dan para Komandan KRI melalui video conference, Rabu (18/5), menekankan jajarannya untuk lebih meningkatkan operasi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terutama wilayah kelautan.

Menurut dia, sangat penting melaksanakan peningkatan operasi di wilayah laut NKRI karena rentan terhadap pelanggaran hukum, sehingga para komandan harus menguasai dan memahami area operasi masing-masing.

&quot;Kuasai wilayah kerja serta pahami area operasi sesuai dengan tanggung jawabnya untuk mengawasi daerah yang rentan atau vital sehingga para pimpinan dan komandan satuan mengetahui daerah yang sering menjadi penyelundupan,&quot; kata mantan Pangkogabwilhan I ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
