<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebih dari 2 Juta Orang Alami Demam, Korut Klaim Berhasil Perangi Covid-19</title><description>Korea Utara menyatakan jika pihaknya mencapai &quot;hasil bagus&quot; dalam memerangi wabah Covid-19 yang pertama dialami negara tersebut.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/05/20/620/2597185/lebih-dari-2-juta-orang-alami-demam-korut-klaim-berhasil-perangi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/05/20/620/2597185/lebih-dari-2-juta-orang-alami-demam-korut-klaim-berhasil-perangi-covid-19"/><item><title>Lebih dari 2 Juta Orang Alami Demam, Korut Klaim Berhasil Perangi Covid-19</title><link>https://www.okezone.com/read/2022/05/20/620/2597185/lebih-dari-2-juta-orang-alami-demam-korut-klaim-berhasil-perangi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/05/20/620/2597185/lebih-dari-2-juta-orang-alami-demam-korut-klaim-berhasil-perangi-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2022 09:53 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/20/620/2597185/lebih-dari-2-juta-orang-alami-demam-korut-klaim-berhasil-perangi-covid-19-XMlu3VV7t2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Ant)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/05/20/620/2597185/lebih-dari-2-juta-orang-alami-demam-korut-klaim-berhasil-perangi-covid-19-VByn4j07F3.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/20/620/2597185/lebih-dari-2-juta-orang-alami-demam-korut-klaim-berhasil-perangi-covid-19-XMlu3VV7t2.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Ant)</title></images><description>SEOUL - Korea Utara menyatakan jika pihaknya mencapai &quot;hasil bagus&quot; dalam memerangi wabah Covid-19 yang pertama dialami negara tersebut. Sementara itu, jumlah warga yang mengalami gejala demam telah melebihi dua juta orang.

Negara yang terkucil itu melaporkan ada 263.370 orang lagi yang memperlihatkan gejala demam sehingga jumlah keseluruhan kasus demam hingga Kamis petang mencapai 2.24 juta. Demikian menurut kantor berita pemerintah, KCNA.

KCNA juga melaporkan bahwa dua orang meninggal sehingga jumlah total kematian hingga Kamis petang tercatat 65 orang.

BACA JUGA:AS: Kunjungan Biden ke Korsel Mungkin Disambut Uji Nuklir Korut



BACA JUGA:Bergulat dengan Covid-19, Korut Kerahkan 3 Pesawat Ambil Pasokan Medis di China


Korut mengatakan bahwa, kendati ada peningkatan kasus, kegiatan pertanian terus berlangsung, pabrik-pabrik tetap beroperasi.

Pemerintah juga tetap berencana menggelar upacara pemakamam seorang mantan jenderal.

&quot;Walaupun ada situasi pencegahan epidemi darurat maksimum, produksi di sektor-sektor industri utama tetap berjalan normal dan proyek-proyek konstruksi skala besar terus digenjot,&quot; kata KCNA.

&quot;Hasil baik terus dilaporkan dalam perang yang sedang berlangsung melawan epidemi,&quot; kata KCNA, menambahkan.
</description><content:encoded>SEOUL - Korea Utara menyatakan jika pihaknya mencapai &quot;hasil bagus&quot; dalam memerangi wabah Covid-19 yang pertama dialami negara tersebut. Sementara itu, jumlah warga yang mengalami gejala demam telah melebihi dua juta orang.

Negara yang terkucil itu melaporkan ada 263.370 orang lagi yang memperlihatkan gejala demam sehingga jumlah keseluruhan kasus demam hingga Kamis petang mencapai 2.24 juta. Demikian menurut kantor berita pemerintah, KCNA.

KCNA juga melaporkan bahwa dua orang meninggal sehingga jumlah total kematian hingga Kamis petang tercatat 65 orang.

BACA JUGA:AS: Kunjungan Biden ke Korsel Mungkin Disambut Uji Nuklir Korut



BACA JUGA:Bergulat dengan Covid-19, Korut Kerahkan 3 Pesawat Ambil Pasokan Medis di China


Korut mengatakan bahwa, kendati ada peningkatan kasus, kegiatan pertanian terus berlangsung, pabrik-pabrik tetap beroperasi.

Pemerintah juga tetap berencana menggelar upacara pemakamam seorang mantan jenderal.

&quot;Walaupun ada situasi pencegahan epidemi darurat maksimum, produksi di sektor-sektor industri utama tetap berjalan normal dan proyek-proyek konstruksi skala besar terus digenjot,&quot; kata KCNA.

&quot;Hasil baik terus dilaporkan dalam perang yang sedang berlangsung melawan epidemi,&quot; kata KCNA, menambahkan.
</content:encoded></item></channel></rss>
