<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabut Otak hingga Insomnia Jadi Gejala Umum Long Covid   </title><description>Gejala dari Covid-19 meskipun sudah sembuh masih menghiasi mereka yang pernah terinfeksi virus Covid-19.</description><link>https://www.okezone.com/read/2022/05/20/620/2597437/kabut-otak-hingga-insomnia-jadi-gejala-umum-long-covid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://www.okezone.com/read/2022/05/20/620/2597437/kabut-otak-hingga-insomnia-jadi-gejala-umum-long-covid"/><item><title>Kabut Otak hingga Insomnia Jadi Gejala Umum Long Covid   </title><link>https://www.okezone.com/read/2022/05/20/620/2597437/kabut-otak-hingga-insomnia-jadi-gejala-umum-long-covid</link><guid isPermaLink="false">https://www.okezone.com/read/2022/05/20/620/2597437/kabut-otak-hingga-insomnia-jadi-gejala-umum-long-covid</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2022 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Kevi Laras</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/20/620/2597437/kabut-otak-hingga-insomnia-jadi-gejala-umum-long-covid-h6gMHlLEDa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Gejala Long Covid. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb>https://img.okezone.com/okz/300/content/2022/05/20/620/2597437/kabut-otak-hingga-insomnia-jadi-gejala-umum-long-covid-QOoWRoMeAk.jpg</thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/20/620/2597437/kabut-otak-hingga-insomnia-jadi-gejala-umum-long-covid-h6gMHlLEDa.jpg</image><title>Ilustrasi Gejala Long Covid. (Foto: Freepik)</title></images><description>MESKIPUN angka Covid-19 sudah mengalami penurunan, tetapi bukan berarti penyakit Covid-19 sudah sepenuhnya menghilang. Masih ada mereka yang mengalami penyakit Covid-19, bahkan beberapa yang sudah sembuh tetap mengalami penyakit lanjutan atau yang biasa disebut Long Covid.

Long Covid atau Covid berkepanjangan memang sudah lazin terjadi bagi mereka yang mengalami Covid-19. Para ahli telah mencatat beberapa gejala yang terkait dengan Covid yang lama mulai dari kelelahan, nyeri otot, kabut otak hingga kesulitan bernapas dan sesak napas.

Namun mereka juga menemukan, salah satu gejala kerap muncul pada malam hari yaitu sulit tidur atau insomnia. Sebab, gejala dari Covid-19 meskipun sudah sembuh masih menghiasi mereka yang pernah terinfeksi virus Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNS8xNy8xLzE0ODEwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:2 Gejala Long Covid Ini Berlangsung Layaknya Orang Hamil 

&quot;Gangguan tidur adalah salah satu gejala paling umum bagi pasien yang pernah menderita Covid-19,&amp;rdquo; kata Cinthya Pena Orbea, spesialis obat tidur, Cleveland Clinic dilansir Times of India, Jumat (20/5/2022)

Lebih lanjut Cintya mengatakan, bila gangguan tidur yang dialami mereka ketika long Covid-19. Dia melihat adanya gangguan tidur lain yaitu gangguan ritme sirkadian. &quot;Mereka melaporkan insomnia, kelelahan, kabut otak dan kadang-kadang kita bahkan melihat gangguan ritme sirkadian,&quot; jelasnya

Penemuan terkait gangguan tidur, juga diungkap sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, sekitar 40% orang dilaporkan mengalami masalah tidur akibat pandemi. Hal ini dikaitkan dengan stres terkait pandemi, kecemasan, depresi, dan kondisi kesehatan mental lainnya.</description><content:encoded>MESKIPUN angka Covid-19 sudah mengalami penurunan, tetapi bukan berarti penyakit Covid-19 sudah sepenuhnya menghilang. Masih ada mereka yang mengalami penyakit Covid-19, bahkan beberapa yang sudah sembuh tetap mengalami penyakit lanjutan atau yang biasa disebut Long Covid.

Long Covid atau Covid berkepanjangan memang sudah lazin terjadi bagi mereka yang mengalami Covid-19. Para ahli telah mencatat beberapa gejala yang terkait dengan Covid yang lama mulai dari kelelahan, nyeri otot, kabut otak hingga kesulitan bernapas dan sesak napas.

Namun mereka juga menemukan, salah satu gejala kerap muncul pada malam hari yaitu sulit tidur atau insomnia. Sebab, gejala dari Covid-19 meskipun sudah sembuh masih menghiasi mereka yang pernah terinfeksi virus Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNS8xNy8xLzE0ODEwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:2 Gejala Long Covid Ini Berlangsung Layaknya Orang Hamil 

&quot;Gangguan tidur adalah salah satu gejala paling umum bagi pasien yang pernah menderita Covid-19,&amp;rdquo; kata Cinthya Pena Orbea, spesialis obat tidur, Cleveland Clinic dilansir Times of India, Jumat (20/5/2022)

Lebih lanjut Cintya mengatakan, bila gangguan tidur yang dialami mereka ketika long Covid-19. Dia melihat adanya gangguan tidur lain yaitu gangguan ritme sirkadian. &quot;Mereka melaporkan insomnia, kelelahan, kabut otak dan kadang-kadang kita bahkan melihat gangguan ritme sirkadian,&quot; jelasnya

Penemuan terkait gangguan tidur, juga diungkap sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, sekitar 40% orang dilaporkan mengalami masalah tidur akibat pandemi. Hal ini dikaitkan dengan stres terkait pandemi, kecemasan, depresi, dan kondisi kesehatan mental lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
